Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa

Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa
Chapter 49


__ADS_3

Keesokan harinya pasukan dari kekaisaran elang api telah bersiap untuk melanjutkan perjalanan, sepertinya saat ini mereka terlihat semakin fresh, karena Kaisar Tang San memang sengaja membiarkan pasukannya untuk bisa beristirahat selama semalaman penuh, sehingga wajah mereka tidak terlihat kusut ataupun kurang tidur.


Hal itu juga bisa membuat semangat juang mereka semakin tinggi, mengingat Kaisar mereka sangat mengutamakan keselamatan dan juga kenyamanan dari pasukannya.


Pemandangan itu jauh berbeda dengan yang dilakukan oleh para prajurit dari kekaisaran Feniks emas, sesampainya di barak prajurit yang ada di perbatasan, mereka dengan semangat menggembleng diri, agar kondisi fisik mereka semakin kuat.


Bahkan tanpa perintah dari jenderal perang ataupun kaisar Yu Qing San, mereka terus berlatih dengan sangat semangat hingga tengah malam.


Hal itu terjadi karena mereka tak ingin kalah dengan ketiga orang pelayan milik permaisuri Huang Yue Li yang selalu terlihat gagah dan juga menakutkan, saat ketiganya berada di medan pertempuran.


Jika seorang gadis dari kekaisaran feniks emas bisa menjadi seperti seorang dewi kematian, bukankah seorang pria dari kekaisaran feniks emas harus seperti dewa neraka?


Karena itulah mereka terus saja memperkuat pertahanan dan juga kekuatan penyerangan, apalagi selama beberapa hari ke belakang ketiga orang gadis pelayan itu berusaha untuk membantu para prajurit dalam melatih diri, sehingga mereka bisa mengembangkan jurus demi jurus yang diberikan oleh Wei Wei beserta kedua orang rekannya.


Hingga saat ini Kaisar Tang San masih belum mengetahui kemampuan yang dimiliki oleh para prajurit kekaisaran feniks emas, bahkan Kaisar Yu Qing San sebagai pemimpin tertinggi di kekaisaran, belum menyadari jika saat ini para prajuritnya telah berubah menjadi monster pembunuh.


Mereka terlihat semakin brutal jika telah bersinggungan dengan darah, sehingga semakin banyak darah yang keluar dan terhirup oleh indra penciuman mereka, akan membuat seluruh prajuritnya semakin beringas dan kejam.


Akhirnya pasukan dari kekaisaran Elang api sampai di tempat yang telah dituju, mereka berusaha untuk tetap menjaga jarak dan membangun sebuah perkemahan. Saat ini tentu saja Kaisar Tang San harus mempersiapkan para prajuritnya untuk peperangan esok hari, selain membuat sebuah perencanaan yang sangat matang, mereka juga diwajibkan untuk bisa menikmati istirahat panjang sebelum perang dimulai.


Kaisar Yu Qing San saat ini masih berada di barak prajurit, dia beserta beberapa orang jenderal perang miliknya telah membuat sebuah rencana untuk peperangan besok.


Pada awalnya para jenderal tetap meminta kepada kaisar Yu Qing San untuk menjadikan barisan para prajurit taklukan sebagai pembuka jalan, namun sepertinya saat ini Kaisar Yu Qing San tidak akan melakukan hal itu, dia justru akan mengedepankan para prajurit asli kekaisaran feniks emas.


Hal itu tentu saja membuat ketiga orang jenderal kekaisaran merasa sangat kaget, mereka tak menyangka jika pada akhirnya kaisar Yu Qing San akan menjadikan para prajurit asli kekaisaran feniks emas sebagai pembuka jalan. Namun ketika Kaisar Yu Qing San menunjukkan sesuatu yang membuat mata ketiga orang jenderal itu tercengang, akhirnya mereka pun setuju.


Karena saat ini netra mereka telah menangkap kelakuan 500 orang prajurit, yang ternyata memiliki tingkah laku yang serupa dengan ketiga orang pelayan milik permaisuri Huang di Yue Li. Senyuman puas tercetak dari wajah mereka, akhirnya apa yang mereka inginkan, bisa tercapai. Dan memiliki para prajurit tangguh yang bisa diandalkan pada waktunya.

__ADS_1


"Yang mulia..! Yang mulia..!" teriak salah seorang prajurit sambil berlari dengan terpontang-panting.


"Ada apa prajurit?" tanya Kaisar Yu Qing San sambil melirik dengan sangat heran kepada salah seorang prajuritnya, yang tiba-tiba saja menerobos masuk ke tempat di mana dia beserta ketiga orang jendralnya saat ini tengah membuat sebuah rencana besar.


"Pasukan dari kekaisaran Elang api saat ini telah sampai di perbatasan, mereka membangun tenda tidak jauh dari tempat ini." ucap prajurit itu dengan nafas yang memburu.


Kaisar Yu Qing San menganggukkan kepalanya, dia sudah menyadari jika saat ini rivalnya itu pasti telah sampai, sehingga esok hari adalah waktu yang sangat tepat untuk melakukan pertempuran.


"Apakah ada hal lain yang ingin kamu sampaikan lagi?" tanya salah seorang jenderal, karena melihat prajurit itu masih tetap berdiri di tempatnya.


"Benar jenderal! Kami menemukan beberapa orang mata-mata yang telah dikirimkan oleh kaisar Tang San di wilayah perbatasan dan juga kekaisaran." ucap prajurit itu.


"Dimana mereka?" tanya Kaisar Yu Qing San.


"Saat ini mereka terikat di penjara yang ada di bawah tanah." jawab prajurit itu.


"Biarkan mereka tetap hidup, esok hari kita membutuhkan mata-mata itu untuk menjadi umpan bagi ke 500 orang para prajurit kekaisaran feniks emas untuk bertarung melawan orang-orang dari kekaisaran Elang api." ucap kaisar Yu Qing San.


Dia lebih memilih untuk menjadikan para mata-mata itu sebagai tumbal perang pertama, agar ke-500 orang prajurit yang baru saja dilihatnya bisa terbangun sendiri jiwa psikopat dalam tubuh mereka.


Akhirnya pagi pun tiba, seluruh pasukan dari kekaisaran Elang api saat ini telah bersiap untuk berangkat menuju medan pertempuran, yang telah ditentukan oleh kedua kekaisaran. Nampak mereka begitu gagah dengan zirah perang, terlebih saat ini begitu banyaknya pedang-pedang yang sangat tajam, berada di tangan mereka yang siap mengoyak tubuh musuh-musuh yang berani mendatangi.


Mereka telah berkumpul di sebuah lapangan besar, akan tetapi sepertinya saat ini pasukan dari kekaisaran Feniks emas belum mencapai tempat itu, sehingga membuat para jenderal dan juga Kaisar Tang San mengerutkan dahinya. Apakah Kaisar Yu Qing San berubah pikiran? ataukah mereka saat ini mendapatkan hambatan dalam perjalanan?


Namun tiba-tiba saja mereka dikejutkan dengan banyaknya pasukan yang langsung muncul, tak jauh dari tempat yang ditentukan. Para prajurit kekaisaran feniks emas saat ini terlihat membawa beberapa kepala dari mata-mata yang telah dikirimkan oleh kaisar Tang San.


Hal itu tentu saja membuat orang nomor satu di kekaisaran Elang api itu merasa sangat berang, ternyata para pasukan dari kekaisaran feniks emas terlambat datang ke pertempuran, karena menangkap mata-mata yang telah dia kirimkan dan juga mengeksekusinya terlebih dahulu.

__ADS_1


"Hahaha...!" teriak para prajurit dari kekaisaran feniks emas.


Saat ini seolah mereka tengah berpesta, sambil terus melemparkan kepala-kepala dari para mata-mata yang dikirimkan oleh kaisar Tang San itu, bahkan beberapa orang mengoleskan darah ke tangannya dan juga pada bilah pedangnya.


Hal itu tentu saja menarik perhatian dari Kaisar Tang San beserta kelima orang jenderalnya, mereka sangat penasaran dengan apa yang dilakukan oleh para prajurit dari kekaisaran feniks emas itu, namun jelas melihat raut wajah mereka, sepertinya para prajurit itu memiliki sesuatu hal yang lain, sehingga mereka begitu bersemangat.


Kaisar Yu Qing San akhirnya muncul beserta tiga orang jenderal kepercayaannya, dia terlihat gagah di atas kuda putih yang menjadi satu-satunya tunggangan yang selalu dia gunakan pada saat pertempuran. sebuah pedang panjang terpasang dengan apik di pinggangnya, membuat penampilan pria nomor satu di kekaisaran feniks emas itu semakin terlihat gagah dan menawan.


Kaisar Tang San baru saja melihat wajah dari rivalnya, selama ini dia berpikir jika Kaisar Yu Qing San adalah seorang pria tua, namun saat keduanya berhadapan, akhirnya dia mengetahui jika Kaisar Yu Qing San bahkan berusia beberapa tahun lebih muda dibawah dirinya.


"Oho...! Zhen fikir seorang pemimpin dari kekaisaran Feniks emas itu telah berusia sekitar 50 tahun, ternyata kau masih muda. Tidak masalah, karena sebentar lagi aku akan segera menaklukkan seluruh pasukanmu dan mengambil permaisuri Huang Yue Li untuk menjadikannya sebagai permaisuri Elang api, mendampingi diriku." ucap Kaisar Tang San dengan tidak tahu malunya.


Mendengar hal itu tentu saja membuat Kaisar Yu Qing San langsung berang, matanya menatap marah kepada kaisar Tang San yang menurutnya tidak tahu diri itu.


"Jika kau tak bisa melangkahi mayat zhen, maka jangan berharap bisa mendapatkan permaisuri Huang Yue Li." balas kaisar Yu Qing San dengan sangat pedasnya.


Hal itu tentu saja membuat wajah Kaisar Tang San seolah tengah ditampar, sehingga akhirnya orang nomor satu di kekaisaran elang api itu langsung menggeram marah dan segera mengerahkan pasukannya untuk menyerang para prajurit dari kekaisaran feniks emas.


"Serang dan habisi seluruh prajurit dari kekaisaran Feniks emas!" teriak Kaisar Tang San kepada para prajuritnya.


Mendengar teriakan dari pemimpin tertinggi kekaisaran elang api, para pasukan pun dengan segera mencabut pedang yang ada di pinggang mereka, dan bergegas untuk memberikan serangan kepada para prajurit kekaisaran feniks emas yang saat ini menyunggingkan seringaian keji di wajah mereka.


"Seraaaaang...!"


"Hiyaaaa....!


Trang...

__ADS_1


Trang...


Trang...


__ADS_2