Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa

Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa
Chapter 48


__ADS_3

Permaisuri Huang Yue Li melirik ke arah Kaisar Yu Qing San yang saat ini mengikutinya, sejenak sudut bibirnya terangkat, seolah saat ini wanita itu tengah memikirkan sesuatu yang mungkin saja akan sangat menyulitkan bagi sang Kaisar.


"Bukankah kau ingin pergi berperang? Kenapa terus mengikutiku?" tanya permaisuri Huang Yue Li sambil melirik ke arah Kaisar Yu Qing San.


Mendengar pertanyaan yang diajukan oleh istrinya, tentu saja membuat sang Kaisar menatap tajam, dia tak mengerti dengan sikap yang ditunjukkan permaisuri Huang Yue Li.


Bukankah sesaat tadi istrinya itu tengah merajuk? Dan berharap agar dia datang untuk membujuk? Tapi lihatlah sekarang! Dia bahkan mengeluarkan kembali kata-kata yang sarkas dan juga sangat kasar, seolah tidak menginginkan kehadiran kaisar Yu Qing San.


"Apakah seperti itu caramu berbicara dengan seorang penguasa kekaisaran, permaisuri Huang Yue Li?" tanya Kaisar Yu Qing San, kali ini nada suaranya sedikit dinaikkan.


Mendengar hal itu Huang Yue Li langsung tertawa terbahak-bahak, dia menertawakan sikap Kaisar Yu Qing San yang selalu saja salah paham dengan tindakannya.


"Apakah aku mengatakan jika aku membutuhkanmu dan ingin kau ada disini, yang mulia?" tanya permaisuri Huang Yue Li dengan menekankan kata membutuhkanmu.


Kaisar Yu Qing San menyorot marah kepada permaisuri, jelas dari raut wajahnya saat ini orang nomor satu di kekaisaran feniks emas itu tengah tersinggung atas ucapan dari permaisurinya.


Meskipun pada awalnya, Kaisar Yu Qing San datang hanya untuk sekedar berpamitan kepada permaisuri Huang Yue Li untuk segera berangkat menuju ke perbatasan, tapi sepertinya istrinya itu tidak begitu memperdulikan maksud dan tujuannya, bahkan malah menertawakan seolah Kaisar Yu Qing San adalah seorang anak kecil.


"Apakah begitu caramu berbicara dengan seorang suami?" tanya Kaisar Yu Qing San.


"Suami? Pernahkah kau menjalankan kewajibanmu sebagai seorang suami, yang mulia?" tanya permaisuri Huang Yue Li.


Seolah merasa tertantang, Kaisar Yu Qing San pun langsung mendekat ke arah istrinya itu, bahkan saat ini dia sengaja menekan tubuh permaisuri Huang Yue Li ke dinding dan mengurungnya.


"Apakah saat ini permaisuri zhen tengah mengundang suaminya untuk bermalam bersama?" tanya Kaisar Yu kingsan mengeluarkan seringaiannya.


Permaisuri Huang Yue Li langsung memelototkan matanya, dia tak bermaksud untuk mengundang sang Kaisar bermalam di paviliunnya, namun saat ini sepertinya suaminya itu tengah salah paham dengan apa yang dia maksudkan.

__ADS_1


"Bukan seperti itu..!" sanggah permaisuri Huang Yue Li, namun Kaisar Yu Qing San langsung menutup mulut permaisurinya itu dengan menggunakan jari telunjuknya.


"Apakah permaisuri saat ini sudah tidak tahan untuk segera bermalam dengan zhen?" tanya Kaisar Yu Qing San sambil menunjukkan wajah mesumnya.


Melihat hal itu, tentu saja membuat wajah permaisuri Huang Yue Li langsung memerah, dengan cepat wanita itu pun segera membuang muka, dia tak menyangka jika pria yang selama ini mengabaikannya itu ternyata bisa bersikap seperti seorang badjingan.


"Zhen akan segera kembali, setelah menyelesaikan permasalahan dengan kekaisaran Elang api. Tunggu saja zhen pasti akan membuktikan jika zhen adalah seorang pria yang normal." ucap Kaisar Yu Qing San sambil melangkahkan kakinya menjauh dari tubuh permaisuri Huang Yue Li.


Saat ini dia harus bisa lebih bersabar lagi, karena bisa saja Kaisar Tang San beserta para pasukannya menyerang secara tiba-tiba, sehingga dia harus tetap berwaspada untuk menghindari segala macam kemungkinan terburuk.


Huang Yue Li hanya bisa menganga di tempatnya, setelah mendengar ucapan dari orang nomor satu di kekaisaran feniks emas itu.


"Apa ini? Lagi-lagi dia salah paham dengan ucapanku." gumam permaisuri Huang Yue Li sambil menggelengkan kepalanya, sedangkan ketiga orang pelayannya hanya terkikik pelan melihat sang majikan yang saat ini frustasi.


Huang Yue Li langsung memelototkan mata ke arah tiga orang pelayan kepercayaannya, dia tak menyangka jika kejadian tadi ternyata dilihat oleh ketiganya, hal itu tentu saja membuat dia sangat malu, apalagi jika sampai ketiga orang pelayannya itu mendengar apa yang diucapkan oleh kaisar Yu Qing San sebelum keluar dari paviliun phoenix.


Wei Wei beserta kedua rekannya pun segera bergerak, untuk mempersiapkan semua keperluan yang akan mereka bawa. Ketiga gadis itu dengan sangat cepat memasangkan berbagai macam senjata di tubuh mereka, agar saat ketiganya sampai di perbatasan bisa segera masuk ke pertempuran dengan cepat.


Sedangkan Kaisar yu Qing San saat ini telah kembali berjalan menuju ke arah para prajurit kekaisaran feniks emas, wajahnya terlihat berseri-seri setelah bertemu dengan permaisurinya.


Apalagi saat ini otak kecilnya masih terngiang-ngiang ucapan permaisurinya, yang mengatakan jika dirinya tidak pernah melakukan kewajiban sebagai seorang suami. Nampaknya setelah menyelesaikan pertempuran dengan kekaisaran Elang api, Kaisar Yu Qing San harus bisa lebih banyak meluangkan waktunya lagi, untuk bisa bersama dengan sang permaisuri. Agar istri kecilnya itu tak lagi merasa kesepian dan juga diabaikan olehnya.


Jenderal Mu Chen yang melihat kedatangan kaisar Yu Qing San segera membungkukkan badan, dia pun segera memberitahukan bahwa saat ini seluruh persiapan yang mereka lakukan telah selesai dan bisa segera melanjutkan perjalanan menuju ke perbatasan.


Mendengar laporan yang diberikan oleh jenderalnya, kaisar Yu Qing San segera mengumpulkan seluruh pasukannya, saat ini dia tak lagi membeda-bedakan antara para prajurit kekaisaran feniks emas maupun para prajurit taklukan. Mereka semua diperlakukan sama dan untuk kali ini mereka akan bertempur mati-matian, demi untuk mempertahankan permaisuri Huang Yue Li yang ingin direbut oleh kaisar Tang San.


Akhirnya kaisar Yu Qing San pun segera berangkat diiringi oleh para prajuritnya, bahkan saat ini seluruh rakyat terlihat berkumpul di pinggir jalan, untuk melepaskan kepergian dari sang Kaisar ke medan perang.

__ADS_1


Semua orang telah mengetahui bahwa saat ini pemimpin dari kekaisaran Elang api yang bernama Kaisar Tang San memiliki keinginan untuk memperistri permaisuri Huang Yue Li, meskipun sebenarnya wanita itu telah memiliki suami dan merupakan seorang wanita nomor satu di seluruh kekaisaran feniks emas.


Kaisar Tang San tidak akan mundur begitu saja, dia bahkan rela mengambil jalan peperangan, untuk bisa merebut permaisuri Huang Yue Li dari tangan Kaisar Yu Qing San.


Apalagi setelah mendengar aksi yang dilakukan oleh ketiga orang pelayannya, yang telah berhasil menghancurkan kesombongan dari Kaisar Lin Jun yang merupakan pemimpin dari kekaisaran macan putih. Membuat Kaisar Tang San penasaran dan semakin berambisi untuk bisa menjadikan permaisuri Huang Yue Li sebagai permaisuri kekaisaran Elang api.


.


.


.


Drap...


Drap...


Drap...


Terdengar suara langkah kuda yang sangat banyak, saat ini tak jauh dari hutan terlihat 50.000 orang pasukan yang memberhentikan kuda yang dinaikinya dan segera turun untuk mencari tempat yang aman, untuk mengikat kuda mereka.


"Kita akan segera membangun perkemahan di sini." ucap Kaisar Tang San kepada para pasukannya. Saat ini mereka telah memasuki wilayah hutan, dan hanya butuh waktu sekitar satu hari satu malam saja, untuk bisa mencapai wilayah perbatasan kekaisaran.


Karena merasa jika saat ini seluruh pasukannya mulai kelelahan, akhirnya sang Kaisar dari kekaisaran Elang api itu memutuskan, untuk segera beristirahat. Sedangkan para prajuritnya akan segera dia perintahkan untuk mencari bahan makanan yang sekiranya tersedia di dalam hutan.


Kaisar Tang San sepertinya sudah tak sabar lagi untuk bisa bertemu dengan permaisuri Huang Yue Li, dia benar-benar sangat merasa penasaran dengan paras wajah permaisuri kekaisaran feniks emas itu.


"Tunggu saja, zhen akan segera membebaskanmu dari Kaisar Yu Qing San dan kau bisa menjadi seorang permaisuri yang sebenarnya di kekaisaran Elang api." gumam Kaisar Tang San sambil merebahkan tubuhnya pada sebongkah pohon yang sangat besar.

__ADS_1


__ADS_2