Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa

Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa
Chapter 50


__ADS_3

Trang...


Trang...


Trang...


Pasukan dari kekaisaran Elang api langsung melaju dan menebaskan pedang-pedang yang ada di tangan mereka, untuk bisa membabat habis kelompok dari pasukan pertama kekaisaran feniks emas, namun mereka dibuat menganga tak percaya karena saat ini 500 orang prajurit yang ditempatkan sebagai garda paling depan pasukan, merupakan orang-orang yang memiliki jiwa haus darah dan juga psikopat, yang membuat mereka terpaksa harus mundur teratur.


Trang...


Trang...


Trang...


Pasukan dari kekaisaran feniks emas menyambut serangan yang dilancarkan oleh para prajurit dari kekaisaran elang api dengan sangat brutal dan juga ganas, bahkan hingga membuat Kaisar Tang San dan juga kelima orang jenderal perangnya langsung membelalakkan mata tak percaya.


Saat ini mereka baru mengetahui jika Kaisar Yu Qing San sengaja memberikan kejutan yang sangat besar, untuk seluruh pasukan dari kekaisaran Elang api, dengan memunculkan 500 orang pasukan paling brutal dan juga pantang menyerah.


Tak hanya melakukan gerakan menebas, mereka juga bahkan menggunakan formasi penyerangan sekaligus pertahanan, yang sangat asing dan baru di mata Kaisar Tang San dan juga orang-orangnya.


500 orang prajurit didikan Wei Wei dan juga kedua rekannya, saat ini terlihat begitu menikmati pertempuran mereka, bahkan pedang yang ada di tangannya saat ini telah bermandikan darah, sehingga membuat jiwa psikopatnya muncul dan langsung menebas semakin banyak musuh untuk bisa memuaskan jiwa haus darahnya.

__ADS_1


Mereka bagaikan monster pembantai saat berada di tengah-tengah pertempuran, sehingga Kaisar Tang San harus memutar otak semakin kencang, agar tidak kehilangan lebih banyak lagi pasukannya.


Ini baru 500 orang prajurit, bagaimana dengan puluhan ribu prajurit yang ada di belakangnya? Bahkan saat ini beberapa ribu pasukan dari kekaisaran Feniks emas mulai maju setelah mencium bau amis darah segar yang mengucur dari tubuh pasukan kekaisaran Elang api.


"Bantai mereka semua! Dan tunjukkan bahwa pasukan dari kekaisaran Feniks emas adalah yang terkuat, dibandingkan kekaisaran yang lainnya!" teriak salah seorang jenderal perang memberikan suntikan semangat kepada para prajuritnya, yang saat ini terlihat semakin membabi buta.


Sedangkan pasukan dari kekaisaran Elang api dibuat semakin kalang kabut, tak hanya karena kecepatan dan juga ketepatan yang dimiliki oleh para prajurit kekaisaran Feniks emas, mereka bahkan menggunakan berbagai macam cara untuk bisa menghancurkan pertahanan dan juga penyerangan yang dilakukan oleh para prajurit kekaisaran elang api.


"Apa-apaan ini? Bagaimana bisa para prajurit dari kekaisaran feniks emas itu bertindak dengan sangat brutal dan langsung membabat habis pasukan kita?" tanya Kaisar Tang San.


Dia yang selama ini dijuluki sebagai singa perang, tak habis pikir dengan keberadaan para prajurit kekaisaran feniks emas, yang ternyata jauh lebih kejam dibandingkan dirinya saat berada di dalam pertempuran.


Bahkan kali ini baru 3000 orang prajurit yang keluar dan menghadapi puluhan ribu pasukan kekaisaran Elang api, Lalu bagaimana dengan 47.000 orang prajurit yang lainnya? Jika terus seperti ini, maka pasukan dari kekaisaran Elang api akan segera habis dibantai, sehingga membuat pertahanan dari kekaisaran akan semakin menurun.


Mereka dipaksa untuk terus memberikan serangan dan membalas setiap gerakan yang dilakukannya, bahkan kemampuan yang dimiliki oleh para prajurit kekaisaran Elang api terlihat bagaikan semut di hadapan pasukan kekaisaran feniks emas, pantas saja jika Kaisar Yu Qing San dijuluki seorang kaisar yang lalim dan juga tanpa belas kasih, karena ternyata para prajurit yang berada di bawahnya pun tak kalah kejam dan bia*ab dibandingkan dengan pemimpinnya.


"Munduuuur..!" teriak salah seorang jenderal dari kekaisaran Elang api.


Dia tak mungkin membiarkan pasukannya habis karena terus dibantai oleh para prajurit dari kekaisaran feniks emas, namun sepertinya tidak akan mudah untuk bisa keluar dari pertempuran, karena ternyata saat ini seluruh pasukan milik kekaisaran Elang api telah terkurung oleh pasukan kekaisaran Feniks emas.


Kaisar Yu Qing San tertawa terbahak-bahak, sepertinya apa yang dilakukan oleh ketiga orang pelayan permaisurinya itu memberikan efek yang sangat besar, terhadap kemampuan yang dimiliki oleh para prajuritnya, bahkan hanya dengan menghirup bau darah segar dari musuhnya, membuat jiwa-jiwa haus darah dalam diri mereka langsung terbangun dan mencari lebih banyak mangsa untuk bisa memuaskan hasrat membunuhnya.

__ADS_1


Lalu bagaimana jika seluruh pasukan dari kekaisaran Elang api itu habis? Maka sudah pasti seluruh pasukannya akan segera menyerang ke arah wilayah kekaisaran elang api dan meratakan tempat itu, untuk bisa memberikan efek jera kepada siapapun yang memiliki niat buruk, ingin menguasai wilayah kekaisaran feniks emas dan juga melengserkan Kaisar Yu Qing San dari tahtanya.


Apalagi jika orang itu memiliki niat buruk, untuk merebut permaisuri Huang Yue Li sebagai ibu dari kekaisaran feniks emas.


"Apakah pasukan kekaisaran elang api saat ini telah kehilangan taringnya, sehingga seorang jenderal besar sekalipun harus meneriakan kata mundur kepada pasukannya?" tanya salah seorang jenderal dari kekaisaran feniks emas dengan suara yang sangat lantang, sehingga membuat para prajurit yang saat ini tengah bertempur langsung tertawa terbahak-bahak.


Mereka benar-benar dibuat geli dengan kelakuan dari jenderal perang itu, yang ternyata lebih pengecut daripada para prajuritnya, bahkan saat ini pasukan dari kekaisaran feniks emas belum turun semua, mereka sengaja membuat barisan untuk menutup jalan keluar agar seluruh pasukan dari kekaisaran elang api tidak bisa meninggalkan tempat pertempuran, sebelum pemimpin mereka meneriakan kata menyerah.


"Ciih..! Ternyata hanya pasukan semut saja, tapi kau terlalu lancang sehingga berani meminta permaisuri Huang Yue Li untuk bisa menjadi permaisurimu! Tunjukkan kemampuanmu! Jika kau benar-benar seorang kaisar!" teriak Kaisar Yu Qing San.


Saat ini tentu saja membuat wajah Kaisar Tang San langsung menghitam, orang nomor satu dari kekaisaran Elang api itu seolah tengah dilempari kotoran atas ucapan sarkas yang dilakukan oleh kaisar Yu Qing San.


Dia bahkan tak menyangka jika ternyata pasukan dari kekaisaran itu, benar-benar bagaikan monster yang siap menerkam mangsanya kapan saja, tanpa memperdulikan apapun.


Bahkan meskipun saat ini pasukan itu tengah terluka, namun mereka masih tetap tegak berdiri sambil terus melanjutkan pertarungan hingga akhir.


Jauh berbeda dengan pasukan dari kekaisaran Elang api, saat ini mereka telah banyak yang gugur karena tak sanggup menahan serangan yang diberikan secara brutal dan terus-terusan oleh pasukan dari kekaisaran feniks emas yang seolah memiliki tenaga lebih dan lebih, sehingga tidak pernah merasa kelelahan dan terus saja menyerang tanpa henti.


Kaisar Tang San menggeram marah, kedua tangannya terkepal di samping zirah perang yang digunakannya.


Dia benar-benar tak mengerti dengan apa yang saat ini dilakukan oleh pasukan dari kekaisaran feniks emas, pantas saja jika tadi mereka datang terlambat, karena mungkin saja kematian dari mata-mata yang dikirimkan oleh kaisar Tang San menuju kekaisaran feniks emas, merupakan langkah pertama bagi Kaisar Yu Qing San untuk membangkitkan jiwa-jiwa haus darah dan juga jiwa-jiwa iblis yang ada di tubuh para prajuritnya.

__ADS_1


Hal itu juga yang akhirnya membuat kaisar Tang San bergidik ngeri dia, tak menyangka Jika ternyata kekaisaran feniks emas memiliki pasukan yang terlihat seperti dewa-dewa pembunuh yang baru keluar dari neraka.


__ADS_2