Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa

Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa
Chapter 96


__ADS_3

Sebuah suara yang sangat dingin dan datar terdengar dengan sangat jelas, di telinga permaisuri Huang Yue Li begitu langkahnya mencapai pintu paviliun, hingga membuat wanita itu akhirnya menghentikan langkah dan berbalik ke arah si pemilik suara.


"Siapa yang memberikanmu izin untuk pergi, permaisuri Huang Yue Li?" tanya Kaisar Yu Qing San.


Huang Yue Li hanya bisa menatap wajah penguasa kekaisaran feniks emas itu dengan sangat sendu, entah apa yang saat ini tengah dipikirkan oleh pria itu, hingga akhirnya membuat dia bersuara.


Padahal sejak tadi dirinya terus saja bergeming di tempat, tak ingin mengeluarkan sepatah kata pun setelah mendengar kebenaran tentang jati diri permaisuri Huang Yue Li yang sebenarnya.


"Apakah ada hal lain lagi yang harus kita perdebatkan, yang mulia?" tanya permaisuri Huang Yue Li seraya menetap tajam ke arah pria yang berstatus suami dari pemilik tubuh yang di tempatnya.


Kaisar Yu Qing San melirik dengan ujung matanya, sebuah seringaian tipis tercetak di wajah tampannya, namun permaisuri Huang Yue Li terlalu dalam terperosok di tengah kesedihannya, sehingga dia tidak menyadari jika pria yang saat ini berdiri di hadapannya terlihat menyunggingkan senyuman tipis. Meskipun hanya sesaat, kemudian kembali merubah raut wajahnya seperti semula, dingin dan tidak tersentuh.


"Apa yang kau fikirkan saat ini, permaisuri Huang Yue Li? Apa kau kira zhen akan melepaskanmu begitu saja? Kau salah, sekali kau telah menjadi milik zhen, maka kematian sekalipun hanya boleh terjadi jika zhen mengizinkan." ucap Kaisar Yu Qing San dengan penuh penekanan.


Namun saat ini sepertinya permaisuri Huang Yue Li tidak bisa mendengar ucapan dari sang suami dengan sebenarnya, dia seolah menulikan pendengaran, agar tidak mengetahui apa yang diinginkan oleh pria itu. Terlebih sesaat tadi hatinya begitu hancur, saat mengetahui reaksi yang ditunjukkan oleh kaisar Yu Qing San yang begitu dingin dan tidak sesuai dengan ekspektasinya.


Permaisuri Huang Yue Li membalikkan badannya, dia seolah akan menjauh dari Kaisar Yu Qing San, namun pria itu tidak kehabisan akal, dengan gerakan yang sangat cepat, dia pun segera menghadang langkah permaisurinya dengan cara merentangkan tangannya.


"Kemana kau akan pergi, permaisuri Huang Yue Li?" tanya Kaisar Yu Qing San.


Permaisuri Huang Yue Li hanya mendelik ke arah pria yang berstatus suaminya itu, kemudian segera mencebikan bibirnya.


"Apa urusanmu, yang mulia? Jika kau menginginkan seorang permaisuri, bukankah kau bisa mencari gadis lain untuk mendampingimu?" tanyanya tersenyum tipis, namun wajahnya memperlihatkan kesedihan yang mendalam.


Sepertinya saat ini permaisuri Huang Yue Li memang tidak bisa diajak berbicara baik-baik, akhirnya pria itu pun melangkah semakin mendekat ke arah permaisurinya, kemudian dengan gerakan yang sangat ringan segera merengkuh tubuh mungil itu ke dalam pelukannya.


"Lupakan niatmu untuk pergi dari zhen. Selama kau hidup, kau adalah permaisuri kekaisaran feniks emas satu-satunya, tak peduli siapapun jiwa yang berada di dalam tubuhmu. Karena yang zhen cintai bukanlah tubuh yang kau tempati, melainkan sifat barumu yang membuat zhen tertarik." ucap Kaisar Yu Qing San sambil mendekap tubuh mungil itu.

__ADS_1


Permaisuri Huang Yue Li hampir saja membelalakan matanya, dia seolah tak percaya dengan pendengarannya saat ini. Bagaimana mungkin Kaisar Yu Qing San akan begitu saja jatuh cinta padanya? Sedangkan dia belum mengetahui, siapa sebenarnya jiwa lain yang saat ini mengisi tubuh Istri sahnya itu?


"Tapi yang mulia-" ucapan permaisuri Huang Yue Li terhenti saat merasakan sebuah benda kenyal yang saat ini menempel dibibirnya.


Matanya melotot tak percaya, karena kaisar Yu Qing San saat ini tengah menciumnya, sambil sesekali menggerakkan lidahnya agar sang istri memberikan jalan untuknya, menjelajah lebih dalam.


Permaisuri Huang Yue Li secara refleks langsung membuka mulut dan membiarkan suaminya menjelajah dengan sangat liar, bahkan saat ini wanita itu terlihat menutup matanya dan menikmati apa yang dilakukan oleh kaisar Yu Qing San, kedua tangannya telah melingkar di leher penguasa kekaisaran feniks emas itu, hingga membuat sang pria semakin leluasa untuk menikmati deburan gairah diantara keduanya.


"Jangan pernah berfikir untuk pergi dari zhen." bisik kaisar Yu Qing San disela-sela kegiatannya.


Permaisuri Huang Yue Li hanya menganggukkan kepalanya, dia saat ini seolah telah melayang ke angkasa, saat merasakan sentuhan-sentuhan kecil dari sang suami, terlebih kaisar Yu Qing San terlihat sengaja memberikan beberapa tanda cinta di leher dan juga dada milik permaisurinya, hingga membuat wanita itu beberapa kali melenguh merasakan kenikmatan.


Dor... Dor... Dor..


Tiba-tiba saja pintu paviliun itu diketuk dari luar dengan sedikit kencang, sehingga membuat kegiatan permaisuri Huang Yue Li dan juga Kaisar Yu Qing San akhirnya terhenti.


"Yang mulia.. Yang mulia..! Apakah anda ada didalam?" terdengar suara cempreng Wei Wei dari balik pintu paviliun, yang saat ini dihuni oleh kaisar Yu Qing San dan juga permaisuri Huang Yue Li.


Kedua orang penguasa kekaisaran feniks emas itu segera bangkit sambil membetulkan kembali hanfu yang dipakainya, saat ini keduanya memang masih berada di balik pintu, sehingga suara cempreng Wei Wei langsung membuat telinga keduanya menjadi sangat sakit.


"Sepertinya kau harus lebih mendisiplinkan lagi pelayanmu mulai saat ini, permaisuri." ucap Kaisar Yu Qing San sambil berjalan untuk membuka pintu.


Sedangkan permaisuri Huang Yue Li saat ini terlihat menunduk, wajahnya memerah. Dia sepertinya baru saja sadar dengan apa yang telah dia lakukan dengan Kaisar Yu Qing San.


"Katakan!" ucap kaisar Yu Qing San begitu membuka pintu dan melihat Wei Wei yang saat ini membelakanginya.


Mendengar suara yang sangat dingin, Wei Wei segera membalikkan badan, kemudian membungkuk di hadapan pria itu.

__ADS_1


"Mohon maafkan kelancangan hamba, yang mulia. Saat ini kereta istana telah siap, apakah anda akan segera kembali menuju kekaisaran feniks emas saat ini juga?" tanya Wei Wei, mata gadis pelayan itu terlihat melirik ke sana ke sini, untuk mencari keberadaan dari majikannya yang tak terlihat.


Kaisar Yu Qing San langsung menganggukkan kepalanya, sepertinya tempat ini memang tidaklah cocok untuk dia bersama permaisuri Huang Yue Li melanjutkan kegiatannya, akan lebih baik jika dia bersabar sedikit lebih lama hingga mereka kembali ke istana kekaisaran feniks emas.


Melihat kode yang diberikan oleh penguasa kekaisaran feniks emas itu, Wei Wei pun kembali membungkukkan badannya, kemudian segera berlalu dari tempat itu dan memberitahu para prajurit yang saat ini tengah menunggu kedatangan dari Kaisar mereka.


Wajah Wei Wei terlihat sedikit sendu, sejak tadi dia mencari keberadaan dari permaisuri Huang Yue Li, namun hingga saat ini masih belum juga bisa menemukan majikannya itu, sehingga membuatnya terus khawatir dan bertanya-tanya. Ada apa sebenarnya dengan sang majikan? Dan dimana dia saat ini?


Tak lama kemudian Kaisar Yu Qing San beserta permaisuri Huang Yue Li segera keluar dari paviliun, yang sejak tadi menjadi saksi cinta keduanya, kemudian bergegas untuk menemui para prajurit yang telah menunggu untuk kembali menuju kekaisaran feniks emas.


Wei Wei beserta kedua orang rekannya langsung berhambur menuju permaisuri Huang Yue Li, ketiga gadis pelayan itu hampir saja menangis, karena sejak tadi terus saja mencari-cari keberadaan sang majikan, namun tak dapat menemukannya.


Hal itu dapat dilihat dari tatapan yang ditunjukkan oleh ketiganya, sehingga membuat permaisuri Huang Yue Li langsung tersenyum dengan sangat lembut.


"Apa yang terjadi?" tanya permaisuri Huang Yue Li.


"Kami mencari anda sejak tadi yang mulia," Lan menjawab sambil terisak, seolah begitu takut ditinggalkan oleh permaisuri Huang Yue Li.


Mendengar ucapan dari salah seorang pelayannya, membuat permaisuri Huang Yue Li langsung tersenyum tipis, nampaknya saat ini Kaisar Yu Qing San akan memiliki banyak saingan, terlebih ketiga orang pelayan itu sepertinya tidak akan melepaskan permaisuri Huang Yue Li begitu saja.


"Ayo pergi!" ucap kaisar Yu Qing San sambil menarik pergelangan tangan permaisurinya dengan sangat lembut.


Dia pun menggandeng istri kesayangannya itu, menuju ke kereta yang telah disiapkan untuk kembali menuju kekaisaran feniks emas, Wei Wei beserta kedua orang rekannya langsung mengikuti langkah dari kedua orang majikannya itu, ketiganya memang telah terbiasa duduk satu kereta dengan majikannya.


Namun saat ini Kaisar Yu Qing San seolah keberatan, dia langsung menoleh ke arahnya dan menunjuk kereta lain, yang berada di belakang kereta yang akan ditumpanginya.


"Kalian naik kereta yang itu saja, biarkan permaisuri Huang Yue Li bersama zhen." ucapnya dengan sangat dingin.

__ADS_1


Wei Wei beserta kedua orang rekannya langsung menganggukkan kepala, mereka tidak memiliki keberanian untuk mendebat ucapan dari penguasa kekaisaran feniks emas itu. Dengan langkah cepat, akhirnya ketiga orang gadis pelayan itu segera berlari menuju kereta yang berada di belakang, agar tidak ketinggalan dari rombongan para prajurit.


__ADS_2