Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa

Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa
Chapter 69


__ADS_3

Di sebuah istana kekaisaran saat ini, terlihat seorang wanita yang menggunakan pakaian kebesaran seorang selir Agung tengah mengamuk, setelah mendengar kabar tentang kematian Kaisar Tang San dan juga selir Liu Xia.


Apalagi saat beberapa orang mata-mata datang dan memberitahukan tentang pesta meriah yang dilakukan oleh kaisar Yu Qing San dan juga permaisuri Huang Yue Li atas kemenangan pertempuran dari kekaisaran Elang api, membuat mata selir Wei Lan semakin memanas.


Hatinya dirundung kemarahan besar, setelah dia kehilangan sang suami yang berstatus sebagai penguasa kekaisaran Elang api, dia mendapatkan kabar tentang pesta besar yang dilangsungkan selama 30 hari 30 malam di seluruh wilayah kekaisaran feniks emas.


Dengan langkah cepat dan tatapan penuh amarah, selir Wei Lan memerintahkan kepada para prajuritnya, untuk segera melakukan perekrutan prajurit baru, mengingat saat ini istana kekaisaran hanya memiliki 5000 orang prajurit yang tersisa, setelah kekalahan atas pertempuran dengan kekaisaran Feniks emas dua hari yang lalu.


Bahkan saat ini raja Liu Feng yang merupakan ayah dari selir Liu Xia berada di dalam istana kekaisaran Elang api, untuk melihat jasad putri tercintanya, yang telah gugur akibat melakukan pertempuran hingga mati dengan permaisuri Huang Yue Li, pria paruh baya itu benar-benar sangat marah bahkan untuk seorang wanita sekalipun, Kaisar Yu Qing San tidak memiliki pengampunan sama sekali.


Setelah melakukan tradisi untuk menghormati orang-orang yang telah mati, akhirnya Kaisar Liu Feng bertemu dengan selir Wei Lan, saat ini keduanya berada di aula rapat didampingi beberapa orang jenderal dan juga para pejabat kekaisaran.


Raja Liu Feng benar-benar ingin membalas dendam terhadap kekaisaran Feniks emas, begitu juga dengan selir Wei Lan, sehingga keduanya memutuskan untuk melakukan kerjasama demi menghancurkan kekuasaan yang dimiliki oleh kaisar Yu Qing San itu.


"Saat ini kekaisaran kami hanya memiliki 5000 orang prajurit, apakah yang mulia Raja Liu Feng bersedia memberikan bantuan, dengan mengirimkan beberapa ribu orang prajurit agar bisa dilatih bersama dengan prajurit baru yang akan segera kami rekrut?" tanya seluruh Wei Lan dengan sangat sopan.


Raja Liu Feng langsung menganggukkan kepalanya, dia pun menyanggupi permintaan dari selir Wei Lan dan berjanji akan mengirimkan 10.000 orang prajurit bantuan, untuk bisa menghancurkan seluruh wilayah kekaisaran feniks emas.


"Jika seperti itu, maka selir ini sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh yang mulia Raja, semoga kerjasama kita kedepannya akan semakin menguntungkan." ucap selir Wei Lan sambil mengganggukan kepalanya.


Mendapatkan penghormatan seperti itu, membuat Raja Liu Feng langsung tertawa terbahak-bahak, dia sangat menyukai cara kerja dari selir Wei Lan, wanita dihadapannya itu tak hanya memiliki otak yang sangat cerdas, namun juga kemampuan untuk berdiplomasi yang sangat meyakinkan.

__ADS_1


Sehingga membuat dirinya dengan sukarela menyerahkan 10.000 orang prajurit untuk membantu memuluskan jalan selir Wei Lan, dalam menghancurkan musuh besar mereka yaitu kaisar Yu Qing San dan juga permaisuri Huang Yue Li.


"Kau benar-benar seorang wanita yang luar biasa selir Wei Lan, bahkan setelah kepergian dari yang mulia Kaisar Tang San, kau telah berhasil menjalin kerjasama dengan beberapa kerajaan kecil, untuk membantu kekaisaranmu kembali bangkit dan membalas dendam pada pria kejam yang telah berani mencari masalah dengan kita semua." ucap raja Liu Feng.


Selir Wei Lan hanya melengkungkan senyuman tipis, kemudian menjawab kembali ucapan dari pria paruh baya itu dengan sangat sopan.


"Yang mulia Raja terlalu memuji, selir ini hanya sedang berusaha untuk bisa menjadi pemimpin yang lebih baik, mengingat saat ini putra selir ini masih berusia belia, sehingga tidak memungkinkan untuk dia naik tahta."


Raja Liu Feng langsung tertawa mendengar jawaban yang dikemukakan oleh selir Wei Lan, dalam hati pria paruh baya itu sebenarnya mengetahui, jika wanita yang saat ini ada di hadapannya dipenuhi dengan topeng, bahkan dia juga bisa melihat ambisi besar yang dimiliki oleh selir Wei Lan untuk menjadi seorang wanita yang paling dihormati dan disegani di seluruh wilayah kekaisaran Elang api.


Tiba-tiba saja beberapa utusan dari kerajaan kecil mendatangi aula, tempat di mana selir Wei Lan dan juga Raja Liu Feng saat ini tengah berdiskusi, setelah menunjukkan salam penghormatan dengan sangat khidmat, para utusan itu pun segera menyampaikan surat yang diberikan oleh para pemimpin mereka.


Dia benar-benar sangat bahagia setelah mendapatkan persetujuan dari raja-raja di kerajaan kecil, yang bersedia memberikan 10.000 orang prajuritnya, untuk membantu kekaisaran Elang api membalas dendam sekaligus menghancurkan seluruh wilayah kekuasaan Kaisar Yu Qing San.


"Selir ini benar-benar berterima kasih, karena telah mendapatkan berita baik. Dengan senang hati selir ini akan menerima semua yang diberikan oleh para pemimpin dari kerajaan-kerajaan kecil, semoga kedepannya kerjasama kita akan menjadi semakin menguntungkan.Tolong sampaikan salam hormat dari selir ini untuk yang mulia Raja dari seluruh kerajaan kecil." ucap selir Wei Lan sambil melengkungkan senyuman tipis di hadapan seluruh utusan kerajaan kecil.


Akhirnya seluruh utusan dari kerajaan kecil itu pun segera berpamitan, untuk kembali menyampaikan pesan yang diberikan oleh selir Agung Wei Lan kepada para pemimpin mereka.


Saat ini sang selir semakin bahagia, kekaisaran Elang api telah memiliki 65 ribu prajurit yang siap untuk diberangkatkan menuju kekaisaran feniks emas.


"Bagaimana menurut yang mulia Raja? Haruskah kita membuang waktu dan membiarkan Kaisar Yu Qing San beserta seluruh prajurit dan juga rakyatnya berpesta? Ataukah kita akan segera melakukan penyerangan dalam waktu dekat?" tanya selir Wei Lan.

__ADS_1


Raja Liu Feng melirik dengan ujung matanya, tangannya mengangkat cangkir teh dengan sangat anggun kemudian menyesapnya perlahan, rasa segar segera merasuki kerongkongan pria paruh baya itu. Sambil meletakkan kembali Cangkir itu di atas meja, sang raja dari kerajaan kecil itu pun segera menjawab pertanyaan yang diajukan oleh selir Wei Lan.


"Akan lebih baik jika kita melakukan penyerangan secepatnya. Saat ini kekaisaran Feniks emas tengah berpesta, secara otomatis mereka akan mengurangi kewaspadaan terhadap para penyusup ataupun serangan dari pihak luar. Dengan cara itu kita akan semakin mudah menguasai seluruh wilayah kekaisaran feniks emas, mengingat pemimpin mereka saat ini tengah melakukan jamuan untuk merayakan kemenangan."


"Selir ini setuju dengan saran dari yang mulia raja. Lalu kapan kita akan segera memberangkatkan para prajurit menuju kekaisaran Feniks emas? mengingat perjalanan dari istana ini menuju ke tempat tujuan kita, membutuhkan waktu sekitar 3 hari, Jika melakukan perjalanan dengan menggunakan kuda." tanya selir Wei Lan dengan sangat sopan.


Raja Liu Feng pun menganggukkan kepalanya, dia juga mengetahui jarak antara kekaisaran feniks emas dan juga Elang api yang terhitung cukup jauh.


"Kita akan memberangkatkan mereka besok malam, semoga saja perjalanan ini akan membawa kemenangan untuk kita semua dan berhasil membalaskan dendam atas kematian dari Kaisar Tang San dan juga selir Liu Xia, putriku." ucap raja Li Feng.


Mata pria paruh baya itu terlihat berkaca-kaca, saat mengingat kembali kematian tragis yang menimpa putri kesayangannya, selir Liu Xia merupakan satu-satunya putri dari raja Liu Feng, yang akhirnya harus meregang nyawa di tangan permaisuri Huang Yue Li karena tak sanggup bertahan dan membalas serangan yang dilakukan oleh wanita nomor satu dari kekaisaran feniks emas itu.


Akhirnya setelah melakukan diskusi secara terbuka dengan raja Liu Feng, selir Wei Lan segera memerintahkan, kepada salah seorang jenderal yang baru saja diangkatnya hari ini, untuk memberitahukan kepada para prajurit yang saat ini tengah berkumpul di lapangan dan melatih kemampuan bertarung mereka, untuk segera bersiap. Karena besok malam akan segera diberangkatkan menuju ke kaisaran feniks emas.


Wajah para prajurit pun langsung berseri-seri, setelah mendengar kabar tentang penyerangan yang akan mereka lakukan besok malam, hal itu tentu saja karena banyak diantara mereka yang telah kehilangan anggota keluarganya, akibat dari pertempuran antara kekaisaran feniks emas dan juga kekaisaran Elang api.


Sehingga rakyat dari kekaisaran Elang api itu akhirnya mengikuti perekrutan menjadi prajurit baru, agar bisa membalaskan dendam atas kematian saudara dan keluarganya kepada orang-orang dari kekaisaran feniks emas.


Melihat semangat besar yang menggebu-gebu di wajah para prajurit baru, membuat selir Wei Lan semakin yakin akan kemenangannya, seluruh pasukan dari kekaisaran feniks emas akan segera diberi kejutan manis, dengan hancurnya sebagian wilayah dari kekaisaran itu, akibat kebrutalan dari para prajurit yang tengah menyimpan dendam atas kematian seluruh keluarga dan juga saudara mereka.


Hal itu tentu saja dimanfaatkan dengan sangat baik oleh selir Wei Lan, sehingga dirinya tak perlu turun tangan dan hanya menyiapkan 5 orang jendral baru untuk memimpin penyerangan menuju kekaisaran feniks emas, bahkan setiap kerajaan kecil juga mengirimkan satu orang Jenderal muda milik mereka untuk mempermudah dalam melakukan serangan kejutan terhadap kekaisaran feniks emas.

__ADS_1


__ADS_2