
Setelah drama yang terjadi di dalam rumah makan itu, akhirnya Kaisar Yu Qing San beserta permaisuri Huang Yue Li kembali melangkahkan kakinya menuju kereta mewah dan bergegas untuk meninggalkan wilayah kekaisaran kura-kura salju, untuk kembali menuju kekaisaran feniks emas.
Semua orang yang masih berada di dalam rumah makan itu nampak bergeming ditempatnya. Mereka seolah tengah syok melihat kecepatan tangan yang dilakukan oleh sang penguasa kekaisaran.
Tentunya mereka tak menyangka, jika pria itu akan langsung menebas leher pelayan yang berusaha untuk menggodanya, terlebih hal itu dilakukan di hadapan permaisurinya sendiri.
Di meja yang paling ujung, terlihat beberapa orang pria saat ini mengepalkan tangan mereka. Niat hati ingin mencoba untuk mendapatkan keuntungan dengan menyewa ketiga orang gadis pelayan itu dan mengiming-iminginya dengan banyak koin emas, namun pada akhirnya mereka hanya menelan kekecewaan, karena ternyata Kaisar Yu Qing San tidak akan terbujuk oleh kecantikan.
Saat ini pria-pria itu mulai merasa penasaran, dengan wajah yang dimiliki oleh permaisuri Huang Yue Li, sehingga membuat kaisar Yu Qing San menolak keindahan yang disuguhkan di hadapannya.
Mungkinkah jika permaisurinya itu merupakan seorang yang sangat cantik jelita? Namun menurut rumor yang beredar, permaisuri Huang Yue Li hanyalah seorang wanita yang pengecut dan juga buruk rupa.
Tapi kenapa pria nomor 1 di kekaisaran feniks emas itu seolah benar-benar menjaga perasaan sang permaisuri? Sehingga tidak sedikitpun matanya melirik ke arah wanita yang menggodanya.
Kini pria-pria itu mulai saling berpandangan, sepertinya mereka harus membuat rencana lain untuk menjatuhkan Kaisar Yu Qing San. Jika kecantikan tak bisa membuat pria itu takluk, maka mereka harus mulai mengeluarkan senjata milik mereka, yang lebih ampuh dibandingkan kecantikan.
Akhirnya mereka pun segera keluar dari rumah makan itu dan kembali bergerak menuju markas, yang saat ini mereka miliki untuk kembali membangun rencana baru.
Mereka tak bisa terlalu lama membiarkan Kaisar Yu Qing San hidup dengan damai, apalagi pria itu telah merenggut semua kebahagiaan yang mereka miliki.
.
.
.
__ADS_1
Brak...
Seorang pria yang menggunakan pakaian kebesaran seorang Kaisar terlihat menggebrak meja, matanya menyorot marah setelah mendapatkan sebuah surat yang dikirimkan oleh permaisuri Huang Yue Li.
Wanita itu sepertinya telah menabuh genderang perang, sehingga memiliki keinginan yang begitu mustahil. Bagaimana mungkin dia meminta putra mahkota kekaisaran kura-kura salju untuk menjadikan pelayan setianya sebagai seorang permaisuri?
Meskipun putranya itu tidak normal seperti anak yang lainnya, namun sebagai seorang Kaisar, tentu saja Ini adalah sebuah penghinaan besar yang dilakukan oleh permaisuri Huang Yue Li terhadap kekaisarannya.
Permaisuri Xiao Yue nampak sangat kaget, ini adalah pertama kali untuknya melihat kemarahan dari Kaisar Li Zhao Yu.
Entah siapa orang yang telah berani memprovokasi suaminya itu? Sehingga membuatnya benar-benar begitu murka. Bahkan dia sendiri tak pernah mencoba untuk membuat pria itu menunjukkan sisi kejam dalam dirinya.
Permaisuri Xiao Yue berusaha untuk mendekat ke arah sang suami, sepertinya saat ini dia harus melakukan sesuatu, agar Kaisar Li Zhao Yu tetap berada dalam cengkramannya. Dia tak mungkin membiarkan pria yang paling berkuasa di kekaisaran kura-kura salju itu terlepas dari pengaruhnya.
Kaisar Li Zhao Yu langsung melirik ke arah permaisurinya, tak lama dia pun menyerahkan gulungan surat yang baru saja dia terima dari salah seorang prajurit kekaisaran feniks emas.
Permaisuri Xiao Yue menerima gulungan surat itu dari tangan sang suami, kemudian membacanya dengan sangat teliti.
Seketika mata wanita itu langsung melotot, dia benar-benar tak percaya dengan kelancangan yang dimiliki oleh permaisuri Huang Yue Li, namun di sisi lain dia juga merasa sedikit senang, karena akhirnya putra mahkota bodoh yang selama ini ingin sekali disingkirkannya akan segera mendapatkan seorang permaisuri, yang merupakan pelayan tingkat rendah dari penguasa kekaisaran feniks emas.
Namun wanita itu begitu pandai menyembunyikan kebahagiaannya, dia berpura-pura terlihat marah di hadapan Kaisar Li Zhao Yu dan juga semua pembesar istana yang hadir saat ini.
Dia tak mungkin menunjukkan belangnya di hadapan semua orang, apalagi para pembesar dan juga Kaisar Li Zhao Yu mengetahui, bahwa dirinya adalah seorang wanita yang sangat lemah lembut dan juga penuh perhatian.
Mereka bahkan tidak mengetahui, bahwa permaisuri baru itu merupakan ular yang berbisa. Dia bahkan bisa menempati posisinya yang sekarang, setelah berhasil menyingkirkan permaisuri pertama kekaisaran kura-kura salju sebelumnya.
__ADS_1
"Bagaimana bisa permaisuri Huang Yue Li berpikir untuk menikahkan pelayan setianya dengan putra mahkota kekaisaran? Bukankah ini merupakan sebuah penghinaan untuk kekaisaran kura-kura salju?" ucap permaisuri Xiao Yue.
Semua orang merasa bahwa wanita itu saat ini tengah bersimpati, terhadap pangeran Li Zhe Liang, padahal sebenarnya dia tengah memberikan mencari simpati, agar semua orang merasa bahwa dirinya merupakan seorang ibu yang baik dan sangat menyayangi Pangeran Li Zhe Liang, meskipun tidak terlahir dari rahimnya.
Wajah semua orang saat ini terlihat menghitam, terlebih Kaisar Li Zhao Yu, sebuah penghinaan besar telah mereka terima, hanya karena pangeran Li Zhe Liang, merupakan seorang pemuda yang memiliki keterbelakangan mental.
Sehingga seorang permaisuri dari kekaisaran lain, berusaha untuk meningkatkan status salah seorang pelayannya, dengan menikahkan gadis itu kepada putra mahkota kekaisaran kura-kura salju.
"Ini tidak bisa dibiarkan, siapkan seluruh pasukan kita secepatnya. Kita harus menyerang kekaisaran Feniks emas. Permaisuri Huang Yue Li benar-benar tidak waras, dia harus mendapatkan pelajaran setelah berani menghina kekaisaran kura-kura salju." ucap Kaisar Li Zhao Yu.
Permaisuri Xiao Yue langsung memelototkan matanya, dia harus bisa menenangkan kemarahan sang suami saat ini. Apalagi jauh di dasar hatinya, wanita itu tengah melompat kegirangan. Karena baru saja mendapatkan sebuah hadiah yang luar biasa membahagiakan hatinya dari permaisuri Huang Yue Li.
Sepertinya dia harus segera mengunjungi kekaisaran feniks emas, untuk berterima kasih kepada wanita yang paling berkuasa itu, karena telah membantunya secara tidak langsung, untuk menyingkirkan pangeran Li Zhe Liang dari posisinya sebagai putra mahkota.
"Tenangkan hati anda yang mulia, saat ini kita tidak boleh gegabah untuk melakukan sesuatu terhadap permaisuri Huang Yue Li. Lagi pula jika dia berani melakukan hal itu, bukankah kaisar Yu Qing San juga turut andil dalam rencana yang dibuat oleh istrinya itu?" ucap permaisuri Xiao Yue, sambil memberikan kode dengan lirikan mata kepada para pejabat kekaisaran yang berada di pihaknya.
Tak lama para pejabat pun segera mengajukan pendapat mereka, saat ini tidak mungkin untuk kekaisaran kura-kura salju mengirim pasukannya menuju kekaisaran feniks emas. Apalagi setelah beberapa orang mata-mata menyampaikan, bagaimana cara kaisar Yu Qing San dan juga permaisuri Huang Yue Li memberikan hukuman kepada kaisar Yun Shao dan juga seluruh keluarga istana kekaisaran Naga Sakti.
Membuat mereka semua harus berpikir dua kali, untuk tidak berurusan dengan kedua orang yang paling berkuasa di kekaisaran feniks emas itu. Akan sangat berbahaya jika mereka terlalu ceroboh dalam bertindak, bisa saja kekaisaran kura-kura salju akan menjadi rata dengan tanah seperti kekaisaran lain, yang telah berani mengajukan peperangan dengan kekaisaran feniks emas.
Kaisar Yu Qing San bukanlah orang yang bisa dianggap remeh, selain memiliki kekuasaan yang sangat besar, pria itu juga memiliki kekuatan dan juga strategi perang yang sangat hebat, sehingga sebanyak apapun pasukan musuh, pasti akan mampu dia bantai bersama pasukannya.
"Mohon fikirkan kembali rencana anda, yang mulia. Saat ini musuh kita bukanlah orang yang mudah ditundukkan begitu saja, Kaisar Yu Qing San terlalu berbahaya, apalagi dia memiliki pasukan yang sangat besar." ucap salah seorang pejabat.
Bagaimanapun juga, saat ini mereka harus bisa merubah pemikiran Kaisar Li Zhao Yu sehingga menghindari peperangan, apalagi mereka juga sangat tidak menyukai Pangeran Li Zhe Liang yang bodoh dan juga sangat memalukan.
__ADS_1