Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa

Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa
Chapter 106


__ADS_3

Akhirnya kaisar Li Zhao Yu segera memerintahkan salah seorang kasimnya untuk menulis balasan surat untuk permaisuri Huang Yue Li, dia menyatakan persetujuan atas permintaan dari wanita yang paling berkuasa di kekaisaran feniks emas itu.


Sedangkan pangeran Li Zhe Liang langsung kembali menuju paviliunnya, saat ini dia masih bingung memikirkan rencana yang dibuat oleh permaisuri Huang Yue Li.


Bukankah ketika mereka berada di dalam ruangan vip di sebuah rumah makan, wanita itu mengatakan bahwa dia mengirimkan surat peperangan untuk Kaisar Li Zhao Yu? Namun sepertinya saat ini kata-kata dalam surat itu berubah seketika, bukan sebuah ajakan perang melainkan permintaan agar menikahkan salah seorang pelayan setianya dengan pangeran Li Zhe Liang.


Mungkinkah jika saat ini ada seseorang yang telah mengubah isi surat, yang telah dikirimkan oleh permaisuri Huang Yue Li? Pertanyaan-pertanyaan itu terus saja berputar di dalam kepalanya, hingga akhirnya dia pun segera mencari secarik kertas dan menuliskan sebuah surat untuk permaisuri Huang Yue Li.


.


.


.


Kereta mewah yang membawa permaisuri Huang Yue Li dan juga Kaisar Yu Qing San akhirnya sampai di wilayah kekaisaran feniks emas, mereka langsung disambut dengan sangat antusias oleh seluruh rakyat kekaisaran, terlebih setelah rakyat mendengar kesembuhan Kaisar Yu Qing San setelah terkena racun yang sangat mematikan.


Tentu saja mereka sangat bersyukur, permaisuri Huang Yue Li memiliki banyak kemampuan, sehingga disaat para tabib telah menyerah dan menyatakan bahwa Kaisar Yu Qing San tidak mungkin bisa disembuhkan, wanita nomor satu di kekaisaran feniks emas itu tampil sebagai seorang pahlawan.


Dia dengan penuh perhitungan, menyembuhkan kaisar Yu Qing San dengan berbagai macam cara, riuh suara para rakyat kekaisaran akhirnya membangunkan Kaisar Yu Qing San dan juga permaisuri Huang Yue Li, yang sepertinya tengah terlelap di dalam kereta kuda yang membawanya, keduanya serta-merta membuka tirai jendela kereta yang ditumpangi, kemudian tersenyum ke arah rakyat yang tengah berkumpul menyambut kepulangannya.


Hal itu tentu saja disambut dengan sangat antusias oleh seluruh rakyat kekaisaran feniks emas, mereka segera membungkuk untuk menunjukkan hormat di sepanjang perjalanan kereta menuju istana kekaisaran.


Permaisuri Huang Yue Li terlihat menyunggingkan senyuman manis, sambil sesekali tangannya melambai ke arah rakyat yang saat ini menyambut dengan penuh gembira.


Sedangkan Kaisar Yu Qing San masih tetap dengan sifatnya yang dingin dan selalu acuh, bahkan meskipun semua rakyat berkumpul untuk menyambut kembali kedatangannya, dia hanya menganggukkan kepalanya sejenak, kemudian kembali menutup tirai jendela kereta.


Rakyat yang melihat perlakuan dari kaisar Yu Qing San sedikitpun tidak merasa tersinggung, mereka mengetahui bahwa penguasa kekaisaran feniks emas itu memang seorang pria yang sangat dingin dan juga tak tersentuh, hanya dengan melihat wajah sang Kaisar, mampu membuat rakyat merasa sangat puas, mereka sama sekali tidak meminta hal yang lain.

__ADS_1


Namun tiba-tiba saja 200 orang prajurit segera berhenti, kemudian mereka melangkah menuju ke arah kereta yang ditumpangi oleh 3 orang gadis pelayan kepercayaan permaisuri Huang Yue Li dan mengeluarkan beberapa kantung yang berisi koin.


Sepertinya saat ini mereka berpikir untuk membagikan hasil keuntungan, setelah menjarah di dalam istana kekaisaran naga sakti kepada rakyat kekaisaran.


Sebuah suara yang sangat lantang dari salah seorang prajurit itu, berhasil mengalihkan tatapan semua orang dari kereta yang ditumpangi oleh dua orang paling berkuasa di kekaisaran feniks emas.


"Semuanya..! Cepat berbaris..!" ucap prajurit itu.


Rakyat yang mendengar seruan dari salah seorang prajurit langsung melirik ke arahnya, tak lama kemudian mereka pun bergerak membentuk barisan dengan sangat rapi.


Semenjak permaisuri Huang Yue Li membagikan bermacam-macam harta berharga terhadap mereka, akhirnya rakyat kekaisaran feniks emas mengetahui arti dari baris-berbaris, mereka akan selalu diberikan komando, setiap kali orang-orang dari istana kekaisaran ingin membagikan sesuatu secara adil terhadap rakyatnya, mereka diwajibkan untuk berdiri dan mengantri tanpa ada saling salip.


Senyuman manis terlihat di wajah setiap orang yang saat ini berkumpul, mereka bahkan tak menyangka jika kedatangan Kaisar Yu Qing San saat ini membawa begitu banyak koin emas untuk dibagi-bagikan kepada rakyatnya.


Tidak tahu saja jika sebenarnya koin-koin itu merupakan milik para prajurit yang berhasil menggasak seluruh harta kekayaan dari kekaisaran naga sakti, permaisuri Huang Yue Li bahkan telah memberikannya kepada para prajurit, yang telah bersusah payah dalam menghancurkan kesombongan dan juga kekeras kepalaan Kaisar Yun Shao, karena merasa bahwa dirinya yang paling berkuasa.


Namun mereka turut serta membagikan seluruh harta yang mereka dapat, demi kemakmuran seluruh rakyat kekaisaran. Sepertinya mulai saat ini Kaisar Yu Qing San dan juga permaisuri Huang Yue Li harus mulai memberikan apresiasi terbaik untuk para prajuritnya.


Kedatangan Kaisar Yu Qing San beserta permaisuri Huang Yue Li langsung disambut para pejabat istana dan juga prajurit, yang telah terlebih dahulu sampai di kekaisaran feniks emas, mereka tentu saja sudah membawa berbagai macam benda untuk acara penyambutan.


Namun sepertinya saat ini Kaisar Yu Qing San sedang tidak ingin berbasa-basi dengan para pejabatnya, sehingga dengan segera pria nomor satu di kekaisaran feniks emas itu, membubarkan semua orang yang saat ini hadir di halaman depan Istana kekaisaran.


Dia merasakan lelah setelah berbagai macam drama mengdatangi, terutama karena kelakuan Wei Wei sang pelayan kepercayaan dari permaisuri, yang sepertinya memiliki 1000 mata, sehingga kapanpun dirinya ingin berduaan dengan sang permaisuri, pelayannya itu akan selalu datang dengan berbagai macam cara.


Mungkin mulai saat ini Kaisar Yu Qing San harus segera mencarikan jodoh terbaik untuk Wei Wei, agar gadis itu tak lagi-lagi mengikuti permaisurinya, sudah cukup dia menahan diri selama berbulan-bulan. Ini sudah waktunya untuk dia bisa berbahagia bersama permaisuri Huang Yue Li.


"Pelayaan..!" kaisar Yu Qing San langsung memanggil para pelayannya, sesaat setelah dia memasuki istana merak surgawi yang merupakan tempat tinggalnya.

__ADS_1


Para pelayan pun langsung berdatangan setelah mendengar panggilan dari Kaisar mereka, kemudian membungkuk memberikan hormat dengan sangat takjim.


"Kami yang mulia.." terlihat para pelayan itu menunduk dengan sangat patuh.


"Segera kemasi seluruh barang-barang milik permaisuri Huang Yue Li yang berada di paviliun phoenix dan pindahkan secepatnya ke tempat ini." ucap Kaisar Yu Qing San dengan santai.


Para pelayan yang mendengar langsung saling memandang, mereka hampir saja tak percaya dengan telinga mereka sendiri. Apakah saat ini mereka tengah bermimpi? Bukankah kaisar Yu Qing San sangat tidak menyukai permaisuri Huang Yue Li? Dan apa yang dia katakan barusan? Memindahkan seluruh barang-barang milik permaisuri Huang Yue Li ke istana Merak surgawi milik Kaisar Yu Qing San?


Sepertinya sebentar lagi kekaisaran feniks emas akan segera dipenuhi dengan suara tangisan bayi. Para pelayan pun akhirnya segera berlari menuju Paviliun phoenix sambil sesekali mereka berbagi tawa dan mengerlingkan sebelah mata kepada rekannya.


Para pelayan itu memang merupakan orang-orang yang telah berkeluarga, sehingga hanya dengan satu kali perintah dari Kaisar Yu Qing San mereka telah mengetahui apa yang akan segera terjadi di kekaisaran feniks emas kedepannya.


Terlebih saat ini kaisar Yu Qing San sepertinya sudah tidak bisa menunggu lebih lama lagi, sehingga mereka harus dengan cepat mengemasi seluruh barang-barang permaisuri Huang Yue Li agar wanita nomor satu di kekaisaran feniks emas itu segera berpindah, menuju istana Merak Surgawi.


Permaisuri Huang Yue Li baru saja melangkahkan kakinya menuju paviliun phoenix, setelah tadi dia sempat duduk di gazebo sambil menikmati teh sore hari. Namun kini mata wanita itu terlihat melotot, saat menangkap kekacauan besar terjadi di dalam paviliun miliknya.


Dua puluh orang pelayan kaisar Yu Qing San tengah mengemasi seluruh barang-barang yang dia miliki tanpa izin darinya, bahkan mereka sekolah tidak memiliki rasa bersalah sekalipun, ketika wanita itu datang.


Mereka hanya tersenyum sambil menyapa dengan penuh hormat.


"Hormat kami kepada yang mulia permaisuri." ucap para pelayan itu sambil membungkuk, tapi tak lama kemudian mereka kembali berlari dan terus mengemasi seluruh barang-barang milik permaisuri Huang Yue Li.


Wei Wei hampir saja mengambil pedang yang berada di punggungnya, dia benar-benar sangat kesal dengan kelancangan yang dilakukan oleh para pelayan milik Kaisar Yu Qing San itu.


Mungkinkah jika saat ini pria nomor satu di kekaisaran feniks emas itu telah kesetanan? sehingga dengan berani, dia mengusir permaisuri Huang Yue Li dari paviliun miliknya?


"Hentikan! Atau aku akan membunuh kalian semua!"

__ADS_1


__ADS_2