Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa

Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa
Chapter 73


__ADS_3

Kaisar Yu Qing San menatap tajam ke-10 orang jenderal yang seperti tengah meremehkan keberanian dan juga kemampuan yang dimilikinya, dalam menggunakan pedang.


Sepertinya mereka masih belum mendengar, bagaimana ketika Kaisar Yu Qing San turun langsung di tengah pertempuran, untuk membantai seluruh musuh-musuh yang telah berani mencari perkara dengannya.


Begitupun dengan permaisuri Huang Yue Li, wanita nomor satu di kekaisaran feniks emas itu hanya menatap datar 10 orang jenderal sebelum akhirnya dia pun mulai mengangkat pedang emas yang berada di tangannya dan mulai memberikan provokasi kepada 10 orang Jenderal itu untuk maju.


"Sepertinya kalian terlalu cepat untuk tertawa! Bahkan hingga saat ini aku beserta suamiku belum mengangkat pedang di hadapan kalian semua, bagaimana bisa kalian merasa jika kemenangan akan berada di pihak kalian?"


"Meskipun pada awalnya para prajurit dari kekaisaran feniks emas terlihat kaget dengan serangan dadakan yang kalian berikan, namun pada akhirnya mereka kembali seperti semula dan memiliki semangat yang membara untuk segera melenyapkan orang-orang yang telah berani mengusik ketenangan dari seluruh penghuni wilayah kekaisaran feniks emas." ucap permaisuri Huang Yue Li seraya memberikan penekanan terhadap kata-katanya.


Hal itu tentu saja membuat ke-10 orang Jenderal akhirnya menghentikan tawa mereka dan mulai mengedarkan pandangannya. Benar saja, saat ini seluruh pasukannya sudah mulai terdesak akibat serangan brutal yang dilakukan oleh para prajurit kekaisaran feniks emas.


Bahkan mereka telah kehilangan banyak sekali pasukan setelah permaisuri Huang Yue Li turun tangan langsung, untuk membantu para prajuritnya dalam membantai pasukan gabungan dari kekaisaran Elang api dan juga kerajaan-kerajaan kecil itu.


"Sial..!" umpat salah seorang jenderal dari kekaisaran Elang api sambil mengepalkan tangannya.


Dia benar-benar merasa sangat emosi, karena ternyata kemampuan yang dimiliki oleh para prajurit baru, tidak bisa mengungguli kemampuan yang dimiliki oleh pasukan dari kekaisaran feniks emas yang memang telah terlatih dalam berbagai medan pertempuran.


Bahkan kini 9 orang jendral yang lain pun ikut melongo, melihat bagaimana para prajurit kekaisaran feniks emas membantai seluruh pasukan milik mereka, dengan cara yang sangat brutal dan juga kejam. Tak hanya menebas bagian leher, namun mereka pun dengan senang hati memberikan ukiran-ukiran di tubuh musuh dengan menggunakan pedang yang tumpul dan juga berkarat, sehingga teriakan-teriakan kesakitan mulai terdengar.


Namun semakin kencang suara teriakan kesakitan yang dikeluarkan oleh pasukan gabungan itu, maka semakin menggila para prajurit dari kekaisaran Feniks emas dalam menyiksa.


"Dasar manusia-manusia keji! Seharusnya kalian semua mati!" ucap salah seorang jenderal dari kerajaan kecil yang merasa sangat emosi, melihat beberapa orang prajuritnya dibuat tak berdaya akibat siksaan dari para prajurit kekaisaran feniks emas.


Permaisuri Huang Yue Li langsung tertawa dengan sangat terbahak-bahak, semilir angin menerbangkan helai-helai rambut hitamnya yang mengkilat, wanita yang kini mulai menunjukkan wajah cantiknya di hadapan semua orang itu pun menyorot dengan sangat marah, mendengar ocehan yang dilontarkan oleh jenderal dari kerajaan kecil itu.


"Seharusnya sebelum kalian menyerang, akan lebih baik untuk mengirimkan mata-mata agar mengetahui seberapa besar kekuatan yang dimiliki oleh pasukan dari kekaisaran feniks emas, sehingga hal seperti ini bisa dihindari. Kalian semua terlalu bodoh!" ejek permaisuri Huang Yue Li.


Kaisar Yu Qing San terlihat melengkungkan senyuman tipis mendengar ucapan dari permaisurinya itu, sekasar dan sesarkas apapun kata-kata yang terucap dari mulut wanita itu, namun di dalam indra pendengarannya seperti sebuah irama melodi yang mengalun dengan sangat lembut, sehingga membuatnya selalu candu dan tergila-gila untuk terus menerus mendengar suara sang permaisuri.


Apalagi ini dengan wajah cantiknya yang mulai terpampang dengan sangat indah, membuat sang Kaisar tak bisa memejamkan mata meski hanya sekejap, karena bayang-bayang wajah cantik milik permaisurinya itu terus saja menari-nari di pelupuk mata.


Dia seolah tenggelam dalam pesona yang sangat mematikan, sehingga akan sangat sulit untuk kembali bangkit dan memperlihatkan kekuatan dirinya sebagai seorang pria yang paling berkuasa di kekaisaran feniks emas.


Ke 10 orang Jenderal itu pun saling memandang, kemudian mereka mulai melancarkan serangan, dengan melakukan tebasan pedang, ke arah permaisuri Huang Yue Li dan juga kaisar Yu Qing San.


Trang...

__ADS_1


Trang...


Trang...


Suara pedang berbenturan membuat suasana di wilayah itu semakin mencekam, kesepuluh orang Jenderal memberikan serangan yang membabi buta ke arah permaisuri Huang Yue Li yang sejak tadi terus saja menghindar dengan cara melompat dan juga mengelak, bahkan wanita itu tak tanggung-tanggung memutar tubuhnya dan bersalto di udara, sekalian memberikan tendangan mautnya ke dada dan juga ulu hati milik para Jenderal itu.


Duagh...


Duagh...


Duagh...


Bruk...


Bruk...


Bruk...


Kheuk...


Tiga orang Jenderal akhirnya terjatuh di tanah, tubuh mereka tersungkur dengan sangat kencang, setelah merasakan tendangan yang penuh tenaga dari permaisuri Huang Yue Li. Darah segar mulai keluar dari sudut bibir milik ketiga orang Jenderal itu, yang hingga saat ini masih terus meringis merasakan sakit pada titik-titik vitalnya.


Dua orang Jenderal yang lain pun mengakui kehebatan dari permaisuri Huang Yue Li yang ternyata memiliki kekuatan yang lebih besar dibandingkan dengan lawan-lawan mereka sebelumnya, bahkan satu tendangannya berhasil membuat seluruh tulang yang ada di tubuh mereka seolah hancur berderak, karena kekuatan yang digunakan oleh wanita itu tidaklah main-main.


Bruk...


Bruk...


Bruk...


Tiba-tiba saja di hadapan mereka semua, menyusul 3 orang Jenderal lagi yang kini mulai terjatuh di atas tanah, akibat terkena serangan tinju dari Kaisar Yu Qing San.


Bahkan wajah dari ketiga orang Jenderal itu sudah tak bisa dikenali lagi, benar-benar babak belur karena ternyata tinju Kaisar Yu Qing San benar-benar mematikan dan penuh dengan tenaga.


"Sial..! Sepertinya Kaisar dan permaisuri dari kekaisaran feniks emas ini benar-benar orang yang tidak bisa kita sentuh sedikitpun!" ucap salah seorang jenderal itu sambil memegangi perutnya, yang baru saja terkena tinju dari kepalan tangan kekar milik sang Kaisar.


Empat orang Jenderal yang masih berdiri dengan tegak di atas tanah, saat ini terlihat saling memandang. Sepertinya mereka mulai bisa meraba situasi dan menganalisa kekuatan yang dimiliki oleh kedua orang lawan, yang saat ini terlihat menyilangkan kedua tangan mereka di depan dada, seolah tengah memberikan penegasan, jika mereka berdua adalah orang-orang yang tidak akan pernah bisa dikalahkan sekalipun.

__ADS_1


"Tidak perduli meskipun aku harus mati sekalipun! Yang jelas saat ini juga kita harus menyerang Kaisar Yu Qing San dan juga permaisuri Huang Yue Li secara bersama-sama." ucap salah seorang dari keempat Jenderal itu.


Tiga orang rekannya langsung menganggukkan kepala, mereka setuju untuk mengeroyok kaisar Yu Qing San dan juga permaisuri Huang Yue Li sekali lagi.


"Seraaaang..!"


Hiyaaaa...


Keempat orang Jenderal itu pun mulai maju dan kembali mengayunkan pedang yang berada di tangan mereka, sepertinya meskipun Kaisar Yu Qing San dan permaisuri Huang Yue Li telah memperlihatkan kemampuan yang mereka miliki, hingga bisa menjatuhkan 6 orang rekan mereka saat ini, namun tidak membuat semangat dan juga jiwa bertempur yang dimiliki oleh keempat orang Jenderal itu memudar.


Mereka terus saja mengayunkan pedangnya dan berusaha untuk bisa melukai Kaisar Yu Qing San dan juga permaisuri Huang Yue Li dengan berbagai macam cara.


Trang...


Trang...


Trang...


Pedang-pedang itu kembali berbenturan, menimbulkan percikan-percikan api kecil akibat gesekan dari beberapa pedang, dengan menggunakan kekuatan yang sangat besar.


Apalagi keempat orang Jenderal itu saat ini tengah dikuasai oleh amarah, setelah melihat kekalahan yang dialami oleh keenam orang jendral yang lainnya. Mereka seolah tengah tersulut oleh emosi, sehingga ingin sekali membabat habis kaisar Yu Qing San beserta permaisuri Huang Yue Li dengan pedang yang berada di tangannya.


Bahkan jika mereka bisa, akan mereka lepaskan sebuah serangan besar hingga berhasil memenggal kepala dari pasangan orang nomor satu di kekaisaran feniks emas itu.


Trang...


Trang...


Trang...


Duagh...


Sebuah tendangan yang sangat keras berasal dari kaki permaisuri Huang Yue Li menghantam kepala salah seorang jenderal, hingga mengalami pergeseran tulang leher, yang akhirnya membuat pria itu tumbang dalam keadaan tak bernyawa.


Matanya melotot seolah tak percaya, jika dirinya telah berhasil dikalahkan, bahkan dia harus meregang nyawa di tangan wanita nomor satu di kekaisaran feniks emas itu.


Sembilan orang Jenderal kini melotot, mereka benar-benar dibuat ketakutan oleh kekuatan yang dimiliki permaisuri Huang Yue Li yang seperti tidak ada habisnya, bahkan semakin lama tendangan dan juga tinjuan yang diberikan oleh wanita itu, membuat siapapun merasakan kengerian yang sangat mendalam.

__ADS_1


Neraka seolah saat ini telah mendekat di hadapan mereka, saat melihat gerakan lincah yang dilakukan oleh wanita bertubuh ramping itu. Mereka benar-benar dibuat takjub dengan kekuatan yang dimilikinya.


"Benar-benar mengerikan." gumam salah seorang jenderal setelah melihat kemampuan yang dimiliki oleh permaisuri Huang Yue Li.


__ADS_2