Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa

Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa
Chapter 94


__ADS_3

Permaisuri Huang Yue Li terlihat memelototkan matanya, dia benar-benar kaget setelah mendengar ucapan yang keluar dari mulut Kaisar Yu Qing San. Bagaimana bisa pria paling berkuasa di kekaisaran feniks emas itu mengetahui apa yang telah dia perbuat, saat menyuapi racun di dalam sebuah kamar?


Sedangkan setahu permaisuri Huang Yue Li saat itu Kaisar Yu Qing San dalam keadaan tidak sadarkan diri. Mungkinkah jika ada seseorang yang telah mengintip kegiatannya saat itu dan melaporkannya kepada sang suami? Sehingga membuat jiwa narsis dari Kaisar Yu Qing San menjadi semakin meningkat.


Tubuh permaisuri Huang Yue Li terlihat bergidik, saat ini seluruh bulu kuduknya tiba-tiba saja berdiri, setelah mendengar ucapan dari Kaisar Yu Qing San, terlebih sang suami mengucapkan hal itu dengan cara berbisik, sehingga hembusan nafas hangatnya terasa di telinga sang permaisuri.


"Apa maksudmu, yang mulia?" tanya permaisuri Huang Yue Li.


Meskipun saat ini dia tak bisa lagi menyembunyikan debar-debar jantungnya, yang semakin lama terdengar berdetak semakin kencang. Bahkan kaisar Yu Qing San yang berdiri di sebelahnya bisa mendengar hal itu, namun dia tetap berpura-pura dan masih ingin terus menggoda istrinya itu.


Meskipun saat ini dia telah menyaksikan sendiri wajah sang permaisuri semakin memerah bagaikan tomat masak, namun itu seolah menjadi hiburan untuknya.


Hati penguasa kekaisaran feniks emas itu semakin berbunga-bunga, karena ternyata dia tidak bertepuk sebelah tangan. Saat ini permaisurinya pasti merasakan hal yang sama, seperti yang dia rasakan.


Binar-binar cinta terlihat di mata keduanya, meskipun hingga saat ini masih belum ada satu pun yang menurunkan gengsinya untuk mengucapkan sebuah kata cinta. namun jika dilihat dari bagaimana cara keduanya saling berpandangan ataupun saling melengkapi satu sama lain, semua orang juga telah bisa menangkap adanya cinta yang tak terucap, diantara kedua orang paling berkuasa di kekaisaran feniks emas itu.


"Apakah perkataan zhen tidak benar, permaisuri? Bukankah kau ingin agar zhen segera membayar seluruh ganti rugi, atas segala yang telah kau lakukan saat itu? Sekarang katakan, bagaimana caranya agar kau merasa puas?" tanya Kaisar Yu Qing San, sudut bibirnya terangkat ke atas menyunggingkan senyuman tipis ke arah permaisuri Huang Yue Li yang terlihat salah tingkah saat ini.


Terlebih setelah mendengar pertanyaan dari Kaisar Yu Qing San yang benar-benar membuat wanita itu langsung kelabakan, dia tak tahu harus mengatakan apa saat ini.


Namun satu hal yang terus saja menggelayuti pikirannya, dari mana kaisar Yu Qing San mengetahui, apa yang telah dia perbuat dan seluruh ucapannya saat itu? Mungkinkah jika Kaisar Yu Qing San hanya berpura-pura tidak sadarkan diri? Ataukah memang ada seseorang yang mendengar ucapannya saat itu, kemudian menyampaikan hal itu terhadap Kaisar Yu Qing San?

__ADS_1


"Sepertinya kau membutuhkan banyak istirahat, yang mulia. Lebih baik kita kembali ke paviliun agar bisa lebih nyaman." ucap permaisuri Huang Yue Li.


Namun lagi lagi perkataannya di salah artikan oleh kaisar Yu Qing San, yang saat ini berpikir jika permaisurinya itu sudah tidak sabar untuk menikmati malam indah bersamanya.


"Apakah permaisuri zhen sudah semakin tidak sabar saat ini?" tanya Kaisar Yu Qing San.


Permaisuri Huang Yue Li langsung memelototkan matanya, apalagi saat ini Kaisar Yu Qing San mengatakan hal itu tidak dengan cara berbisik seperti tadi, namun dia seolah sengaja mengatakannya dengan sangat lantang, sehingga semua orang pun bisa mendengar ucapan dari penguasa kekaisaran feniks emas itu.


"Apa kau sudah gila, yang mulia?" permaisuri Huang yue Li langsung menggerakkan tangannya untuk menutup mulut kaisar Yu Qing San yang semakin tidak tahu malu, bahkan dirinya saat ini benar-benar telah kehilangan muka akibat perbuatan absurd yang dilakukan oleh sang suami.


Di mana pria yang dingin itu? Saat ini suaminya bahkan telah berubah menjadi seorang pria mesum yang tidak tahu malu, Ingin rasanya dia mencopot sepatu yang dipakainya, kemudian menggeplak kepala suaminya itu agar kembali sadar.


Permaisuri Huang Yue Li hanya bisa menarik nafas lelah, sepertinya dia harus bisa lebih bersabar lagi, untuk menghadapi sifat dari kaisar Yu Qing San yang baru.


Akhirnya wanita nomor satu di kekaisaran feniks emas itu pun segera menarik tangan kaisar Yu Qing San dan membawanya dengan cara paksa menuju ke paviliun, dia tak bisa lagi membiarkan suaminya itu terus mengucapkan kata-kata yang frontal, sehingga membuatnya semakin kehilangan wajah di hadapan semua orang.


Ingin rasanya permaisuri Huang Yue Li membongkar isi kepala Kaisar Yu Qing San saat ini, bisa saja ada seekor cacing yang hidup di otak suaminya itu, sehingga pikirannya terganggu dan hanya berfokus kepada hal-hal yang berbau 'negative' saja.


Atau haruskah dia mencari laut dan menenggelamkan suaminya itu, agar otak dan juga pikirannya kembali waras seperti semula dan tidak tercemar oleh hal-hal yang berbau hubungan tertentu?


Meskipun saat ini dia telah menerima Kaisar Yu Qing San sebagai suaminya, namun untuk melakukan hal itu, permaisuri Huang Yue Li masih berpikir dua kali, dia sepertinya enggan menyerahkan diri terhadap Kaisar Yu Qing San, meskipun menyadari bahwa pria itu merupakan suami dari pemilik tubuh yang dia tempati saat ini.

__ADS_1


Permaisuri Huang Yue Li terkadang ingin menangis jika mengingat hal itu, orang yang dicintai oleh kaisar Yu Qing San adalah tubuh yang dia tempati, wajah cantik permaisuri Huang Yue Li yang asli, dan itu bukan dirinya.


Sedangkan dia hanyalah jiwa asing yang memasuki tubuh yang telah tak bernyawa itu, kemudian diberikan kesempatan kedua untuk memberikan keadilan pada sang pemilik tubuh yang didiaminya saat ini.


Jika Kaisar Yu Qing San mengetahui bahwa dia bukanlah permaisuri Huang Yue Li yang asli, entah apa yang akan dilakukan oleh pria yang paling berkuasa itu? Bisa saja dia dianggap telah membunuh istrinya dan merebut paksa tubuh yang dimiliki oleh sang istri.


Mata permaisuri Huang Yue Li terlihat berkaca-kaca, haruskah dia mengungkapkan jati diri yang sebenarnya? tentang siapa dia dan bagaimana dia bisa menempati tubuh permaisuri Huang Yue Li?


Lalu bagaimana tanggapan Kaisar Yu Qing San nantinya? Akankah pria yang paling berkuasa di kekaisaran feniks emas itu menerima dirinya dengan sepenuh hati? Ataukah akan menyalahkannya, karena telah mengambil tubuh dari sang permaisuri dan menjadikannya sebagai wadah dari jiwanya yang masih berkelana, setelah mengalami kematian yang sangat tragis saat pesawat yang ditumpanginya terjatuh?


Ingin rasanya dia berteriak dengan sangat kencang, di saat dirinya merasakan binar-binar cinta terhadap seorang pria, dia dihadapkan pada sebuah kenyataan pahit.


Mungkinkah ini karma? Karena di masa lalu, dia telah merenggut begitu banyak nyawa orang yang tak berdosa, sehingga Dewa sekalipun enggan memberikan kebahagiaan untuknya?


Kaisar Yu Qing San mendekat ke arah sang istri yang saat ini terlihat memandang jauh ke depan, dia seolah berada di suatu tempat yang tak terjangkau olehnya, matanya menatap kosong ke arah luar jendela, sambil sesekali menarik nafas lelah.


Ingin rasanya pria itu menenangkan kegundahan yang saat ini dialami oleh permaisuri Huang Yue Li, namun dia masih sangsi, Apakah permaisurinya itu bersedia menerima perhatian dan juga kasih sayang darinya? ataukah mungkin dia hanya berpura-pura, agar terlihat seperti pasangan yang begitu bahagia di hadapan semua orang?


Akhirnya Kaisar Yu Qing San mendekatkan diri ke arah jendela, di mana saat ini permaisuri Huang Yue Li tengah berdiri, tangan kanannya bergerak dengan sangat cepat dan melingkar di pinggang ramping milik sang permaisuri, sambil mendekatkan wajahnya ke arah permaisurinya itu.


"Apa yang kau pikirkan, permaisuri?"

__ADS_1


__ADS_2