
Bruk...
Tubuh selir Wei Lan terjatuh dengan sangat kencang membentur tanah, tenaga permaisuri Huang Yue Li tidak diragukan lagi, dia memang seorang yang sangat tangguh dan memiliki kemampuan dalam bertarung dengan sangat baik.
Semua orang hanya bisa menatap tubuh tak bernyawa milik selir Wei Lan dengan mata melotot, mereka tak menyangka jika permaisuri Huang Yue Li akan memberikan serangan kejut sekaligus terhadap wanita itu, hingga mengakibatkan kehilangan nyawanya.
Sedangkan Kaisar Yu Qing San beserta seluruh pasukannya hanya tersenyum tipis, melihat bagaimana cara sang permaisuri menyelesaikan permasalahan yang tertunda dengan selir Wei Lan.
Tak lama Kaisar Yu Qing San pun turun dari kudanya, dia menunjuk salah seorang wanita yang berada di barisan selir, kemudian memanggilnya. Wanita itu pun segera membungkuk dengan sangat hormat di hadapan Kaisar Yu Qing San beserta permaisuri Huang Yue Li seraya mengucapkan salam.
"Selir Yu Qingzhi memberikan salam kepada yang mulia Kaisar Yu Qing San dan juga permaisuri Huang Yue Li." ucap wanita itu.
Permaisuri Huang Yue Li sejenak mengerutkan kedua alisnya, wanita nomor satu di kekaisaran feniks emas itu saat ini tengah memikirkan hubungan antara Kaisar Yu Qing San dengan selir Yu Qingzhi.
Apakah kedua orang itu berasal dari marga yang sama? Apakah ada hubungan darah di antara keduanya? pertanyaan itu terus saja mengusik pikiran sang permaisuri kekaisaran feniks emas itu, sedangkan Kaisar Yu Qing San sendiri sama sekali tidak memperdulikan kesamaan marga, yang disandang olehnya beserta selir yang baru saja dia panggil, saat ini ada hal yang harus dia sampaikan, terkait mengenai kelanjutan tahta di kekaisaran Elang api.
Kaisar Yu Qing San mengibaskan lengan hanfunya, dia pun meminta agar selir Yu Qingzhi segera bangkit dari posisi menjura.
"Mulai hari ini, kau adalah penguasa baru kekaisaran Elang api dan istana kekaisaran diwajibkan untuk mengirimkan 1000 orang prajurit setiap tahunnya, sebagai upeti kepada kekaisaran feniks emas, selain itu setiap pajak yang dipungut oleh kekaisaran, harus dibagi dua dan dikirimkan setiap 3 bulan sekali menuju kekaisaran zhen."
"Dan jika kau melakukan kecurangan sedikitpun, zhen tidak akan pernah segan-segan untuk menghancurkan seluruh wilayah kekaisaran Elang api beserta istana yang kalian tinggali saat ini." ucap Kaisar Yu Qing San sambil menatap tajam ke arah selir Yu Qingzi.
Selir Yu Qingzi kembali membungkuk dengan sangat hormat dihadapan Kaisar Yu Qing San, dia pun segera menyampaikan persetujuannya atas permintaan yang dibuat oleh sang Kaisar.
"Selir ini siap menerima tanggung jawab yang diberikan oleh yang mulia dan siap untuk membayar upeti tepat waktu setiap tahunnya." ucap selir Yu Qingzhi dengan sangat yakin.
Kaisar Yu Qing San hanya tersenyum tipis, mendengar ucapan dari mulut wanita itu. Sejak pertama kali melihatnya, pria nomor satu di kekaisaran feniks emas itu sudah mengetahui, jika wanita yang saat ini ada di hadapannya itu merupakan seseorang yang memiliki kemampuan yang sangat besar. Hanya saja dia tidak memiliki kesempatan untuk bisa membuktikannya.
Akhirnya penobatan selir Yu Qinzhi menjadi seorang pemimpin wanita dari kekaisaran Elang api pun dimulai, semua orang menatap kagum dengan kaisar Yu Qing San yang telah memberikan maafnya atas segala tindak-tanduk yang ditunjukkan oleh selir Wei Lan.
__ADS_1
Bahkan pria itu, tidak memiliki dendam sedikitpun terhadap seluruh anggota istana kekaisaran, malah dengan entengnya memberikan tahta tertinggi sebagai penguasa kepada salah seorang selir mendiang kaisar Tang San.
Sebuah perayaan besar langsung digelar di istana kekaisaran Elang api, saat ini para pembesar dan juga para bangsawan turut hadir dalam acara sakral, yang akan dilakukan oleh kaisar Yu Qing San. Sepertinya dia belum merasa puas jika tidak melakukan ritual itu sendiri dan mengangkat selir Yu Qingzhi sebagai seorang Kaisar wanita satu-satunya di kekaisaran Elang api.
Penobatan itu pun segera disambut dengan sorak sorai seluruh rakyat kekaisaran Elang api, mereka memang sudah sangat lama menginginkan Kaisar yang baru menggantikan mendiang Kaisar Tang San untuk memimpin istana kekaisaran dengan adil dan juga bijaksana.
Selama ini hanya selir Yu Qingzhi sajalah yang mampu memasuki mata dan juga hati mereka, sedangkan selir-selir yang lain hanya bisa saling memanas-manasi dan juga memprovokasi sesamanya, untuk meningkatkan nilai dari status yang disandangnya.
Permaisuri Huang Yue Li mulai tersenyum kecut, dia sangat tidak menyukai tindakan dari Kaisar Yu Qing San yang seolah lebih berpihak kepada selir Yu Qingzhi, terlebih prianya sendiri yang saat ini menggunakan kuasa sebagai seorang Kaisar, untuk melantik selir itu menjadi penguasa kekaisaran yang baru.
Sepertinya binar-binar cemburu saat ini mulai muncul di hati permaisuri Huang Yue Li melihat kedekatan antara Kaisar Yu Qing San dengan selir Yu Qingzhi. Entah apa yang terjadi dengan prianya itu, sehingga dia merasa bahwa selir Yu Qingzhi seolah telah memenuhi matanya.
Akhirnya acara pun selesai, kaisar Yu Qing San beserta permaisuri Huang Yue Li Kembali menuju kekaisaran Feniks emas bersama seluruh pasukannya, keduanya sama sekali tidak saling berbicara sepanjang perjalanan, hanya keheningan yang terus menemani mereka.
Sehingga membuat beberapa orang prajurit yang sejak tadi melihat kedekatan dan keromantisan permaisuri Huang Yue Li dan kaisar Yu Qing San menjadi sedikit kaget, Apa yang sebenarnya telah terjadi antara kedua orang penting dari kekaisaran feniks emas itu? Mungkinkah jika saat ini ada sesuatu yang terjadi di antara keduanya hingga terus berdiam diri seperti itu?
Kaisar Yu Qing San sebenarnya saat ini tengah merasa gamang, karena pada saat berada di istana kekaisaran Elang api, dia baru saja mendapatkan sebuah surat, yang dikirimkan oleh sang paman yang merupakan seorang Kaisar di kekaisaran lain yang meminta dirinya untuk segera berkunjung ke istana, tempat di mana sang paman berkuasa.
Sedangkan saat ini dia juga tak bisa membawa permaisuri Huang Yue Li, mengingat paman yang dimaksud adalah adik dari ibu suri Yun Jian. Entah bagaimana dia harus mengatakan kebenaran itu kepada permaisuri Huang Yue Li, yang pasti istri kesayangannya itu akan sangat marah, setelah mengetahui rencana Kaisar Yu Qing San untuk bepergian ke negeri lain, demi memenuhi undangan yang diberikan oleh sang paman, tanpa mengikutsertakan dirinya.
Permaisuri Huang Yue Li sendiri saat ini tengah dilanda kecemasan, akibat melihat kedekatan Kaisar Yu Qing San dengan selir Yu Qingzhi saat berada di istana kekaisaran elang api.
Entah kenapa dia tidak menyukai selir itu, karena merasa bahwa saat ini ada seseorang yang mampu membuat Kaisar Yu Qing San berpaling darinya, sehingga permaisuri Huang Yue Li menargetkan selir Yu Qingzhi sebagai musuh ataupun orang yang akan menjadi saingannya.
Akhirnya pasukan itu pun sampai di istana kekaisaran feniks emas, keduanya segera kembali menuju paviliun mereka masing-masing. Begitu juga dengan para prajurit yang saat ini segera kembali ke tempat mereka, untuk beristirahat dan berkumpul dengan rekan-rekan mereka.
Ada beberapa hal yang tidak diketahui oleh permaisuri Huang Yue Li saat berada di dalam istana kekaisaran elang api, seperti kemunculan seorang pembawa pesan dari kekaisaran naga sakti, kiriman dari kaisar Yun Shao, paman dari kaisar Yu Qing San.
Kekaisaran naga sakti sendiri merupakan sebuah wilayah yang sangat luas dan begitu makmur, memiliki hasil bumi yang melimpah, sehingga banyak para pendatang yang mencari keberuntungan di sana, karena telah mendengar nagaimana mudahnya mencari penghasilan di wilayah kekaisaran naga sakti itu.
__ADS_1
Permaisuri Huang Yue Li saat ini hanya bisa menarik nafas panjang, sepertinya dia tak lagi bisa memegang ucapan kaisar Yu Qing San yang hanya akan memiliki satu orang istri di dalam hidupnya.
Mengingat tatapan yang diberikan oleh kaisar Yu Qing San kepada selir Yu Qingzhi membuatnya terus bertanya-tanya, ada apa gerangan sehingga membuat kedua orang itu seolah saling melempar kode? Namun dia tak bisa mengungkapkan kecemasannya kepada kaisar Yu Qing San mengingat hingga hari ini dia masih merasa gengsi, untuk mengatakan bahwa dirinya juga telah terjebak dalam pesona cinta dari sang Kaisar.
"Apa yang kau pikirkan?" terdengar suara bariton dari belakang, sehingga membuat permaisuri Huang Yue Li langsung melirik ke arahnya.
"Hanya sedang menikmati malam." jawab permaisuri Huang Yue Li tanpa menunjukkan kecemasan.
"Ada beberapa hal yang harus zhen sampaikan saat ini." ucap kaisar Yu Qing San sambil berjalan ke arah sang permaisurinya.
Permaisuri Huang Yue Li mengerutkan dahinya, entah kenapa dia merasa sangat yakin, jika saat ini Kaisar Yu Qing San akan segera mengungkapkan keinginannya untuk meminang selir Yu Qingzhi, hingga membuat wajah wanita itu langsung menghitam.
"Aku akan segera beristirahat, sebaiknya yang mulia kembali ke istana merak surgawi." ucap permaisuri Huang Yue Li sambil beranjak dari tempat duduknya dan berniat untuk kembali menuju peraduan, namun pergelangan tangannya dicengkram oleh sang kaisar dengan sangat erat, sehingga membuat wanita itu langsung berhenti.
"Apa kau tidak ingin mengetahui apa yang sebenarnya zhen fikirkan?"
"Yang mulia adalah Kaisar di negeri ini, apapun yang dilakukan oleh yang mulia, tidak akan menjadi sebuah kesalahan, sehingga permaisuri ini tidak perlu memberikan pendapatnya di saat yang mulia sendiri sudah memutuskan untuk mengambil selir." ucap permaisuri Huang Yue Li membuat Kaisar Yu kingsan langsung mengerutkan dahinya.
"Mengambil selir?" tanyanya.
Permaisuri Huang Yue Li langsung mendelik ke arah suaminya.
"Bukankah yang mulia ingin menjadikan selir Yu Qingzhi sebagai selir di kekaisaran feniks emas? Jika memang seperti itu, lakukan saja apa yang menurut yang mulia baik. Permaisuri ini mohon diri." ucap permaisuri Huang Yue Li.
Kaisar Yu Qing San langsung melongo di tempatnya, Apakah saat ini sang permaisuri tengah cemburu terhadapnya? Tak lama gelak tawa terdengar dengan sangat meriah, kaisar Yu Qing San langsung memuntahkan tawanya dengan sangat terbahak-bahak.
"Jadi permaisuri zhen tengah cemburu?" tanyanya sambil mendekat kearah permaisuri Huang Yue Li, kemudian merengkuh pinggang ramping milik wanita itu.
"Zhen hanya milik permaisuri.."
__ADS_1