Kepala Sekolah Kesayangan Gadis Manja

Kepala Sekolah Kesayangan Gadis Manja
Marah ya..?


__ADS_3

"Kak cerita dong..!" Pinta Tania sambil menggoyangkan tangan Nathalia.


"Cerita apa dek?" Nathalia tersipu malu dan pura-pura tidak tahu maksud Tania.


"Iiiihhhh kakak, jangan pura-pura gitu dong kak...!" Tania benar-benar ingin mengetahui cerita Nathalia.


"Nanti kakak ceritakan yah..!" Nathalia memberi janji.


"Sekarang saja kak." Pinta Tania.


"Kan kakak mau mandi dulu...!" Jawab Nathalia.


"Iya deh kak. Cepat ya kak, Tania penasaran kok bisa sampai basah-basahan segala" Tania menatap curiga.


"Jangan pikir yang macam-macam ya..!" Pinta Nathalia.


"Makanya mandinya jangan lama kak, aku penasaran nih.." Suruh Tania.


"Iya.. Iya.." Nathalia memasuki kamar mandi berendam dalam air yang hangat.


"Hmmmmmm, tubuh ku sekarang sudah kembali harum" Ucap Nathalia mencium aroma tubuhnya sendiri.


Warna kulit Nathalia memang sedikit kusam akibat bermain lumpur di bawah teriknya matahari. Kulitnya terlihat kering, dan aroma lumpur menguasai tubuhnya. Tapi beruntung Nathalia membawa seluruh alat perawatan tubuhnya. Mulai dari perawatan wajah, kaki, tangan , dan seluruh tubuhnya lengkap ia bawa.


Setelah mengolesi tubuhnya dengan beberapa produk kecantikan yang ia bawa, kini kulit nya kembali bersih dan glowing. Wajah nya yang sempat kusam kembali bersinar dengan cantik, begitu juga dengan rambut, kaki , dan tangan. Intinya ia kembali seperti Nathalia yang glowing.


Setelah puas dengan hasil perawatannya, ia keluar dari kamar mandi dan mendapat sambutan dari Tania yang tidak sabar mendengar cerita Nathalia.


"Sini , duduk kak..!" Tania meraih tangan Nathalia dan mengajaknya duduk di tepi ranjang.

__ADS_1


"Ayo kak ceritain, kan sudah mandi." Tania menagih janjinya.


"Baiklah...." Nathalia mengiyakan karena tidak punya pilihan lain lagi, karena Tania begitu sangat memaksa.


Tania memperbaiki cara duduknya dan bersikap seperti pendengar yang baik. Belum sempat Nathalia bercerita, terdengar suara ketukan pintu.


Tok tok tok


"Tania.." Ratih memanggil dari luar kamar.


"Aduh mama ganggu deh..!" Ucap Tania lirih membuat Nathalia tertawa kecil.


Tania pergi membukakan pintu untuk Ratih.


"Kalau mandinya sudah selesai, ayo turun ke bawah untuk makan malam" Ajak Ratih.


"Gak bisa nunggu bentar lagi ma?" Tanya Tania.


"Tania mau dengar cerita kak Lia Ma.." Pinta Tania.


"Aduh sayang, memangnya cerita apa sih?" Ratih penasaran.


"Cerita tentang perjalanan mereka tadi siang Ma, Tania pengen tahu kenapa bisa sampai basah kayak gitu.." Tania tersenyum penuh arti.


"Dasar putri Mama ini, itu kan urusan orang dewasa. Kamu masih kecil, tidak perlu tahu tentang itu." Ratih memperingatkan sambil memberi jeweran kecil pada putrinya.


"Aduh Mama, sudah gede kayak gini masih di bilang kecil." Gerutu Tania.


"Memangnya kalau nak Lia bercerita untungnya buat kamu apa?" Tanya Ratih.

__ADS_1


"Siapa tahu ceritanya bisa bikin baper dan menyaingi drakor Ma." Jawab Tania.


"Drakor apa?" Ratih bertanya sebab tidak mengetahui apa artinya.


"Drakor itu, singkatan dari Drama Korea Mama..." Jawab Tania.


"Kamu ini yah, korea aja di pikirkan. Sekolah mu tuh dipikirin. Daripada nanya tentang cinta-cintaan lebih baik kamu tanya tentang pelajaran pada nak Lia." Ratih memberi Nasehat.


"Gak seru dong Ma?" Keluh Tania.


"Gak seru gimana? Pendidikan itu masa depan kamu loh.." Ucap Ratih.


"Iya deh Ma. Bawel deh.." Tania mengalah, karena ia tahu tidak akan menang melawan mamanya.


"Nah gitu dong. Oh iya nak Lia, Tania gak usah ditanggapin ya.." Pinta Ratih.


"Baik tante." Nathalia mengiyakan.


Saat tengah mengobrol, Andre melewati pintu kamar Tania. Andre menoleh ke arah kamar. " Makan yuk, aku sudah lapar." Ajak Andre.


Mereka yang mendengar ajakan Andre bergegas ikut turun untuk makan malam. Saat makan malam, Nathalia tidak pernah memandang ke arah Andre. Andre tahu alasannya itu karena Andre tadi siang telah berbohong tentang meminta izin pada Mamanya dan Tania.


Setelah menyelesaikan makan malam, Tania dan Nathalia bergegas naik ke atas dan memilih untuk menonton acara RUN BTS di Handphone milik Tania. Sesekali mereka tertawa melihat tingkah konyol para member BTS. Saat tengah asik menonton, suara notifikasi pesan HP milik Nathalia membuat dia mengalihkan pandangannya.


"Marah ya..?" Isi pesan tersebut.


"Siapa yah?" Batin Nathalia karena nomornya tidak tersimpan di kontaknya.


"Kenapa tidak dibalas ini aku Andre. " Pesan datang lagi.

__ADS_1


Melihat pesan terakhir tersebut, Nathalia duduk menyandarkan dirinya pada dinding tempat tidur, membiarkan Tania menonton sendiri. Segera ia menyimpan nomor milik Andre.


__ADS_2