
Suara kokok ayam yang bersahut-sahutan membuat Nathalia terbangun dari tidurnya. " Ahh.. Dasar ayam sialan... Padahal tadi hampir aja aku hanyut dalam mimpi indah ku bersama Kaansa ku." Umpat Nathalia.
Suara kokok ayam mampu mengalahkan suara alarm yang dibuat oleh Nathalia. " Menyebalkan..." Gerutu Nathalia lagi.
Ia menyingkapkan selimut yang menutupi badannya. Ia melangkahkan kakinya di atas lantai yang ia rasakan sangat dingin. Ia melangkah menuju kamar mandi, ia membasuh wajahnya dan menyisir rambutnya yang berantakan. " Selamat pagi Lia..." Ia menyapa bayangannya sendiri di cermin.
Lalu ia tersenyum, entah apa yang ia pikirkan, yang pasti itu pasti tentang Andre. " Kaansa ku benar-benar sudah mampu membuatku mabuk cinta.." Gumam Nathalia.
Ia melangkah keluar dari kamar mandi, dilihatnya Tania masih lelap dalam tidurnya, karena memang masih pagi-pagi sekali.
" Sebaiknya aku sekarang masak aja kali ya.. Sekalian belajar buat jadi istri yang baik.." Nathalia tersenyum dengan rencana nya.
Ia pergi ke dapur, dan mengambil peralatan memasak. Kini Nathalia memang sudah sering ikut membantu Ratih saat memasak. Sehingga saat ini ia sudah bisa memasak masakan sederhana.
Saat hendak mencelupkan daging ayam ke minyak yang panas, tiba-tiba saja Andre datang memeluk Nathalia dari arah belakang. Nathalia sontak kaget , membuat ayam terjatuh keras dan menimbulkan cipratan minyak yang mengenai tangan Nathalia.
"Awwww, panas.." Jerit Nathalia.
"Maafin kakak , kakak tidak sengaja.." Andre langsung meniup tangan Nathalia yang terkena cipratan minyak dan segera mematikan kompor.
"Gak apa-apa Kaansa.. Lia cuman kaget doang kok.." Ucap Nathalia menahan panas.
"Tunggu bentar ya Kakak ambil obat pereda panasnya." Ucap Andre segera mengambil kotak P3K .
"Trimakasih ya Kaansa." Ucap Nathalia.
" Pagi-pagi Lisa ku rajin bangat... " Puji Andre.
"Kan pengen belajar jadi istri yang baik. " Kata Nathalia.
"Mmmm. Jadi Lisa sudah siap nih jadi istriku?" Tanya Andre.
"Hehehe, belum sih Kaansa..." Kata Nathalia.
"Loh, kenapa?" Tanya Andre.
__ADS_1
"Aku kan masih punya kakak, di belum nikah. Sama kayak Kaansa." Ujar Nathalia.
"Kenapa sama?" Andre bingung.
"Sudah sama-sama tua tapi belum nikah juga.." Ejek Nathalia.
"Siapa yang tua?" Andre merasa masih muda.
"Ya Kaansa lah, siapa lagi?"
"Tua-tua gini, kamu masih suka kan.." Andre menggoda Nathalia.
"Pasti dong. Suka bangat malah, I love you Kaansa..." Nathalia memeluk Andre.
"I love you too Lisa..." Andre membalas pelukan Nathalia.
"Aduhhh... Pagi-pagi mataku sudah ternoda dengan pemandangan romantis." Ucap Tania tiba-tiba.
Spontan Nathalia segera melepas pelukannya , ia hanya menunduk malu. Ia tak mampu melihat ke arah Tania yang kini menatap mereka.
"Enak aja..." Sangkal Tania.
"Emang benar kan. Kerjamu kan cuman nonton korea aja, gimana gak ternoda." Andre terus menyalahkan Tania.
"Beda kali kak..." Tania menolak.
"Apa bedanya.? Bahkan yang di drama lebih parah dari yang tadi kamu lihat.." Andre.
"Sensasi nya lah kak." Ucap Tania.
"Maksud kamu.?" Andre bingung.
"Sensasi nonton drama sama siaran langsung itu beda lah kak..." Tania berucap spontan.
"Dasar anak kecil..."
__ADS_1
Tahu Andre akan memberi jitakan, Tania segera pergi dari sana. " Aku mau mandi dulu kak..." Seru Tania.
"Kaansa sihh..." Nathalia menyalahkan.
"Loh kok aku sih? Yang meluk duluan siapa?" Andre tidak mau kalah.
"Jadi gak boleh ku peluk lagi nih..." Nathalia mulai merajuk.
"Boleh dong... Sini Kaansa peluk.." Ucap Andre.
"Udah ah Kaansa, nanti tante yang memergoki gimana?" Tanya Nathalia.
"Iya.. Iya.. Sekarang Lisa mandi aja, biar aku yang lanjutin." Ucap Andre.
"Baik Kaansa." Ucap Nathalia, ia mengecup bibir Andre sekilas dan pergi berlalu.
****
Kini mereka berada di dalam mobil, mobil tersebut terparkir di parkiran sekolah. Mereka berangkat bersama-sama, sedangkan Tania memilih untuk naik motor. Tania tidak mau hanya sebagai penonton kisah mereka berdua.
"Kaansa, apa nanti kata orang kalau mereka lihat aku turun dari mobil Kaansa.?" Tanya Nathalia.
"Kita kan satu rumah, mereka pasti maklum kok" Andre meyakinkan.
"Ya sudah kalau gitu, Nathalia turun duluan ya Kaansa." Pamit Nathalia.
"Cium dulu..." Pinta Andre .
"Nanti ada yang lihat gimana Kaansa?" Tanya Nathalia.
" Gak akan ada yang lihat.." Andre memastikan.
Nathalia menuruti Andre , ia mengecup pipi, kening dan bibir Andre. Andre tersenyum senang. Ia membalas ciuman itu, ia mengecup pucuk kepala Nathalia. " mengajarnya yang baik ya.. ! Jangan emosian.." Ucap Andre.
"Baik Kaansa.." Ucap Nathalia dan keluar dari mobil Andre. Ia melangkah menuju ruang guru meninggalkan Andre yang masih ada di dalam mobil.
__ADS_1