
Yuna masih asik rebahan di kamar miliknya. " Ini memang hari valentine, tapi mau merayakan sama siapa? Aduh.. beginilah kalau jomblo." Pikir Yuna lalu kembali menelungkupkan badannya. Ia mengambil HP dan melihat sosial media miliknya, berandanya dipenuhi tentang hari valentine teman-teman dunia mayanya.
" Trimakasih coklatnya kesayangan... 😚😚"
" Bunga spesial dari orang yang spesial."
"Jalan-jalan di taman melewati hari valentine bersama Pacar."
Demikian beberapa caption yang ada memenuhi berandanya. Ia melihatnya dengan malas, ada perasaan iri juga yang terselubung di dalam hatinya.
" Ahh.. Benar-benar memuakkan.." Umpat Yuna . Ia memeriksa pesan di HP nya, satu orang pun tidak ada yang memberinya walau hanya sebuah ucapan. Ia kembali meletakkan HP nya.
" Percuma megang HP ini, hanya akan membuatku iri." Lagi-Lagi Yuna mengeluh dengan perasaan penuh kekecewaan.
" Kenapa sih kak Martin gak kasih ucapan sama sekali? Padahal kan meski cuman kata selamat kan sudah membuatku merasa senang. Pengen deh sesekali dapat ucapan selamat hari valentine dari pacar. Tapi kan aku gak punya pacar. Sekalinya punya pacar, eh malah ditinggal nikah.. Tuh kan, aku jadi keingat deh sama Doni brengsek itu." Yuna mulai kesal dan merasa sangat sedih.
Mungkin Yuna akan melewati hari valentine ini dengan mengurung diri di kamarnya.
"Yuna... Ayo sarapan sayang.." Ajak Anita dari luar kamar.
"Aduhhh. Yuna malas ma, suruh bibi antar ke kamar Yuna aja ya.." Pinta Yuna.
Anita membuka pintu dan menghampiri putrinya yang masih rebahan. Anita hanya menggeleng melihat kelakuan putrinya. Ia memikirkan cara untuk membuat Yuna bersemangat.
" Habis sarapan, Mama dama Papa mau jalan-jalan loh. Kamu gak mau ikutan?" Tanya Anita mencoba membujuk Yuna.
"Enggak Ma. Yuna di rumah aja, malas mau keluar rumah. Lagian biar Mama sama Papa bisa merayakan valentine berduaan. Kan jarang-jarang Ma ada kesempatan merayakan hari valentine berduaan." Ucap Yuna.
"Baiklah kalau itu maumu, tapi jangan nyesal ya.." Ucap Anita.
__ADS_1
"Tidak akan Mama..";Ucap Yuna yakin.
"Ya sudah, Mama pergi ya.. Jangan lupa sarapan, nanti kamu sakit lagi." Anita mengingatkan.
"Baik Mama sayang. Kalian juga hati-hati ya . Dan jangan lupa, romantisnya ditambahin aja. Kan gak ada yang ganggu." Yuna menggoda Anita.
"Kamu ini... Mama pergi ya.." Ucap Anita.
"Baik Ma." Ucap Yuna, lalu kembali ke posisinya semula.
Sesuai yang Anita katakan, setelah mereka sarapan mereka pergi untuk berjalan-jalan.
Beberapa waktu kemudian terdengar suara ketukan pintu dari luar kamar Yuna. Masuk aja Bi, gak di kunci kok.. ! Ucap Yuna.
"Ceklek.. Suara pintu terbuka, Yuna tidak merubah posisinya, ia tetap menelungkup . Makanannya taruh di atas meja aja Bi, nanti aku makan. Sekarang aku lagi malas buat makan." Ucap Yuna.
"Karena tidak mendengar suara apapun Yuna kembali bersuara. " Bi , aku lagi gak mood buat makan. Bibi keluar aja, aku nanti makan sendiri aja. Tutup pintu ya Bi..!" Perintah Yuna.
"Astaga..." Yuna menutup wajahnya dengan selimut, betapa malu nya ia sekarang dengan situasi ini.
"Kenapa di tutup, aku kan masih ingin melihat wajah kamu." Ucap Martin sambil membuka selimut Yuna.
Perkataan Martin kembali membuat Yuna bertambah malu.
"Kakak kenapa datang gak bilang-bilang sih.. Aku kan bisa siap-siap dulu." Tanya Yuna.
"Aku kan mau kasih suprise.." Ucap Martin.
Martin memberikan bunga yang ia bawa " Happy valentine.." Ucap Martin.
__ADS_1
"Yuna menjadi tersipu malu, aku mandi dan ganti baju dulu ya kak." Kata Yuna setelah menerima bunga pemberian Martin.
"Begini aja kamu sudah cantik kok. " Puji Martin.
"Pokoknya Yuna mau mandi dulu." Yuna memaksa.
"Baiklah, aku tunggu disini. " Ucap Martin.
"Jangan dong kak."
"Kenapa, kamu kan bisa bawa baju ganti kamu sekalian ke kamar mandi dan langsung ganti baju disana." Ucap Martin.
"Tunggu di bawah aja kak.." Pinta Yuna.
"Aku tunggu disini atau kakak pulang?" Martin memberi pilihan.
"Iya deh.. Kakak tunggu disini, nyebelin bangat sih kak." Ucap Yuna.
"Nyebelin apa ngangenin?" Goda Martin.
"Udah ah kak, Yuna mandi dulu." Ucap Yuna dan pergi menuju kamar mandi.
****
Maaf ya kemarin tidak bisa update.. 🙏🙏
Besok aku usahakan update 2 episode ya.. 😊😊
Buat yang baca karyaku tolong kasih dukungan kalian yah..
__ADS_1
Terkadang aku jadi patah semangat tidak ada yang kasih support.
Trimakasih sudah mampir.. 😊😊