
Kini Andre dan Nathalia telah sampai ke tempat yang dituju. Disana terpapar pemandangan yang begitu indah. Air terjun mengalir dari tempat yang tinggi. Rembesan air bak embun di pagi hari. Hawa dingin kini merasuk dalam daging, namun membuat kesegaran dalam jiwa.
Andre menggandeng tangan Nathalia, dan membawanya ke sebuah batu besar. Mereka duduk di atasnya, menikmati air terjun yang jatuh dan sungai yang mengalir jernih.
Nathalia menyandarkan kepalanya di pundak Andre. " Ini nyaman sekali Kaansa." Puji Nathalia.
" Makanya aku bawa Lisa kesini." Ucap Andre membelai rambut Nathalia.
"Mandi yuk Kaansa.." Ajak Nathalia.
"Memangnya Lisa gak kedinginan nanti? Entar Lisa sakit lagi kayak kemarin-kemarin . " Andre memastikan.
"Tidak akan Kaansa." Nathalia meyakinkan.
"Baiklah kalau gitu." Ucap Andre dan mengangkat tubuh Nathalia. Andre membawa Nathalia pergi ke tempat jatuhnya air terjun.
Tempatnya tidak terlalu dalam, sehingga tidak akan mungkin tenggelam. Andre menurunkan Nathalia dan memeluknya tepat di tempat jatuhnya air terjun.
"Wahhh, segar sekali Kaansa.." Nathalia kegirangan.
"Kita renang kesana yuk" Ajak Andre.
"Boleh Kaansa. Tapi gak dalam kan?" Tanya Nathalia.
"Enggak kok. Lagian kan ada Aku yang jagain Lisa." Ucap Andre.
Mereka melangkah ke arah sungai yang agak dalam, hanya sampai di pinggang Nathalia.
" Lisa pernah gak merasakan dingin dan hangat secara bersamaan?" Tanya Andre .
"Gimana caranya Kaansa?" Tanya Nathalia.
__ADS_1
"Mau tahu caranya aja atau mau merasakan langsung?" Andre memberi pilihan.
"Mmmm. Pengen rasain langsung deh Kaansa. Aku penasaran.." Nathalia memilih.
"Baiklah..." Ucap Andre.
Andre mendekatkan wajahnya pada Nathalia, dan mencium bibir Nathalia dalam. Mereka saling berpagutan, perasaan hangat mulai mengalir. Tanpa melepas ciuman, Andre menuntun Nathalia untuk menenggelamkan tubuh mereka, kecuali kepala mereka. Rasa dingin mulai menjalar di tubuh mereka, tapi kehangatan juga mereka rasakan.
Perpaduan yang langka, Nathalia dan Andre benar-benar menikmati momen ini.
" Tempatnya sebagus ini, kenapa gak ada yang kunjungi Kaansa?" Tanya Nathalia setelah melepaskan ciumannya.
"Lisa lihat sendiri kan kondisinya, tidak tertata dengan baik. Dan jalan menuju kesini kan juga buruk. Seandainya jalannya diperbaiki pasti banyak yang datang kok." Jelas Andre.
"Iya juga sih Kaansa. Penduduk desa ini aja kelihatan nya jarang kesini ya Kaansa?" Tebak Nathalia.
"Bahkan ada masih ada yang belum pernah kesini." Tambah Andre lagi.
"Pulang yuk..." Ajak Andre.
"Kita ambil gambar dulu Kaansa.." Ucap Nathalia.
Mereka mengambil beberapa gambar dengan pose yang berbeda.
"Udah kan?" Tanya Andre.
"Aku kesana bentar ya Kaansa.." Izin Nathalia.
"Jangan.. Disana licin.." Andre melarang.
"Aku pasti hati-hati Kaansa.." Ucap Nathalia dan pergi ke tempat yang ia sebutkan.
__ADS_1
Dengan hati-hati ia melangkahkan kaki nya. Karena jarang didatangi, batu-batu disana memang licin. Baru beberapa langkah berjalan terdengar suara jeritan Nathalia.
"Aw...." Nathalia terpeleset dan kepalanya terbentur batu.
"Lisaaaa..." Teriak Andre khawatir.
Nathalia mulai merasa pusing akibat benturan. Benturan tersebut membuat kepala Nathalia berdarah, namun tidak terlalu parah.
"Aku kan tadi sudah bilang..." Andre mengomel.
"Kepalaku sakit Kaansa, kenapa penglihatan ku kabur ya kak? Aduh.. Kepalaku pusing sekali ..." Jerit Nathalia.
Andre menjadi sangat khawatir, dan segera mengangkat tubuh Nathalia. Andre berjalan dengan sangat hati-hati takut ia nanti juga terpeleset.
Ia membaringkan Nathalia dan pergi ke sekeliling sungai untuk mengambil tanaman obat, yang biasa digunakan penduduk sebagai obat luka.Ia segera mengobati Nathalia yang kesakitan.
"Apa Lisa bisa naik sendiri ke motor?" Tanya Andre.
"Bisa Kaansa." Jawab Nathalia.
Dengan dibantu oleh Andre, Nathalia berjalan pelan. Andre naik terlebih dahulu lalu dengan tertatih Nathalia naik.
" Pegang yang erat yah.." Ucap Andre.
"Baik Kaansa." Ucap Nathalia lemah.
Akhirnya perjalanan indah mereka harus berakhir celaka. 😢😢
**Banyak orang yang tidak mendengarkan larangan, pada akhirnya mendapat kecelakaan.
Jadi, mari kita indahkan larangan yang ada. 😊😊😊**
__ADS_1