Kepala Sekolah Kesayangan Gadis Manja

Kepala Sekolah Kesayangan Gadis Manja
Sahabat Andre


__ADS_3

Dengan semangat Nathalia bersiap-siap, rasa rindu pada orangtuanya kini akan terobati. "Aku kasih surprise kali ya buat Mama, Papa dan kak Martin?" Batin Nathalia tersenyum.


"Lisa... Udah siap belum?" Tanya Andre.


"Bentar lagi Kaansa..." Ucap Nathalia sambil merapikan bajunya.


Dengan wajah yang kecut Tania keluar dari kamar, membuat Andre menjadi bingung. Tanpa melihat Andre ia segera berlalu.


"Lisa... Cepat dong, biar kita nyampe nya juga cepat.." Pinta Andre lagi.


Nathalia akhirnya keluar, " Kaansa gak sabaran bangat sihh..." Kata Nathalia.


"Kalau kita cepat, kamu juga kan punya banyak waktu buat ketemu calon mertuaku.." Goda Andre.


"Iya deh Kaansa..." Ucap Nathalia.


"Ya udah kita turun sekarang biar sarapan dulu."Ucap Andre.


"Oke Kaansa.." kata Nathalia.


"Oh iya, Tania kenapa..? Kok kelihatannya lagi ngambek gitu.." Tanya Andre menghentikan langkahnya.


"Di dalam , tadi Tania baik-baik aja Kaansa.." Ucap Nathalia .


"Nanti deh kakak tanya langsung.." Ucap Andre kembali melangkahkan kakinya .


"Kaansa tunggu dulu bentar.." Pinta Nathalia.


"Apa lagi Lisa?" Tanya Andre.


"Nih, absen dulu .." Pinta Nathalia sambil memejamkan matanya.


Andre tersenyum dan mengabsen seluruh wajah Nathalia dengan kecupan.


"Apa masih ada yang kelewat, Lisa?" Tanya Andre.


"Ada kayaknya Kaansa.." Ucap Nathalia.


"Yang mana lagi Lisa? Kayaknya udah kakak absen semua deh.." Ucap Andre sambil mengingat bagian yang ia kecup.


"Yang kemarin boleh dipegang kok Kaansa.." Goda Nathalia.

__ADS_1


"Lisa... Jangan mulai deh, yuk kita makan." Ajak Andre.


"Boleh loh Kaansa..." Kata Nathalia lagi.


"Kakak tinggal nih..." Kata Andre.


"Iya.. iya..." Ucap Nathalia tersenyum karena berhasil menggoda Andre.


Mereka akhirnya turun, dan mendapati Tania dan Ratih telah menunggu di meja makan. Tania masih terlihat cemberut entah karena masalah apa." Ma, Tania kenapa sih?" Tanya Andre.


"Mama mana tahu, tanya sendiri dong sama adeknya.." Suruh Ratih.


"Kenapa sih dek?"Tanya Andre.


"Kakak nyebelin sih.. Pergi ke Jakarta gak ngajak Tania.." Ucap Tania kesal.


"Kan kamu sekolah dek... Nanti aja pas udah libur baru deh kita liburan kesana.." Ucap Andre.


"Beneran ya kak?" Pastikan Tania dengan semangat.


"Iya... " Jawab Andre.


"Nah, sekarang kita makan dulu ya.. Nanti malah terlambat lagi.." Usul Ratih .


"Kami berangkat ya Ma..." Pamit Andre.


"Baik sayang, hati-hati ya.." Kata Ratih.


"Kami pergi ya Tante..." Pamit Nathalia.


"Iya Nak, sampaikan salam tante sama keluarga ya.." Pinta Ratih.


"Baik tante. Bye tante.."


Ratih membalas lambaian tangan Nathalia, ia menunggu sampai mobil Andre tidak terlihat lagi.


Di perjalanan, Nathalia selalu bergelayut manja, membuat perjalanan mereka tidak membosankan. Tapi malah jadi perjalanan yang romantis. Sesekali mereka makan cemilan , Nathalia menyuapkannya pada Andre.


Setelah mereka tiba di Jakarta , segera Andre menuju tempat yang dijanjikan. Kini mereka sampai di sebuah restoran, Andre mencari sosok sahabat yang telah berpisah dengannya selama 5 tahun. Ia juga penasaran dengan kondisinya saat ini, ia masih mengenalnya atau tidak.


Lama ia mencari, matanya tiba-tiba tertuju pada sepasang orang. Sepertinya ia mengenali laki-laki tersebut. Ya.. Itu sahabat Andre, ia yakin akan hal itu.

__ADS_1


"Kita kesana.." Ajak Andre.


"Baik Kaansa..." Nathalia menuruti.


Sampai disana mereka menghampiri pasangan yang sedang duduk membelakangi arah mereka. Segera Andre menyapa sahabatnya tersebut.


"Heii Bro... Lama gak ketemu..." Sapa Andre sambil memegang pundak pria itu.


Pria dan wanita yang sepertinya adalah kekasihnya menoleh, tapi mata mereka terbuka lebar saat melihat Nathalia.


"Lia... Kamu datang kok gak bilang-bilang sama kakak sih?"


Ternyata sahabat Andre yang ia maksudkan adalah Martin, dan kini Martin sedang bersama Yuna. Benar-benar menjadi suatu takdir yang mengejutkan.


"Kak Martin, kak Yuna..." Nathalia tidak kalah heran.


"Loh, kalian saling kenal..?" Tanya Andre.


"Wahhh... Brengsek lo Ndre, adik gue lo embat juga.." Canda Martin.


"Jadi Nathalia ini adik kamu?" Tanya Andre.


"Iya lah, adik kesayanganku, dan satu-satunya." Jelas Martin.


"Sorry Bro, aku gak tahu.." Ucap Andre menggaruk kepalanya.


"Apa jangan-jangan yang Lia bilang sama kakak itu Andre?" Tanya Martin.


"Hehehe Iya kak..." Ucap Nathalia nyengir.


"Wah.. Berarti ada yang kemakan omongan sendiri dong.." Ucap Martin lagi.


"Apaan sih kak?" Tanya Nathalia pura-pura tidak tahu.


"Kan kamu yang bilang, ogah pacaran sama orang yang lebih tua." Martin mengingatkan.


"Kak Andre kan beda kak.." Ucap Nathalia.


"Beda dari hongkong.." Ucap Martin.


" Ngobrolnya sambil duduk dong biar lebih enak." Kata Yuna.

__ADS_1


Akhirnya mereka berempat pun duduk bersama dan mengobrol.


__ADS_2