
Hari yang dinantikan oleh dua keluarga telah tiba. Saat ini Yuna dan Martin sedang berdiri menyambut para tamu undangan yang datang. Beberapa jam yang lalu mereka telah terikat pernikahan, mereka telah berjanji di depan banyak orang bahwa mereka tidak akan berpisah kecuali maut tang memisahkan.
Senyum kebahagiaan terpancar dari wajah mereka berdua. Andre dan Nathalia juga menghadiri acara itu. Kini mereka berdua sedang menuju pelaminan untuk memberi selamat pada pasangan pengantin itu.
"Selamat ya kak..." Ucap Nathalia pada Yuna dan Martin sambil memberi hadiah darinya.
" Makasih ya dek.." Jawab Yuna senang.
Andre juga memberi selamat, saat ia memberi selamat Martin berbisik " Giliran kamu.." Kata Martin.
" Aku dengar loh kak" Sahut Nathalia.
"Telinga kamu peka bangat.." Kata Martin.
"Jadi kapan kalian akan bicara pada Papa?" Tanya Martin.
"Besok pagi aja deh kak, pas ngumpul bareng." Kata Nathalia.
"Kakak tunggu." Ucap Martin.
Acara memberi selamat telah selesai, tumpukan kado kini menggunung di meja yang telah disediakan. Kini saatnya untuk sesi pemotretan, secara bergantian keluarga pria dan wanita berfoto bersama pengantin. Nathalia juga tidak mau ketinggalan, ia menarik tangan Andre dan mengajaknya untuk berfoto bersama kakaknya. Setelah berfoto dalam beberapa pose, kini kedua keluarga itu berfoto bersama. Senyuman bahagia terpancar dari mereka semua.
__ADS_1
Akhirnya acara telah usai, Mereka akan pulang ke rumah. Rasa sedih kini menjalar di hati Anita dan Adrian. Kini mereka harus melepas putri tunggal mereka untuk menjalani hidup barunya.
" Kamu baik-baik disana ya Nak! Buat papa dan Mama bangga" ucap Adrian.
"Yuna..." Panggil Anita sambil berderai air mata membuat Yuna juga ikut menangis.
"Ma... Jangan gitu dong, Yuna nanti akan jadi tambah sedih jika Mama bersikap seperti ini." Adrian mencoba menenangkan.
" Ma.. Yuna pamit ya, Yuna janji akan sering mampir ke rumah " Kata Yuna.
"Iya sayang.. Jaga baik-baik keutuhan rumah tangga kalian. Mama dan Papa tidak mau mendengar kabar yang tidak baik mengenai kalian." Kata Anita.
"Baik Ma... Yuna janji tidak akan membuat kalian malu. " Janji Yuna.
" Baik, kami titip Yuna ya. Jaga dia baik-baik." Kata Adrian.
" Baik Om." Jawab Martin.
Yuna dan Martin melangkah dan masuk ke dalam mobil yang dihiasi sedemikian rupa, mereka menuju rumah Martin. Begitupun dengan Nathalia dan Andre mereka memutuskan untuk menginap selama satu malam.
Sampai di rumah, Martin menggotong istrinya menuju kamarnya. Kamar mereka dihias ala kamar pengantin. Di ranjang mereka ditaburi bunga mawar merah, dengan cahaya yang redup, suasana itu membuat Yuna gugup. Martin membaringkan Yuna , ia mulai mendekatkan dirinya pada Yuna dan mulai menempelkan bibirnya. Dan pada akhirnya mereka menghabiskan malam pertama mereka dengan penuh cinta.
__ADS_1
Pagi telah datang, sarapan telah tersedia di meja makan. Namun pasangan pengantin tak kunjung datang. Nathalia segera menuju kamar Martin untuk memanggil kakaknya.
Tok tok tok
Nathalia mengetuk pintu kamar Martin.
"Aku masuk ya kak.." Kata Nathalia lalu ia segera masuk.
Ia menatap Yuna dan Martin yang masuh asik dengan tidurnya. " Kak, bangun. Sarapan udah siap tuh." Kata Nathalia membangunkan Yuna.
Yuna kaget, lalu berkata dalam hati " Untung semalam langsung pake baju." 😆😆😆
"Kakak kesiangan ya.." Kata Yuna.
"Enggak papa kak, kita maklum kik. Semalam kakak begadang ya?" Goda Nathalia.
Yuna menjadi tersipu malu, " Maaf ya dek, kakak jadi gak bisa ikut nyiapin sarapan" Kata Yuna.
"Iya kak. Bangunin kak Martin ya kak, kami tunggu di bawah." Kata Nathalia lalu beranjak pergi.
Tak berselang waktu lama, Yuna dan Martin datang dengan keadaan seperti kurang tidur. Maklumlah pengantin baru 😁😁
__ADS_1
Nathalia berniat akan memberitahukan tentang hubungannya dan Andre setelah selesai sarapan.