Kepala Sekolah Kesayangan Gadis Manja

Kepala Sekolah Kesayangan Gadis Manja
Sarapan


__ADS_3

"Apa menu sarapan pagi ini?" Tanya Ratih yang datang ke dapur melihat kegiatan mereka.


"Tumis kangkung dan ikan goreng tante" Sahut Nathalia.


"Ngapain nyahut-nyahut? Kayak kamu yang masak aja" Ucap Andre kesal.


"Aku kan ikut bantu-bantu.."


"Bantu nyusahin maksudnya?" sindir Andre membuat Nathalia merasa malu.


"Jangan gitu dong Andre, dia kan hanya tidak biasa melakukannya" Ucap Ratih dengan nada lembut.


"Ya, masa cuman ngiris bawang aja gak bisa Ma?" Kata Andre kesal.


"Nah, itu tugas kamu, mengajari Nathalia sampai dia bisa masak." Suruh Ratih.


"Ogah Ma" Ucap Andre singkat membuat Nathalia menoleh kesal.


"Bilang apa barusan?" Tanya Ratih sambil menjewer telinga Andre.


"Aduh Ma , lepasin dong sakit tahu ma" Ringis Andre memegangi telinganya yang kini sudah memerah.


Melihat hal itu Nathalia dan Tania tertawa terbahak-bahak melihat penderitaan yang dialami Andre.


"Gak usah ketawa, ini semua gara-gara kamu" Keluh Andre.


"Andre..." Panggil Ratih hendak menjewer Andre lagi.


"Iya.. iya... Ma. Aku ajarin" Ucap Andre membuat Nathalia tersenyum mengejek.


"Satu lagi, Nathalia akan tinggal di rumah kita." Ucap Ratih.


"Loh, gak bisa gitu dong Ma, dia kan punya tempat yang disediakan." Kata Andre tidak terima.


"Kan kasihan dia tinggal sendiri " Ucap Ratih lagi.

__ADS_1


"Sudah jadi nasib dia." Ucap Andre ketus.


"Dia tinggal disini atau ibu yang akan menemani Nak Nathalia tinggal di rumahnya." Ucap Ratih memberi pilihan yang mempersulit Andre.


"Ok. Dia tinggal disini. Tapi apa warga akan menerima keputusan mama?" Ucap Andre memberi pilihan dan bertanya berharap agar ada celah untuk menolak Nathalia tinggal di rumahnya.


"Masalah itu, mama akan membicarakannya pada kepala desa kita" Jelas Ratih.


"Baiklah , terserah mama." Ucap Andre menyerah.


"Ya sudah, kalian mandi gih! Biar mama yang nyiapin di meja makan" Suruh Ratih.


"Baik ma." Ucap Andre lalu pergi ke kamarnya.


"Permisi tante" Pamit Nathalia lalu pergi bersama dengan Tania.


Makanan telah tersedia di meja makan, Ratih telah duduk menunggu mereka yang tengah mandi.


Selesai bersih-bersih Andre, Tania, dan Nathalia turun ke bawah menuju meja makan. Rasa segar mereka rasakan ketika mereka selesai mandi.


"Nak Nathalia duduk di samping Andre aja.."


Nathalia menoleh ke arah Andre seolah-olah meminta persetujuan, tapi orang yang dipandang hanya diam tanpa menoleh.


Nathalia segera duduk dan menggeser kursinya menjauh dari Andre.


"Sini tante biar aku yang ambilin" Pinta Nathalia yang melihat Ratih hendak mengambil nasi .


Ratih memberikan piringnya pada Nathalia, dengan segera Nathalia mengambil nasi dan memberikan kembali pada Ratih.


"Bisa ngambil nasi ternyata.. Aku pikir makan juga harus disuapin." Ejek Andre.


"Mau aku ambilin juga?" Tanya Nathalia tidak menghiraukan ejekan Nathalia.


"Bisa sendiri" Ucap Andre.

__ADS_1


"Ayo sarapan, nanti terlambat, ini kan hari pertama kamu masuk" Ucap Ratih mengingatkan.


"Baik tante."


****


"Andre mana? kok gak kelihatan. " Tanya Nathalia.


"Cie... Kangen ya kak?" Goda Tania.


"Apaan sih Tania.. Aku cuman penasaran aja" Ucap Nathalia malu.


"Kak Andre sudah berangkat kerja kak"


"Oh gitu yah" Ucap Nathalia.


"Kalian berangkat sama-sama saja " Suruh Ratih yang takut mereka akan terlambat jika terus mengobrol.


"Iya kak, kita berangkat bareng aja." Ajak Tania.


"Naik apa?" Tanya Nathalia.


"Kita naik motor kak, aku yang boncengin "


"Memang kamu bisa naik motor?" Tanya Nathalia.


"Bisa dong kak.."


"Tapi nanti rambut kita kusut dong" Keluh Nathalia.


"Tenang aja kak, sekolahnya dekat kok. Lagian kan bisa nanti disisir lagi." Usul Tania.


"Iya deh, kakak ikut."


"Kami berangkat ya Ma" Pamit Tania dan mencium tangan Ratih.

__ADS_1


Nathalia juga melakukan hal yang sama, lalu pergi berangkat bersama Tania.


__ADS_2