
Nathalia sedang menikmati kenyamanan saat Andre sedang mengajarinya mengiris bawang. Tapi sesaat kemudian Nathalia dibuat kaget oleh Andre.
"Malah bengong, kamu ngerti gak?" Tanya Andre.
"Nge..eerti kok" ucap Nathalia grogi.
"Ya sudah, sekarang lanjutin..!" Perintah Andre.
"Aduh gimana nih, aku kan tadi gak perhatiin.." Pikir Nathalia.
Belum melakukan yang diperintahkan Andre, Hp milik Nathalia berbunyi menandakan ada panggilan masuk.
"selamat , selamat..." Batin Nathalia.
"Aku angkat telpon mamaku dulu yah...!" Pinta Nathalia.
Andre hanya diam tanpa menjawab dan melanjutkan mengiris bawang, karena mereka akan batal sarapan jika harus menunggu Nathalia selesai menelpon.
Nathalia melangkahkan kakinya ke ruang tengah dan mengangkat telepon tersebut.
"Halo mama sayang" Sapa Nathalia.
"Halo, Lia. Kamu sudah sampai?"
"Sudah ,ma. Aku nyampe kemarin sore." Jelas Nathalia.
"Trus kenapa tidak beritahu mama dan papa, kakak kamu juga cemas tahu. Mana HP kamu tidak bisa dihubungi lagi!" Keluh Tiara.
"Maaf mama, aku non aktifkan HP ku karena mau ngecas ma." Jelas Nathalia.
"Tapi kan bisa, kabarin kami dulu." Ucap Tiara memelas.
"Aku minta maaf mama sayang" Pinta Nathalia.
"Tapi kamu baik-baik saja kan sayang?" Tanya Tiara dengan nada khawatir.
"Iya ma. Aku baik-baik saja." Ucap Nathalia.
__ADS_1
"Gimana tempatmu disana?"
"Hufff. Rumahku kecil dan jorok ma, belum aku bersihkan." Keluh Nathalia.
"Trus, kamu nyaman tidurnya?" Tanya Tiara antusias.
"Nyaman bangat ma?" Jawab Nathalia semangat.
"Kok bisa? Kamu kan paling gak suka tempat kotor, apalagi kecil." Tanya Tiara penasaran.
"Aku nginap di rumah mewah ma"
"Tapi kamu tadi bilang tempatmu kecil. Ini maksudnya gimana sih Lia?" Tanya Tiara bingung.
"Aku nginap di rumah tetangga aku ma. Namanya tante Ratih, orangnya baik Ma. " Jelas Nathalia.
"Oh ya. Syukurlah sayang, kamu ada teman disana."
"Iya Ma. Aku lihat kalian seumuran deh Ma, tante Ratih punya dua anak, satu putra dan satu putri." Ucap Nathalia.
"Iya Mama. Mama mau bicara sama tante Ratih? Kebetulan tante Ratih ada disini.." Kata Nathalia menawarkan.
"Boleh sayang, sekalian mama mau mengucapkan terimakasih pada Bu Ratih." Ucap Tiara.
Nathalia memberikan Handphone miliknya pada Ratih yang baru saja datang dari kamarnya.
"Siapa?" Tanya Ratih setengah berbisik sambil meraih HP Nathalia.
"Ini mama aku mau bicara sama tante" Tutur Nathalia.
"Baiklah." Ucap Ratih lalu mendekatkan HP tersebut ke telinganya.
Nathalia dan Tania pergi meninggalkan Ratih dan Tiara berbicara melalui telepon. Mereka pergi menyusul Andre yan sedang menyiapkan makanan.
"Halo bu Ratih" Sapa Tiara.
"Halo bu, dengan ibu siapa yah?" Tanya Ratih yang belum tahu nama Mama dari Nathalia.
__ADS_1
"Perkenalkan bu, nama saya Tiara Mama dari Nathalia." Ucap Tiara memperkenalkan.
"Oh bu Tiara yah? Saya Ratih tetangga Nathalia di desa Kemuning ini" Jelas Ratih.
"Iya bu. Nathalia tadi sudah memberitahukannya pada saya. Nathalia gimana disana bu?" Tanya Tiara.
"Sepertinya dia anak yang manja ya bu?"
"Iya benar sekali bu. Mulai dari kecil dia memang tidak biasa mengerjakan pekerjaan rumah" Ucap Tiara.
"Ohhhh. Pantasan bu. Dia sepertinya kurang suka dengan tempat yang disediakan untuknya." Ucap Ratih.
"Maaf ya bu, Nathalia pasti merepotkan ibu kan? Kami kurang baik mendidiknya, dan selalu menuruti keinginannya, makanya dia menjadi anak yang manja sekarang." Kata Tiara dengan nada kecewa.
"Tidak apa-apa bu, saya akan menjaga dan mengajarinya agar tidak menjadi anak manja lagi disini. Apalagi di desa ini, kita dituntut harus bisa melakukan semuanya. " Jelas Ratih.
"Trimakasih loh bu. Kami titip Nathalia ya bu" Pinta Tiara.
"Baik bu, saya akan anggap Nathalia seperti putri saya sendiri. Dan jika memang dia tidak suka tinggal di tempat itu, dia bisa tinggal di rumah kami, sekalian biar rame bu" Ucap Ratih.
"Wah, ibu benar-benar baik sekali. Sekarang kami disini bisa merasa lega, Nathalia dipertemukan dengan orang sebaik ibu." Puji Tiara.
"Ah, ibu bisa aja."
"Kalau ada waktu, kita bisa bertemu kan bu? Saya tidak sabar bisa bertemu dengan bu Ratih" Ucap Tiara.
"Baiklah bu, jika ada waktu kita atur saja pertemuannya." Ucap Ratih.
"Baik bu. Sekali lagi trimakasih bu. Kami titip Nathalia ya bu..! Jika dia buat masalah , bilang saja pada kami bu." Kata Tiara.
"Baik bu. Pasti Nathalia tidak akan buat masalah kok bu." Tutur Ratih.
"Kalau gitu baik lah bu, saya tutup teleponnya ya bu" Ucap Tiara.
"Baik bu." Jawab Ratih.
Nada sambungan telepon berakhir pun terdengar, Ratih menyusul anak-anak nya ke dapur.
__ADS_1