
Hawa sejuk menemani suasana menenangkan yang dirasakan oleh Nathalia dan Andre. Kini mereka sedang duduk di rumah pohon dan memandang sekeliling. " Kak, disini benar-benar nyaman ya.." Ucap Nathalia.
"Itulah sebabnya aku sangat menyukai suasana di desa. Dan aku berharap suatu saat akan tetap tinggal disini sampai hari tua." Jelas Andre.
"Iya kak. Dulu aku bahkan tidak ingin mendengar apapun tentang desa." Ucap Nathalia.
"Jadi sekarang sudah suka nih?" Tanya Andre.
"Iya kak. Ternyata tidak seburuk yang kubayangkan. " Ucap Nathalia.
"Makanya, jangan menilai dulu sebelum kamu tahu yang sebenarnya." Andre mengingatkan.
"Baik kak." Ucap Nathalia.
Andre tersenyum ke arah Nathalia, ia terus memandangi wajah indah Nathalia yang sedang tersenyum manis." Cantik." Ucap Andre lirih.
"Apa kak..?" Tanya Nathalia.
"Gak ngomong apa-apa kak?" Sangkal Andre.
"Ihhh kakak, tadi kakak bilang sesuatu kok." Nathalia terus meminta.
"Kakak yakin kamu salah dengar deh.." Ucap Andre.
"Kakak nyebelin bangat sih.." Keluh Nathalia.
"Jangan marah dong.." Pinta Andre.
__ADS_1
Nathalia hanya diam dan memalingkan wajahnya dari Andre. Ia mengerucutkan bibirnya membuat Andre merasa sangat gemas. " Lia..." Panggil Andre , tapi tidak dihiraukan oleh Nathalia.
"Lihat kakak bentar saja.." Pinta Andre memelas.
Nathalia menoleh malas, dan jarak wajah mereka kini sangat dekat, sebab Andre mendekatkan dirinya pada Nathalia.
Mereka berdua terdiam tanpa mengubah jarak, mereka saling bertatap. Entah dapat dorongan darimana tiba-tiba saja, cup... Andre mencium bibir Nathalia sekilas secara mendadak. Mata Nathalia melotot kaget, dan memalingkan wajahnya yang kini memerah. Segera Nathalia turun dari rumah pohon tersebut dengan tergesa-gesa.
Tersadar dengan situasi yang terjadi, Andre segera menyusul Nathalia." Hati-hati Lia, ntar kamu jatuh.." Seru Andre.
Nathalia tidak menghiraukan dan terus berlari, entah marah atau tidak, Andre tidak mengetahui perasaan Nathalia saat ini.
" Lia.. Kamu kan tidak tahu jalan pulang..." Seru Andre.
Nathalia tiba-tiba berhenti, benar apa yang dikatakan Andre. Nathalia tidak akan tahu jalan menuju rumahnya. Sebab saat hendak ke tempat itu, Andre memberi penutup mata karena ingin menjadikan rumah pohon sebagai suprise.
Nathalia hanya diam dan menunduk, ia tak sanggup bertatapan lagi dengan Andre. Ia begitu sangat merasa malu.
"Lia..." Panggil Andre, tapi tidak dihiraukan.
"Kakak minta maaf ya.. Kakak telah lancang menciummu." Pinta Andre dengan penuh merasa bersalah.
"Kakak tidak salah kok. Aku gak suka karena kakak gak bilang-bilang , main terobos aja." Ucap Nathalia kesal.
"Jadi , kalau kakak minta izin, kamu gak marah?" Tanya Andre.
"Marah lah kak. " Ucap Andre lagi.
__ADS_1
"Tadi katanya gak suka karena aku main terobos aja. " Ucap Andre.
"Kita kan gak punya hubungan kak.." Kata Nathalia.
"Ya udah kita sah kan aja.." Ajak Andre.
"Kakak apaan sih? Kita pulang sekarang." Nathalia mulai merajuk.
"Kalau kakak gak mau gimana?" Andre menolak.
"Aku pulang sendiri aja kalau gitu. " Ancam Nathalia.
"Nanti tersesat loh.." Andre menakut-nakuti.
"Biarin.." Nathalia tidak mau kalah dan pergi meninggalkan Andre.
"Tunggu Lia..." Andre kembali mengejar Nathalia.
Andre berlari mengejar Nathalia dan menarik keras tangan Nathalia. Hal tersebut membuat Nathalia tertarik ke pelukan Andre.
" Maaf kakak tidak sopan padamu." Lagi-Lagi Andre sangat merasa bersalah.
"Aku gak marah kok kak. Sebenarnya aku cuman merasa malu aja kak. Ini pertama kalinya aku melakukan hal itu." Ucap Nathalia jujur dan menundukkan kepalanya .
Andre menarik dagu Nathalia hingga bertatapan kembali dengannya. Nathalia berusaha mengalihkan pandangannya, tapi digagalkan oleh Andre. Mata mereka kembali bertatap, karena telah terbawa suasana, Nathalia memejamkan matanya. Dan segera ia melancarkan aksinya. Ia segera mencium bibir Nathalia . Mereka yang baru pertama kali berciuman terlihat kaku dalam melakukannya.
Setelah merasa puas, mereka kembali ke rumah dengan perasaan yang penuh bahagia.
__ADS_1