
"Eh, kamu ngapain disini?" Tanya Nathalia yang kaget melihat Andre yang berdiri di depannya yang tadinya hendak masuk ke dalam kamar mandi.
"Justru aku yang harus nanya, ngapain di rumah ku?" Tanya balik Andre.
"Mimpi bangat sih punya rumah sebesar ini. Bentar ya, aku laporin ke majikan kamu." Ancam Nathalia.
"Laporin sana ! Aku gak takut.." Tantang Andre.
"Oke. Lihat aja ya...! Bentar lagi kamu nakal di pecat dari sini.." Ucap Nathalia.
"Terserah..!" Ucap Andre mengikuti Nathalia yang melangkah mencari Ratih.
"Tante....!" Panggil Nathalia.
"Ada apa nak? " Tanya Ratih yang bingung melihat Nathalia yang berteriak memanggil.
"Tante... Tukang kebun tante kurang ajar.." Ucap Nathalia kesal.
"Tante tidak punya tukang kebun ..." Ucap Ratih bingung dengan apa yang dikatakan Nathalia.
"Ini..." Tunjuk Nathalia pada Andre.
"Memangnya dia kenapa?" Tanya Ratih.
"Dia masuk kamar mandi sembarangan. Pecat aja tante! " Tuduh Nathalia.
"Andre ini anak sulung tante , nak ." Ucap Ratih.
"Apa..??" Tanya Nathalia terkejut campur malu.
"Kenapa kaget gitu? Sekarang mau ngomong apa lagi?" Tanya Martin memojokkan.
"Trus kenapa kemarin kamu kerja nya di sawah yang penuh lumpur?" Tanya Nathalia.
"Memang nya salah?" Tanya Nathalia.
"Heran aja, punya rumah mewah gini, tapi kerjanya di sawah" Ucap Nathalia judes.
__ADS_1
"Andre orangnya memang pekerja keras nak" Jelas Ratih.
"Oh gitu ya tante. " Ucap Nathalia malu.
"Urusannya sudah selesai kan? Pulang sana!" Usir Andre.
"Jangan gitu dong nak, kan kasihan. Masa kamu usir.." Ucap Ratih.
"Bukannya ngusir Ma, tapi aku yakin dia belum selesai membersihkan rumahnya." Tebak Andre.
"Gimana mau selesai, kotornya minta ampun." Ucap Nathalia.
"Malah curhat..." Ucap Andre.
"Beresin nya besok aja, nak. Sekarang kamu ambil baju ganti kamu, lalu mandi dan menginap disini saja. Besok bari deh kalian bersih-bersih. Nanti kamu dibantu Tania." Jelas Ratih.
"Beneran tante.." Tanya Nathalia senang.
"Iya. Oh iya, tadi kalian belum sempat kenalan. Kalian kenalan dulu!" Suruh Ratih.
"Hai kak, namaku Tania, aku juga sekolah di SMA Kemuning, dan kakak akan jadi guru baruku besok." Tutur Tania sambil mengulurkan tangannya.
"Andre, kamu juga dong" Suruh Ratih.
"Andre" Ucapnya singkat masih melipatkan tangannya di dada.
"Ih, kamu gak sopan ndre" ucap Ratih tidak suka perbuatan anaknya.
"Andre" Ucapnya mengulurkan tangannya.
"Nathalia " Sambut Nathalia.
"Udah tahu" Sahut Andre jutek.
"Kamu ini ndre. Tania, sekarang kamu temanin Nathalia ke rumahnya ambil baju ganti." Suruh Ratih.
"Iya ma, kami pergi bentar yah" Pamit Tania.
__ADS_1
"Iya nak"
"Permisi tante" Izin Nathalia.
Tania dan Nathalia pergi ke rumah sebelah untuk mengambil baju ganti dan perlengkapan . Karena Nathalia akan menginap di rumah Andre, berhubung hari sudah semakin gelap.
"Ma, kenapa disuruh menginap sih?" Tanya Andre.
"Kamu kenapa sih sayang? gak biasanya kayak gini" Tanya Ratih.
"Mama gak lihat sikapnya? Dia itu gadis sombong ma" Ucap Andre.
"Jangan menilai sisi buruknya dulu sayang, mama yakin dia itu gadis yang baik" Ucap Ratih.
"Iya ma" Jawab Andre menyetujui.
"Ya sudah, kamu mandi gih." Suruh Ratih.
"Baik Ma" Ucap Andre.
Akhirnya Nathalia menginap di rumah Andre. Dia tidur di kamar Tania, kamar yang menurut Nathalia sangat indah.
Kamar Tania dipenuhi poster group BTS, membuat Nathalia yang juga seorang Army merasa senang dikelilingi poster idolanya.
"Ah, betapa indahnya kamar ini" Sahut Nathalia.
"Kakak suka BTS juga?" Tanya Tania.
"Iya... Walaupun umur kakak sudah 25 tahun, bukan penghalang buat ngefans sama BTS." Ujar Nathalia.
"Sama dong kak" Jawab Tania.
"Seandainya aku bisa selalu menginap di rumah ini" Ucap Nathalia yang merasa nyaman di rumah itu.
"Nanti aku bilanginin mama ya kak" Ucap Tania.
"Makasih dek" Ucap Nathalia merasa senang dengan apa yang dikatakan Tania.
__ADS_1
Karena tidur di tempat yang begitu nyaman, Nathalia cepat tertidur lelap dan terhanyut dalam mimpi indahnya.