Kepala Sekolah Kesayangan Gadis Manja

Kepala Sekolah Kesayangan Gadis Manja
Mie Ayam


__ADS_3

Waktu cepat berlalu, namun Nathalia tidak pernah merasa kesepian. Setiap malam Tania selalu menemaninya, sedangkan Andre akan selalu menghubunginya.


Nathalia terkadang makan makanan yang Andre siapkan. Terkadang juga Nathalia memasak dan gantian memberikannya untuk Andre.


Saat ini, Ratih baru pulang dari pasar, ia membawa belanjaan dan juga mie ayam.


Ia meletakkan belanjaan di dapur, lalu memanggil seisi rumah ke teras rumah. Saat semua berkumpul, Ratih menyuruh Tania “ Tania.. Panggil Nathalia gih, biar kita makan sama-sama.” Suruh Ratih.


“Kalau Tania panggil, nanti dilaporin lagi.” Sindir Tania melirik Marsya.


“Kita kan makan di teras ini.. Warga juga pasti lihat kok kalau mereka gak ngapa-ngapain” Kata Ratih.


“Siap Ma, Tania mah dengan senang hati manggilnya. Iya kan kak Andre.” Tania memastikan.


Marsya duduk dengan malas, ia juga terlihat lelah dan pucat.


“Kamu sakit Sya?” Tanya Ratih.


“Ehh, enggak kok tante. Mungkin Marsya hanya kecapekan” Ucap Marsya seperti menyembunyikan sesuatu.


Marsya menatap Andre, berharap Andre memberi perhatian. Namun Andre tidak menggubrisnya sama sekali. Yang ia tahu, ia akan makan mie ayam bersama Nathalia.


"Kak Liaaaa..." Teriak Tania.


"Ada apa sih dek? Kenapa teriak-teriak gitu?" Tanya Nathalia.


"Hehehe.. Maaf kak, saking semangatnya jadi teriak deh.." Nyinyir Tania.


"Emangnya ada apa?" Tanya Nathalia.

__ADS_1


"Kita ke rumah yuk kak, mamam tadi bawa mie ayam dari pasar."


"Kakak pengen bangat sih, tapi nanyi Marsya malah ngadu lagi." Kata Nathalia.


"Enggak bakal kok kak, soalnya kita kan makannya di teras." Ucap Tania.


"Kalau gitu mah, yuk serbuuuuu" Kata Nathalia senang lalu berjalan mendahului Tania.


"Kakak... Tungguin dong.." Rengek Tania.


"Tante..." Sapa Nathalia.


"Silakan duduk nak Lia, kita makan mie ayam bersama. " Ajak Ratih.


"Siap tante..." Ucap Nathalia semangat.


"Kak Lia cepat bangat sih.." Kata Tania.


Tania dan Nathalia mempersiapkan mie ayam tersebut, menuangkannya pada mangkok yang telah dipersiapkan. Kini mereka sedang asik menikmatinya, Andre yang melihat Nathalia yang lahap memakannya, mengambil daging ayam yang ada pada mangkoknya dan menaruhnya ke mangkok milik Nathalia.


" Makasih kakak..." Ucap Nathalia merasa senang.


"Iya, dihabiskan ya.." Kata Andre.


"Pastinya kak..." Jawab Nathalia melanjutkan makanannya.


Saat Mereka telah selesai menyantap mie ayam tersebut, rasa puas terlihat di wajah Nathalia.


“ Ahh, enaknya...” Puji Nathalia.

__ADS_1


“Mau nambah lagi?” Tanya Andre.


“Emangnya masih ada kak?” Tanya Nathalia polos.


“Kapan-kapan kita beliin lagi ya..” Kata Andre.


“Yah, kakak.. Kirain masih ada.” Ucap Nathalia kecewa.


Saat mereka sedang berbincang, seorang wanita paruh baya bersama seorang pemuda datang bersamaan. Marsya terlihat sangat kaget melihat kedatangan orang itu.


“Mama...” Ucap Marsya ketakutan.


Semua mata memandang ke arah wanita yang Marsya panggil sebagai Mama.


“Ehh... Jeng Yanti...” Sapa Ratih sambil menyambutnya dengan pelukan.


Nathalia hanya bingung, sebab ia tidak mengenali siapa orang yang datang tersebut.


"Lama tidak bertemu ya jeng.." Kata Yanti.


"Iya, mari masuk Jeng.." Ajak Ratih.


Marsya terlihat semakin resah, entah apa yang ia pikirkan. Pemuda yang datang bersama Yanti, menatap Marsya kesal. Namun ia ikut masuk ke dalam rumah. Nathalia menghentikan Andre yang juga hendak masuk ke dalam.


" Mereka siapa Kaansa? " Tanya Nathalia penasaran.


"Itu tante Yanti, Mama nya Marsya, yang pemuda itu, aku tidak mengenalinya." Jelas Andre.


"Oh gitu ya." Nathalia memangut-mangut.

__ADS_1


"Iya.. Kita ke dalam ya.." Ajak Andre.


"Baik Kaansa." Jawab Nathalia.


__ADS_2