
" Katanya,kita harus melakukan senam kasur " Ucap Rehan
" Apaa,mama kasih saran seperti itu " Tanya Putri kaget
" Iya,dulu mama sama papa juga gitu " Ucap Rehan
" Gimana kamu mau,sayang " Tanya Rehan meminta persetujuan dari Putri terlebih dahulu
" Aku mau Mas,sudah lama kita tidak melakukan itu " Ucap Putri dengan malu malu pipinya langsung berubah merah karena ucapan nya barusan
Rehan memang sudah lama tidak melakukan itu ke Putri,karena Rehan kasihan dengan Putri yang akan merasa kelelahan saat selesai melakukan hubungan suami.
Jadi Rehan memilih untuk mehan hasrat nya,sudah hampir satu Minggu Rehan tidak melakukan
kegiatan panas dengan Putri.
Kali ini Rehan akan melakukan senam kasur untuk yang terakhir,sebelum Putri dalam masa nifas.Ini juga untuk membantu jalan lahir bayi.
" Kamu yakin sayang " Tanya Rehan memastikan
" Iya mas " Ucap Putri menganggukan kepala
Saat sudah mendapatkan ijin,Rehan langsung mencium bibir Putri dengan sangat rakus tapi penuh dengan kelembutan yah.
Rehan jongkok dan ia menyilang kan rok yang dipakai Putri ke atas dan membuka kain yang menutupi apem milik Putri.Rehan membuah dengan sembarang arah,Rehan langsung mengarah kepalanya ke arah apem dan melahao dengan rakus.
Lidah Rehan bermain dibagian apem milik Putri,untuk memberikan sensasi kenikmatan terlebih dahulu sebelom memasukan tongkatnya ke dalam.
Putri mulai mengeluarkan suara suara merdu,Rehan memakin liar saat mendengar suara merdu Putri, Jarinya pun ikut bermain dibawa sana.Tidak terasa justru Putri menekan kepala Rehan untuk lebih dalam lagi,lima belas menit Rehan bermain dibawah Putri sudah mengeluarkan lahar.
" Aargh,mas berapa lama lagi,aku sudah tidak tahan " Ucap Putri yang sudah mendapat kenikmatan
" Sebentar lagi sayang,kalau mau keluar keluarkan saja " Ucap Rehan dengan tiga jari bermain di bawah sana
" Ahh,mass...." Des4h Putri terus memenuhi ruangan itu
" Mas akan memulai nya " Ucap Rehan sudah berdiri
" Lakukanlah" Ucap Putri dengan wajah penuh hasrat
Perlahan Rehan membaringkan tubuh Putri dengan posisi terlentang,Rehan juga membuka kedua kaki Putri untuk mempermudah untu Rehan masuk.
Terpampang lah lembah berbulu,tapi tidak ada bulu lagi pasalnya sudah dicukur oleh Rehan.Rehan yang melihat itu hasta nya langsung memucak untuk memasukan tongkat ajaibnya ke dalam.
Rehan pun memasukan miliknya ke dalam sekali hentakan,Rehan menggoyangkan pinggul nya perlahan agar Putri tidak merasa kesakitan.Setengahn jam sudah mereka berbagi keringat dan kehangatan,Rehan berbaring di samping Putri dengan nafas memburu akibat kegiatan panas.
" Mas ko sudah selesai" Ucap Putri melirik ke arah Rehan
" Iya,mas melakukan dengan cepet takut kamu kecapean sayang.Kan kamu akan melahirkan nanti " Ucap Rehan mengelap keringat yang ada di dahi Putri
__ADS_1
" Tapi aku masih ingin Mas,lakukan lagi yah " Ucap Putri dengan wajah memohon
" Kamu gak capek,atau sakit sayang " Tanya Rehan
" Tidak, ayok lakukan lagi " Ucap Putri menyentuh dada Rehan membuat hasrat Rehan muncul kembali
" Baiklah,mas akan melakukan lagi.Jangan salahkan mas kalau kamu kecapean " Ucap Rehan mencium dan meremas bukit kembar
" Ehem "
Kali ini Rehan melakukan dari belakang, Putri berbaring kesamping kegiatan panas itu terulang kembali.Bahkan kali ini Rehan melakukan sedikit mempercepat irama maju mundur nya.
Putri kembali mengeluarkan des4h demi des4han akibat ulah Rehen.Untung ruangan itu kedap suara kalau tidak orang yang ada diluar bisa mendengar suara Putri.
Kegiatan panas sudah selesai,Rehan membantu Putri untuk memakai bajunya kembali.Rehan juga membersihkan diri dikamar mandi yang ada di ruangan itu.
Putri yang sedikit merasa kelelahan ia memilih memejamkan mata,tadi tidak tidur.Lima belas menit kemudian Rehan keluar dan mengahampiri Putri.
" Sayang " Ucap Rehan
" Iya mas,aauh mas perutku sakit sekali " Ucap Putri
" Apa jangan-jangan kamu mau melahirkan" Ucap Rehan panik
" Mas sakit " Ucap Putri kesakitan
" Sabar sayang,mas panggilan dokter" Ucap Rehan ia langsung keluar
" Putri mau melahirkan Mah " Ucap Rehan panik
" Panggil dokter cepetan" Ucap Mama Raena dan langsung masuk ke dalam
Dokter yang menangani persalinan Putri sudah berada di ruangan Putri.Saat dicek semuanya sudah lengkap untuk menjalani persalinan.
Putri langsung dibawa ke ruangan bersalin,Rehan selalu menggenggam tangan Putri untuk memberikan kekuatan.
Satu jam proses kelahiran anak kedua Rehan.Alhandulillah semua berjalan dengar lancar keadaan Putri maupun anak kedua Rehan sangat baik.
Karena Putri sangat kelelah ia langsung tertidur saat selesai melahirkan.Rehan mengendong bayi cantik itu keluar untuk menemui keluarga nya.
" Bagaimana keadaan Putri,Nak " Tanya Bu Erna
" Putri baik Oma,hanya kelelahan jadi dia sedang tidur " Ucap Rehan
" Syukurlah" Ucap Bu Erna
" Ahh cucu cantiknya Oma " Ucap Raena mengambil bayi mungil itu kedalam gendongannya
" Dia cantik sekali, seperti Mama nya " Ucap Oma Reana mencium wajah mungil itu
__ADS_1
" Sayang lihat lah,asik mu sangat cantik.Sekarang kamu sudah menjadi kakak " Ucap Raena menunjukannya ke Raynad
" Iya cantik, seperti Mama " Ucap Raynad
" Sekarang Raynad dipanggil kakak,kan sudah punya adek " Ucap Oma Raena
" Iya Oma " Ucap Raynad
Mereka pun masuk ke dalam ruangan Putri, Putri masih tertidur sangat lelap.Raynad terus berada disamping adiknya itu,mungkin Raynad merasa senang mempunyai adik.
Tapi meskipun merasa senang tetap saja wajah Raynad tidak berubah,entah ia sedang sedih atau bahagia ekspresi wajahnya tetap datar.
" Namanya siapa " Tanya Oma Raena
" Namanya,*Alina Dairah Putri* " Ucap Rehan
" Nama yang cantik, seperti orang ya " Ucap Oma Raena
Anak kedua dari Rehan dan Putri,diberina mana Alina Dairah Putri.Rehan sengaja menambah nama Putri dibelakang nya.
Arti dari Alina Dairah Putri
Alina. ; Dari Surga
Dairah ; Lemah lembut
Putri. ; Perempuan
Jadi artinya Perempuan lemah lembut dari surga Nama yang indah penuh dengan makna,sesuai dengan wajah cantik yang dia punya.
Kabagiah keluarga Rehan sudah lengkap dengan datangannya bidadari cantik dalam keluarga mereka.Rumah kembali ramai dengan suara tangisan bayi.
Alina sangat berbeda dengan waktu Raynad bayi,Alina jarang sekali menangis ditengah malam.Dulu waktu Raynad bayi Rehan mau pun Putri terus bergadang,tapi kali ini mereka jarang bergadang.
Alina menangis setiap jam 1 dan jam 4 ,saat merasa lapar.Seterusnya dia tidur sampai pagi,jadi kali ini Rehan baik Putri tidak merasa kecapean mengurus Alina.
Sejak kelahiran Alina,Rehan sudah menyiapkan pengasuh untuk Alina.Putri juga tidak merasa keberatan dengan hal ini.
Orang kaya masing-masing anak mempunyai pengasuh sendiri sendiri.Kesibukan Putri kali ini hanya melayani Rehan dan membuat makanan untuk Raynad dan Rehan.
Setiap pagi Putri akan menyiapkan makan untuk dua laki-laki yang dia sayangi.Karena urusan Alina maupun Raynad sudah di urus oleh pengasuhnya,jadi Putri merasa bosan dan memutuskan kalau makanan mereka Putri yang siapkan sendiri.
Entah kenapa Rehan merasa setalah kelahiran anak kedua, Putri semakin hari semakin cantik.Meskipun sudah memiliki dua anak,badan Putri tidak berubah sama seperti saat dia masih gadis.
Rehan tidak bosan-bosan memuji kecantikan istrinya ini.Bahkan semakin hari mereka bedua semakin romantis,seperti pengantin baru saja.
Wajar tubuh Putri terlihat bagus karena, Putri sangat merawat bentuk tubuhnya.Ia sadar kalau dia harus merawat bentuk tubuh dan wajahnya agar terlihat awet muda,karena banyak sekali wanita yang berusaha mendekati suaminya.
Jadi Putri harus pintar-pintar untuk merawat diri dan menjaga Suaminya dari wanita wanita gatel,apa lagi dengan yang namanya pelakor.
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan vote ya,terus dukung author