Kepincut Bos Sendiri

Kepincut Bos Sendiri
97


__ADS_3

Malam ini akan mereka habiskan untuk berdua, seperti orang yang sedang pacaran.


Pasalnya Putri dan Rehan tidak merasa pacar seperti umum nya.Dulu saat mereka baru merasakan bunga bunga cinta,Rehan melakukan kesalah besar membuat mereka harus berpisah sementara.


Tapi sekarang mereka sudah menyatu dengan rasa sayang yang sangat besar diantar mereka berdua.Mereka sudah berjanji tidak akan meninggalkan satu sama lain, apapun rintangan yang akan mereka alami.Kecuali mau yang akan memisahkan mereka berdua.


Rehan membawa Putri ke sebuah Restoran yang ada di tengah danau,Rehan sudah mempersiapkan sesempurna mungkin agar Putri merasa bahagia.


" Mas, sebenarnya kamu mau makan malam dimana.Ko dari tadi belum sampai sampai juga " Tanya Putri bingung sudah setengah jam jalan tapi belom juga sampai tujuan


" Sabar sayang,bentar lagi sampai ko " Ucap Rehan


Besar saja apanyabg dikatakan Rehan,butuh lima menit mereka sudah sampai di tempat tujuan.


Tapi Rehan harus menutup mata Putri terlebih dahulu.


" Mas,kenapa harus tutup mata segala " Tany Putri protes


" Sudah menurut saja sayang " Ucap Rehan


" Tapi aku gak bisa lihat jalan,Mas " Ucap Putri


" Nanti,Mas yang nuntun kamu sayang " Ucap Rehan


Rehan turun dan membukakan pintu untuk Putri,Rehan mengandeng tangan Putri.


Putri menerima tangan Rehan,perlahan Rehan menuntun Putri untuk masuk ke sebuah Restoran.


" Mas jangan sampai aku jatuh yah " Putri memperingatkan Rehan


" Iya sayang " Rehan


" Nah sekarang kamu angkat kaki kamu pelan-pelan " Ucap Rehan


" Loh mas ko goyang sih, seperti mau naik getek " Ucap Putri yang merasa kalau sedang naik getek ( perahu kecil )


" Iya kita akan naik getek sayang, makanya kamu pegang yang erat " Ucap Rehan


" Kenapa naik getek segala,kamu mau tinggalin aku di tengah laut apa jangan-jangan kamu mau jeburin aku " Ucap Putri berpikir negatif


" Ya Allah sayang,mana tega Mas melakukan itu ke kamu " Ucap Rehan kesal dengan pikiran Putri yang negatif tentangnya


" Siapa tau,kamu mau cari yang lain " Ucap Putri


" Astaga sayang,kamu ko mikirnya gitu sih.Kan udah aku bilang aku tidak akan mencari wanita lain,cuma kamu wanita satu-satunya dihidupku " Ucap Rehan


" Iya iya iya " Ucap Putri

__ADS_1


Mereka berdua sudah sampai ditengah danau,Rehan menuntun Putri untuk turun dari getek itu.


" Pelan-pelan " Ucap Rehan


" Apa sudah sampai,Mas " Tanya Putri


" Sudah, sekarang aku buka penutup matanya" Ucap Rehan


Rehan membuka penutup mata, mata Putri mengerjabakan dan menyesuaikan cahaya.Mata Putri sudah melihat dengan jelas yang ada di depannya.


Putri terdiam sesaat dan ia menutup mulutnya,dia tidak menyangka suaminya akan sangat romantis seperti ini.Putri berbalik badan menatap Suaminya.


" Mas " Ucap Putri dengan mata berkaca-kaca


" Iya sayang,ini untuk kamu.Apa kamu ingat dulu kamu ingin makan disini " Ucap Rehan


Dulu sebelum waktu mereka berpacaran, Putri pernah bilang kalau dia ingin makan ditengah danau dan ditempat yang sama.


Putri tidak menyangka kalau Rehan masih,ingat dengar perkataannya dulu.


" Kamu masih ingat mas " Ucap Putri


" Tentu saja,Mas akan mewujudkan apa yang kamu inginkan.Sekarang kita makan yuk " Ucap Rehan mengandeng tangan Putri


Tapi Putri mengehentikan'nya, Putri langsung mencium bibir Rehan sekilas.Bukan Rehan namanya kalau tidak memanfaatkan kesempatan.


Rehan justru menahan kepala Putri,untuk memperdalam ciuman.Rehan menghis4p bibir Putri dengan lembut,bahkan lidah Rehan sudah mulai masuk ke dalam mulut Putri.


Kening mereka saling menempel,senyum lebar terukir dari mulut mereka berdua.


" I Love You,Sayang " Ucap Rehan


" I Love You To , Mas " Jawab Putri


Putri dan Rehan mulai memakan hidangan yang sudah Rehan siapkan.Senyuman terus terukir dari bibir mereka bedua.


Susana malam ini sangat indah di tambah cahay bulan yang sangat cantik,membawa suasana romantis bagi orang tua baru.


Kejutan Rehan bukan hanya samapaindi situ saja,Rehan sudah menyiapkan kalung berlian untuk Putri.


Rehan akan memasangkan di leher Putri,saat mereka selesai makan.Romatis sekali bukan pasang Suami istri ini.


Sepuluh menit sudah mereka menghabiskan hidang itu,Rehan mulai berjalan ke arah Putri.Tepatnya berdiri di belang Putri.


" Mas mau ngapain" Tanya Putri


Rehan tidak menjawab pertanyaan Putri,Rehan membuka kotak berisi kalung.Rehan melingkar kalungbitu di leher Putri,dan memasanghya dengan sangat lembut.

__ADS_1


" Mass " Ucap Putri


Tak menyangka kalau Rehan masih ada kejutan untuknya, Putri menyentuh kalung itu dan melihat liontin berbentuk Heksagonal bewarna ungu sangat cantik dan elegan kalung itu.


" Apa kamu suka Sayang" Tanya Rehan berbisik


" Suka,suka banget mas, makasih ya Mas " Ucap Putri berlinang air mata


" Suka,tapi ko nangis" Tanya Rehan


" Ini air mata bahagia,Mas " Ucap Putri


" Kita pulang yuk,dah malam.Kasihan Lilis sendirian" Ucap Rehan mengajak Putri untuk pulang


Memang benar jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam,jadi Rehan memutuskan untuk pulang.


" Iya Mas " Jawab Putri


Sepanjang jalan Putri terus memeluk lengan suaminya,karena ia bersyukur mempunyai suami seperti Rehan.Bukan hanya romantis saya tapi suaminya sangat mencintainya.


Sesampai di rumah Putri memutuskan untu ke kamar Raynad,sedangkan Rehan ia memilih ke kamar untuk membersihkan badannya.


Saat Putri masuk kamar Raynad, Putri melihat Lilis yang sedang berbaring di kasur.Di kamar Raynad di tambah ranjang untuk tempat tidur Lilis,jadi kamar Raynad juga kamar Lilis.


Itu hanya berlaku sampai Raynad umur 1 tahun saja, setelah Lilis akan tidur di tempat yang semestinya kamar pengasuh di lantai satu.


Lilis yang mendengar pintu terbuka,ia menoleh ke arah ointu dan melihat Putri ia langsung memposisikan duduk.


" Mbak Putri" Ucap Lilis


" Apa tadi Raynad,rewel Lis " Tanya Putri


" Tidak Mbak, Raynad sangat anteng tidak rewel sama sekali " Ucap Lilis


" Oh iya " Ucap Putri


" Iya mbak,kalau minta minum cuma mengeliat saja tidak nangis sama sekali " Ucap Lilis


" Ko bisa, biasanya kan kalau anak bayi mau minta minum atau lapar pasti nangis.Ini ko Raynad tidak " Putri bingung dengan anaknya apa Raynad memiliki masalah dengan suaranya


" Aku juga gak tau Mbak,apa besok kita ke dokter aja mbak " Ucap Lilis memberikan usul


" Boleh,nanti mbak ngomong ke Pak Rehan dulu " Ucap Putri


" Iya mbak " Ucap Lilis


Putri kembali ke kamarnya dan dengan bersamaan Rehan baru selesai mandi,melihat wajah istriny seperti kebingungan Rehan menghampiri Putri dan duduk di sebelah Putri.

__ADS_1


" Kamu kenapa sayang " Tanya Rehan


" Eee,kata Lilis kalau Raynad ingin asi dia tidak pernah nangis Mas katanya cuma mengeliat saja.Padahal kan dulu setiap lapar Raynad nangis mas " Ucap Putri merasa khawatir dengan keadaan putranya


__ADS_2