Kepincut Bos Sendiri

Kepincut Bos Sendiri
53


__ADS_3

Duarrrr


Bak disampar petir disiang bolong,tubuh Rehan


seketika lemas dan hatinya sangat sahur saat mendengar penuturan Bu Erna.


Rehan tidak percaya,kalau Putri akan meninggalkan nya.Padahal baru kemarin ia menjalin cinta,yang sangat indah


Kini hancur karena ulahnya sendiri,Rehan mengutuk dirinya sendiri atas kejadian itu


Bu Erna yang melihat penyesalan di mata Rehan,ia sedikit merasa kasihan dengan nya.Tapi Bu Erna menghargai keputusan Putri,karena Bu Erna tidak mau anaknya disakiti lagi.


Bu Erna juga melihat ketulusan hati Rehan dari matanya,Bima yang sudah terlanjur membenci Rehan.Ia tidak memperdulikan nya,ia justru mengusir Rehan.


" Kau sudah mendengarnya,lebih baik pergi dari rumah ku " Ucap Bima teriak


Rehan yang masih mematung di tempat duduk,Bima langsung menarik lengan Rehan dan mengusirnya dengan paksa.


" Jangan kembali ke sini lagi " Ucap Bima


" Bu aku mohon,kasih tau aku dimana Putri" Ucap Rehan yang masih berharap akan mendapatkan jawaban dari Bu Erna


" Maaf,nak Ibu tidak bisa memberitahu kamu " Ucap Bu Erna

__ADS_1


Bima langsung menutup pintu tidak memperdulikan Rehan yang masih mematung disana.Untuk beberapa menit Rehan masih mematung di depan Rumah Putri


Dengan berat hati,Rehan melangkah pergi dari rumah Rehan.Meskipun kakinya sangat berat untuk melangkah,untuk meninggalkan tempat itu.


Tio yang melihat Rehan pergi,ia mengikuti dari belakang.Dan ternyata benar tebakanya,kalau Bosnya pergi ke rumah Putri.


Tio juga menguping pembicaraan Meraka didalam,Tio juga merasa kekasih sedang Bosnya.Ia baru pertama kali melihat Bonya hancur.


Maaf kan ibu nak,ibu tidak mau mengecewakan Putri.Semoga kamu bisa menemukan Putri,dengan caramu sendiri,l" Guman Bu Erna dalam hati


Rehan pergi dari Rumah Putri,dengan pikiran yang kacau.Rehan melajukan mobilnya menuju ke Bar untuk menenangkan pikiran nya


Tio terus mengawasi Bosnya dari jauh,karena ia tau bosya sedang kacau dengan pikirannya.Mobil yang dikendarai Rehan sampai ke klab malam CBM


Rehan duduk di sofa dan ia memesan lima botol wine,Rehan pun mulai menengak satu botol dua botol 3 botol.


" Cih..pergi kau " Ucap Rehan yang masih memiliki kesadaran


" Ayolah tuan,biar saya temani minum " Ucap Wanita itu membelai tangan Rehan


" Sudah ku bilang,menjauh dari ku wanita j4l4ng " Ucap Rehan berteriak kencang dan mendorong wanita itu sampai terjatuh


" Aku tidak mutih wanita,yang menjijikan seperti" Teriak Rehan

__ADS_1


Kini semua orang beralih melihat ke Rehan,ada beberapa laki-laki yang menolong wanita itu.Dan ia terlihat sangat marah, dengan perlakuan Rehan


Tio yang melihat kejadian itu semakin kacau,ia menghampiri Rehan untuk menolong.


" Berani kau mendorong,wanita ku " Ucap seseorang yang tak lain pacar dari wanita itu


Hampir ia akan melemparkan pukulan ke wajah Rehan,tangan laki-laki di tepis oleh Tio.


" Siapa kau, beraninya ikut campur " Ucap Laki-laki itu


Tio menatap tajam ke arah laki-laki, seperti ingin memakannya.Melihat tatapan Tio yang sangat tajam dan mengerikan, laki-laki itu menarik tangannya dari Tio.


" Sial,,siapa dia.kenaoa tatapan sangat tajam dan mengerikan" Guman Willi


" Untuk kekacauan iniyakan saya ganti rugi " Ucap Tio dengan lantang ia pun menghampiri Rehan yang sudah menghabiskan 4 botol


" Re,apa kau masih sadar " Ucap Tio disebelah Rehan


" Putri kau kemana,,,kenapa kau meninggalkan ku,,,,aku sangat mencintaimu " Ocehan Rehan yang sudah tidak sadar karena pengaruh minuman


" Ya ampun Re,kau sangat tergila-gila dengan Nona Putri.Sampai mabuk pun kau,menyebut namanya " Ucap Tio


Tio mengangkat tangan mengisyaratkan ke anak buahnya,yang sejak dari tadi bedara di pojok Bar tersebut.Tio dipantu anak buah nya,memapah Rehan menuju ke mobil.

__ADS_1


Setelah Rehan dibaringkan di mobil,Tio langsung melajukan mobilnya ke diaman Rehan.Selah satu jam Tio sudah berada di kediam Rehan,ia membawa Rehan ke dalam kamar yang ada di lantai 2.


Saat Tio sedang menaiki anak tangga, kebetulan Risa keluar dari kamarnya untuk mengambil air Dan melihat Tio yang sedang memapah Rehan.


__ADS_2