
Keesokan hari nya, Putri berangkat kerja lebih awal karena ia ingin membersihkan ruang Rehan.Sebelum Rehan sampai ke kantor, Putri sudah selesai.Sesampai nya dikantor Putri langsung masuk ke ruangan Rwhan,dan mulai membersihkan ruangan Itu
Dari mengelap meja lemari kursi,dilanjut menyapu dan mengepel lantai, setelah semuanya selesai.Putri berinisiatif untuk merapikan rak buku yang sedikit berantakan, menggunakan kuris karena rak itu cukup tinggi dan Putri tidak bisa menggapainya.
Karena Putri sangat fokus menanta rak itu, Putri tidak menyadari kalau yang punya ruang itu ada di depan pintu.Rehan melihat Putri diruang sangat senang,karena itu merukan imun di pagi hari
" Ehemm " Desisi Rehan yang membuat Putri kaget dan ia kelihatan keseimbangan dan hampir terjatuh untung Rahan dengan cepat menangkap tubuh mungil Putri
" Aaaa " teriak Putri dengan mata terpejam
" Kau tidak jatuh " Ucap Rwhan dan Putri mulia mmata dan benar saja ia tidak terjatuh ke lanta,melainkan jatuh di pelukan Rehan
" Pak Rehan " Ucap Putri kaget ia pun langsung turun dari gendongan Rehan
" Pak Rehan ngapain disini " Tanya Putri
" Harus aku yang bertanya,ngapain kamu di ruangan ku " Ucap Rehan dengan memancing sebelah alisnya
" Aahh...iya aku lupa,ini kan ruangan nya Pak Rehan " Ucap Putri lirih dan menepuk jidat
" Aku...hanya membersihkan ruangan ini saja pak " Ucap Putri menunduk
" Kau tidak perlu melakukan ini,sudah ada orang yang akan membersihkan ruangan ku " Ucap Rehan
" Tapi aku senang ko pak, membersihkan ruang nya Pak Rehan " Ucap Putri
" Baik lah,kali gitu kamu setiap hari bersihkan ruangan ini sampai kinclong " Ucap Rehan sedang santai
" Apaaa " Ucap Putri kaget
" Kenapa, bukannya kamu tadi bilang.Kalau kau suka membersihkan ruang ini " Ucap Rehan
" Tapi ya,tidak setiap hari juga Pak.Aku juga punya pekerjaan " Ucap Putri protes
" Hemm,gini aja,3 hari sekali kamu bersihkan ruangan ini " Timpa Rehan
" Baiklah pak " Ucap Putri lirih
" Ya sudah pergi,mau apa lagi disini " Ucap Rehan
" Iya aku pergi, bukannya makasih sudah ku bersihkan ruangan.Malah ngusir aku " umpat Putri tapi masih bisa di dengar oleh Rehan
__ADS_1
" Apa kamu bilang " Ucap Rehan
" Tidak,siapa yang yang ngomong " Ucap Putri dan langsung menutup pintu Ruangan Rehan
Semakin hari semakin gemes,aku melihat wajahmu yang seperti itu , Guman Rehan dalam hati
Rehan yang sedang ada, pertemuan dengan klien di Restoran dengan Tio di sampingnya.Di perusahaan ada wanita yang mengaku ngaku pacar Rehan,dia pun memaksa untuk masuk.Lala yang kebetulan ada di mejanya pun,ia mengirimkan pesan ke Rehan.
Pak ada nona Angel,katan ingin bertemu dengan pak Rehan" Isi pesan dari Lala
Tio yang membaca isi pesan dari Lala,pun membisikkan ke telingan Rehan.
" Tuan,ada nona Angel di kantor.Katanya ingin bertemu dengan anda " Ucap Tio
" Suruh menunggu ku di dalam " Ucap Rehan lirih
" Baik Tuan " Ucap Tio
Tio pun membalas pesan dari Lala
Suruh dia menunggu didalam" isi pesan Tio
" Baik lah,aku akan menunggunya disini " Ucap Angel dan ia duduk di sofa yang ada diruang Rehan
Setengah jam kemudian,Rehan sudah tiba di Perusahaan dan langsung menuju ke ruangan itu.Belom masuk ia bertanya ke Lala,apa wanita itu masih mengungunya.
" Apa wanita itu,masih didalam " Tanya Rehan
" Masih pak,dia masih menunggu di dalam " Ucap Lala
Rehan pun masuk,Angel yang mendengar pintu terbuka.Ia langsung berdiri dan tersenyum saat melihat Rehan,Rehan tidak memperdulikan nya ia langsung menuju ke kuris kebesarannya.
" Ada apa,kamu kesini " Tanya Rehan tanpa melihat ke arah Agel
" Aku hanya ingin bertemu kamu " Ucap Angel dengan suara yang menggoda
Bahkan hari ini dia mengenakan baju yang sangat terbuka,apa lagi gunung kembarnya kelihatan.Ia sengaja menggunakan baju seksi karena ini menggoda Rehan,Angel berjalan mendekati Rehan yang menyandarkan kepala ke punggung kurisi dan memejamkan matanya.
" Apa kamu sudah makan siang " Tanya Angel dengan tangan yang membelai pundak Rehan
" Sudah " Ucap Rehan singkat
__ADS_1
" Ya sayang sekali, padahal aku ingin mengajak kamu untuk makan siang bersama " Ucap Angel yang masih dengan aksinya justru kali ini ia menempelkan gunung ke lengan Rehan
Rehan yang merasa risih dengan benda itu, sedangkan Angel menikmati nya.Bahkan Angel berharap Rehan akan merespon nya.
" Singkirkan tangan mu,dari ku " Ucap Rehan yang masih memejamkan mata
" Dan menjauhlah " Ucap Rehan tegas
Angel justru menggila,ia duduk di pangkuan Rehan tanpa meminta ijin dari yang punya paha.Rehan yang semakin marah,ia langsung mendorong tubuh angel agar menjauh darinya.
" Rehan,kenapa kamu mendorong ku " Ucap Angel genit
" Jaga sikap mu,ini dikantor " Ucap Rehan
" Jadi maksudmu,kalau kita diluar kantor.Kamu bisa membelai tubu Muh " Ucap Angel mengelus punggung Rehan
" Aku bilang menjauh dari ku " Ucap Rehan dengan tatapan tajam
" Kamu tuh kenapa,tidak suka aku sentuh.Kau sebernya butuh belaian kan,karena kamu tidak memiliki kekasih " Ucap Angel
" Kata siapa aku tidak mempunyai kekasih " Ucap Rehan menepis perkataan Angel
" Jadi kamu,memiliki kekasih " Tanya Angel
" Iya kenapa,kamu ingin melihatnya" Ucap Rehan
" Iya aku ingin melihatnya,bagai mana wanita itu " Ucap Angel menantang Rehan
Rehan mengambil benda pipih itu,dan menelfon seseorang
" Halo sayang,kemari lah keruangan ku " Ucap Rehan lembut
Orang itu adalah Putri, Putri yang mendengar ucapan Rehan ia kaget
" Maksudnya pak Rehan apa " Tanya Putri di ujung telfon
" Kemari lah,kerungan sekarang juga sayang " Ucap Rehan dengan penuh penekanan
Angel yang melihat itu pun,ada sedikit rasa curugi.Apa betul Rehan mempunyai kekasih,bahkan rumor yang beredar kalau Rehan tidak pernah memiliki kekaish.
" Baik lah Pak,saya kesana sekarang" Ucap Putri menutup telfon dan beranjak pergi ke ruangan Rehan
__ADS_1