Kepincut Bos Sendiri

Kepincut Bos Sendiri
72


__ADS_3

Dialam sadar Rehan ia mendengar suara Putri memanggil nya,tangan Rehan bergerak tapi Putri tidak menyadarinya karena Putri memejamkan matanya.


Karena Putri kangen dengan wangi tubuh Rehan,Rehan mulai membuka mata.Pertama kali membuka mata ia melihat sosok wanita yang ia sayangi ada di depannya,Rehan sangat senang dan senyum tipis menghiasi bibir pucatnya itu.


Rehan sungguh sangat bahagia,ia bisa melihat wajah perempuan yang ia rindukan selama ini.Bahkan wanita itu sedang tertidur di dadanya, sebenarnya Rehan merasa sesak tapi ia tahan demi wanita kesayangan nya.


Rehan perlahan mengangkat tangan nya,untuk menyentuh wajah Putri.Tangan Rehan mengelus pipi mulus Putri,dengan lembut.Yang punya pipi tidak merasa terganggu, justru ia mengigau.


" Aku merasakan tangan pak Rehan,yang sedang menyentuh pipiku " Ucap Putri dengan mata terpejam


" Tapi ini cuma mimpi " Ucap Putri


" Putri " Ucap Rehan dengan suara lemas


Tapi tidak ada jawaban dari yang punya nama


" Putri sayang,bangun kamu tidak sedang mimpi " Ucap Rehan


Putri membuka matanya,saat mendengar suara Rehan dengan sangat jelas.Seketika Putri bangun dan membulat matanya melihat Rehan membuka mata,ia mencubit pipinya untuk memastikan apa ia sedang bermimpi atau tidak.


" Aauuu " Pekik Putri mengelus pipinya yang merasakan sakit


" Kenapa kamu, menciut pipi mu.Ini pasti sakit " Ucap Rehan mengelus pipi yang sedikit memerah


" Aku tidak mimpi,Pak Rehan sudah bangun " Ucap Putri senang dan langsung memeluk Rehan sangat erat


" Akhirnya kau bangun juga pak,aku sangat takut kalau pak Rehan tidak bangun lagi " Hiks...hiks..hiks


" Aku sangat merindukanmu pak " Ucap Putri disela tangisnya


" Kamu nangis" Ucap Rehan


" Jangan menangis, aku tidak mau melihat mu menangis.Aku sudah bangun dan aku tidak apa pergi,aku akan selalu bersamamu" Ucap Rehan


" Pak Rehan yang membuatku menangis " Ucap Putri memukul dada Rehan


Uhuk..uhuk.uhuk" Aku minta maaf,tapi jangan pukul aku.Dada sangat sesak dan badan kamu tambah berat " Ucap Rehan


" Apaa,jadi maksudnya pak Rehan,aku gemuk " Ucap Putri tegap

__ADS_1


Mata Rehan mengarah ke perut Putri yang buncit,dan beralih menatap Putri.


" Apa kamu beneran hamil " Tanya Rehan


Putri menganggukan kepala


" Apa bayi yang ada di perutmu itu,anak ku " Tanya Rehan


" Iya,ini anak pak Rehan.Aku gendut gara-gara ulah pak Rehan,dan aku sangat tersiksa " Teriak Putri membuat semua orang mendengar kalau Putri memanggil Rehan


Raena,Adi dan Risa langsung menghampiri Putri.Merekas semua terkejut melihat Rehan sudah siuman, tentunya merasa senang.


" Maaf " Ucap Rehan


" Apa kata maaf,bisa mengembalikan semuanya " Ucap Putri


" Pak Rehan harus tanggung jawab " Ucap Putri


" Aku harus bertanggung jawab seperti apa " Ucap Rehan


" Menikah " Ucap Raena,Adi dan Risa bareng


" Nikah " Ucap Rehan yang masih belom sadar


" Aku tidak akan mengijinkan mu pergi lagi,kau harus disamping ku selamanya" Ucap Rehan memeluk Putri


" Kenapa aku harus melakukan itu,pak Rehan buka siapa-siapa aku " Ucap Putri


" Aku ayah dari anak,yang kamu kandung" Ucap Rehan tegas


" Tapi aku ibu nya,dan aku yang mengandung " Ucap Putri


" Lepaskan aku Pak " Ucap Putri memberontak


" Tidak,aku tidak akan melepaskan mu.Kau adalah milik ku sekarang " Ucap Rehan


" Aku akan menikahi kamu sekarang " Ucap Rehan sangat tegas


" Apa pak Rehan gila,pak Rehan baru saja bangun " Putri mulai menurunkan suaranya

__ADS_1


" Terserah aku,kalau aku maunya sekarang ya sekarang " Ucap Rehan


" Rehannnn " Ucap Raena yang sudah geram melihat tingkah anaknya itu


" Mamah " Ucap Rehan melepaskan Putri


" Kenapa baru bangun haaa " Ucap Raena menjewer kuping Rehan


" mah sakit mah " Rengek Rehan


" Apa kau tau,mamah sangat khawatir.Dan dia bahkan sampai pingsan untuk janinnya tidak kenapa-kenapa" Ucap Raena melihat ke arah Putri


Putri langsung menunduk saat Raena melihat kearahnya


" Apa benar kamu pingsan" Ucap Rehan melihat ke arah Putri


" Malah tanya " Ucap Raena mengeraskan jewerannya


" Aaauuu,sakit mah " Ucap Rehan


" Sudah sayang,Rehan baru siuman " Ucap Adi menenangkan Raena


Huuff " Minta maaf,ke Putri sekarang" Titah Raena


" Maafkan aku,aku sudah membuat mu menderita.Aku janji setelah aku menikahimu,aku akan selalu membuatmu bahagia dan tersenyum terus " Ucap Rehan mengegam tangan Putri


" Apa benar " Ucap Putri melihat ke Rehan


" Benar,aku tidak akan melanggar ucapan ku " Ucap Rehan dengan jujur dan tulus


Putri melihat ketulusan Rehan dari matanya,ia pun meneteskan air mata bahagia.


" Ko malah nangis,apa perkataan ku salah " Tanya Rehan


" Tidak,aku menangis karena bahagia " Ucap Putri


" Kemari lah " Ucap Rehan


Putri mendekat ke Rehan,Rehan langsung menarik Putri dan memeluknya dengan erat.Bahkan Rehan terus mencium pucuk kepala Putri,Rehan tidak memperdulikan kedua orangtuanya yang ada didepan

__ADS_1


Raena Adi dan Risa sangat bahagia,melihat pemandangan yang menghangatkan.Raena memeluk Adi dan Risa memeluk seseorang yang berdiri disampingnya,Risa tidak tau siapa yang ia peluk.


MAAF BARU UP,KEMARIN AUTHOR SAKIT.JADI BARU SEMPET NULIS DEH😁


__ADS_2