Kepincut Bos Sendiri

Kepincut Bos Sendiri
29


__ADS_3

Flash back


Saat usia Putri 9 tahun,ia pernah diculik dan di bawah ke sebuah bangunan yang sudah tidak di gunakan.Putri mendaji salah satu korban penculikan anak,yang anak di gunakan untuk menjadi pengemis.Saat Putri baru saja pulang sekolah,tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri nya dan menawarkan bonekan beruang.Awalnya Putri menolak karena ia ingat pesan ibunya,kalau ada orang yang tidak dikenal dan memberikan sesuatu jangan diterima.


Tapi orang tersebut mengaku kalau dia,adalah teman ayahnya yang disuruh untuk menjemput Putri pulang sekolah.Dan entah kenapa Putri menuruti, seakan-akan ia terhipnotis oleh orang tersebut.Akhirnya Putri masuk ke sebuah mobil hitam,dan biawa ke gedung tak penghuni.


" Om Putri dimana " Ucap Putri


" Ini rumahnya om " Ucap penculik


" Tapi ko rumahnya kotor,dan banyak rumput " Ucap Putri


" Iya om,tidak pernah membersihkan nya " Ucap penculik


tolong tolong lepasin saya' suara teriak yang memibta tolong


" Om ada yang minta tolong " Ucap Putri


" Udah biarin " Ucap Penculik


Putri yang berusaha menebak siapa orang yang mengaku teman ayahnya,dah tina tiba Putri terlintas kalau orang ini ada penculik.


" Om penculik yah " Tanya Putri


" Iya " Ucap penculik


"Aaaaa..." Teriak Putri dan berusaha melarikan diri tapi tertangkap oleh penculik itu


" Mau kemana kamu " Ucap penculik


" Aku mau pulang om,,aku gak mau disini " Ucap Putri teriak dengan tangisan yang sudah pecah


" Kamu gak bisa lari dari sini " Ucap Penculik


" Gak mau om, Putri gak mau disini " Ucap Putri berusaha memberontak,mau sekeras apapun Putri memberontak.Dia tidak akan bisa,karena tubuhnya yang kecil dah tenaga yang lemah.


Putri mengigit tangan penculik itu


" Aaaa " penculik itu kesakita akibat digigit Putri


" Kurang ajar " Ucap Penculik itu dan memukul Putri sangat keras sampai tubuh mungil Putri terlempar cukup jauh


Hisk hisk hisk sakit om " Ucap Putri menangis kesakitan


" Siapa suruh mengigit aku " Ucap Penculik itu murkah


" Om jahat,,,Ayah ibu tolong Putri " Ucap Putri ketakutan


Karena Putri terus menangis dan berteriak-teriak, penculik itu marah.Akhirnya Putri di bawa dengan sangat kasar dan di lempar keruangan yang gelap,bukan hanya Putri saya yang diruang itu tapi bahanyak anak kecil disitu.Selama Putri di culik,ia terus mendapatkan siksaan dan dibetak setiap hari.Bahkan tubuh mungil Putri,penuh dengan luka memar akibat pukul dari penculik itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Putri yang berusaha mengendalikan diri,untuk tidak menangis.Dan tidak mengingat kejadian yang membuat Putri trauma, Putri fokus untuk merefisi ulang dokumen tersebut,dan kalau ia tidak mau ada kesalah sedikit pun yang akan merugikan dirinya sendiri.Cukup membutuhkan 3 Minggu untuk Putri memahami pekerjaan nya,karena Putri bisa dikatakan pintar.Dan cepak meresapi apa yang ia pelajari dari apa yang diajarkan Lala.


Saat Rehan mengambil Dokumen itu, ia melihat kalau dokumen itu basah.


" Kenapa basah,apa kopi ku tumpah " Ucap Rehan


" Tapi kopi ku ada disan " Ucap Rehan lagi


Rehan berusaha berpikir,kenapa dokumen itu bisa basah.


" Apa,, jangan-jangan dia menangis,dan air matanya jatuh disini " Pikir Rehan dan ia ada sedikit meresa bersalah dengan Putri


Sudah 4 jam Putri mengerjakan dokumen itu,sampai ia melewatkan jam makan siang.Putri takut jika dokumen itu tidak selesai hari ini juga,ia akan dimarahi Rehan lagi.Makanya Putri memilih menyelesaikan dokumen itu dan segera, memberikan ke Rehan.


Sejak kejadian tadi,Rehan belom melihat Putri keluar dari ruangan sama sekali.Bahkan pas jam kerja Pun,Rehan tidak melihat Putri di kantin atau di pantry.Akhirnya Rehan memutuskan untuk keluar,dan bertanya ke Lala.


" Dimana Putri" Ucap Rehan saat sudah di depan tempat kerja Lala


" Diruangan nya,sejak dari ruangan pak Rehan.Saya tidak melihat Putri keluar,bahkan pas waktu istirahat dia tetap di ruangan nya " Ucap Lala


" Apa pak Rehan ada perlu,biar saya panggilkan " Ucap Lala


" Gak usah " Ucap Rehan kembali masuk ke ruangannya


Didalam Ruangan Rehan menelfon seseorang


" Belikan makanan,dan bawa keruangan sebelah saya " Ucap Rehan


" Baik pak " Ucap Rehan


Apa yang dia lakukan di dalam,apa dia marah,tidak mau keluar.Bahkan melewatkan jam makan siang ' Pikir Rehan


Tak kama kemudian,orang suruhan Rehan udah ada di depan ruang Putri.


Tok tok tok


" Permisi " Ucap Orang itu


" Siapa " Ucap Putri dari dalam


" Kuririr " Teriak orang Itu


Putri keluar dan membuka pintu untuk kurir itu


" Ada apa ya pak " Tanya Putri


" Saya mengantarkan makan,untuk mbak Putri " Ucap Kurir


" Tapi yang tidak memesannya,dari siapa " Ucap Putri bingung


" Saya hanya ditugaskan untuk mengantarkan, makanan ini mbak Tolong diterima " Ucap Kurir

__ADS_1


" Baik lah, makasih mas " Ucap Putri


" Sama-sama mbak,saya permisi " Ucap Kurir


" Siap yang mengirimkan makan " Ucap Putri saat di dalam


" Sudah lah aku makan saja,saat ini aku sedang lapar " Ucap Putri


Ia pun memakan makanan yang entah dari siapa, setelah selesai makan tiba-tiba ponsel Putri menyalah


Ting


Sura pesan masuk


Apa makannya sudah di makan " Pesan dari Rehan


" Jadi makanan ini dari pak Rehan " Ucap Putri


" Tumben dia baik " Ucap Putri


" Akhirnya selesai juga " Ucap Putri


Putri pun pergi ke ruangan Rehan,untuk menyerahkan dokumen itu


" Permisi pak " Ucap Putri


" Hem " Ucap Rehan


" Ini dokumen yang tadi,sudah saya refisi ulang " Ucap Putri memberikan dokumen itu dan Rehan mengecak dengan sangat teliti,untuk mencari kesalah Putri.Tapi Rehan tidak menemukanya


" Apa ada yang salah pak " Tanya Putri


" Tidak " Ucap Rehan tanpa melihat ke Putri


dan kembali ke laray komputer


Putri belum pergi dari situ,ia masih berdiri di hadapan Rehan.Dan Rehan menyadari kalau Putri masih di sini.


" Ada apa lagi " Ucap Rehan melihat ke arah Putri


" Ee,,,itu Pak " Ucap Putri menggantung


" Itu apa " Tanya Rehan


" Makasih untuk makanan nya" Ucap Putri lirih sedikit menunduk


" Hem " Jawab Rehan ia masih fokus melihat ke wajah cantik Putri


" Kalau gitu saya permisi dulu pak " Ucap Putri dan sekarang ia melihat ke arah Rehan,dan pandangan mereka bertemu.Rehan menggukan kepalanya, Putri pergi dari ruangan itu


Ada apa ini,kenapa jantung ku berdetak kencang ' Ucap Putri dari hari

__ADS_1


__ADS_2