Kepincut Bos Sendiri

Kepincut Bos Sendiri
17


__ADS_3

3 hari sudah berlalu,kini Putri sudah mulai bekerja seperti biasanya.Tetapi hari ini Putri mutuskan untuk risain dari pekerjaan yang di Toko,Putri trauma dengan kejadian yang Ia alami tempo hari. Putri sudah memikirkan tentang ini selama tiga hari,Putri juga tidak menceritakan apa yang ia alami ke Ibunya.Putri takut,kalau ia bercerita apa yang ia alami malam itu,Bu Erna akan sedih dan merasa bersalah atas kejadian yang menimpa Putri.


Seandainya Putri tidak bekerja lagi lantas,siapa yang akan memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.Apalagi Bima masih sekolah dan akan lulus dari SMA,karena itu Putri adalah harapan satu-satunya dikeluarga ini.


Putri pergi ke rumah pemilik toko untuk memberikan surat risain,setelah ia selesai dengan urusanya.Putri langsung menuju ke Restoran untuk bekerja seperti biasa ,kali ini Putri satu shift dengan Rara.


" Dari mana Put, ko jam segini baru berangkat " Tanya Rara


" Ada urusan tadi " Ucap Putri


" Urusan apa " Tanya Rara


" Memberikan surat risain ke Bos aku" Ucap Putri


" Kamu mau risain dari sini " Tanya Rara


" Bukan, maksudnya aku risain dari toko " Ucap Putri


" Ohh, kenapa risain " Tanya Rara


" Aku trauma dengan kejadian yang kemarin " Jawab Putri


" Kamu udah memikirkan nya " Tanya Rara


" Sudah " Ucap Putri


" Kalau ini sudah jadi keputusan kamu,aku akan dukung kamu Put " Ucap Rara


" Makasih ya Ra,kamu selalu mendukung apa yang aku lakukan " Ucap Putri memeluk Rara

__ADS_1


" Iya sama-sama Put" Ucap Rara


Tiba-tiba Dion menghampiri Putri,dan pertanyaan keadaan Putri.


" Putri kamu sudah sehat " Tanya Dion


" Sudah chef " Ucap Putri


" Syukurlah aku ikut senang kalau kamu sudah sehat " Ucap Dion


" Makasih ya chef sudah menghawatirkan saya " Ucap Putri sambil tersenyum tipis


" Iya,kalau gitu saya lanjut masak dulu " Ucap Dion berpamitan ke kemera berdua


" Iya chef " Ucap Mereka sama


" Apa " Tanya Putri


" Seperti chef Dion suka sama kamu deh " Ucap Rara


" Ah gak usah ngarang,mana mungkin chef Dion suka sama aku Ra.Kamu tuh ada ada aja deh " Ucap Putri mengelak apa yang Rara ucapkan


" Aku serius Put " Ucap Rara


" Aku juga serius,udah gak usah ngomong yang tidak mungkin Kita " Ucap Putri


Ditempat lain


" Tio nanti malam kita terbang ke Paris " Ucap Rehan diujung telfon,Rehan langsung mematikan sambungan telfon

__ADS_1


" Ke Paris " Pikir Tio ia langsung menghampiri Rehan diruangan nya


" Ada masalah apa,sampai nanti malam kita terbang ke Paris " Tanya Tio ke Rehan


" Mereka berulah lagi " Ucap Rehan ke Tio


" Huuh gak ada kapoknya mereka " Ucap Tio mengelak nafas panjang


Malam pun tiba,Tio dan Rehan langsung menuju ke bandara.Mereka berdua tidak perlu mengantri atau menunggu pesawat teak of karena Rehan memiliki pesawat pribadi,selama perjalan Jakarta- Paris Rehan selalu menyuruh Tio untuk memantau keadaan disana


Di Paris Rehan juga memiliki kaki tangan yang ia percaya,tidak main-main anak buah Rehan sangat lah banyak bahkan ada ratusan.Bahkan gang yang Rehan dirikan di Paris sangat terkenal ,namun hanya beberapa orang yang mengetahui wajah asli Rehan.Setiap kali Rehan berkunjung ke markas yang ada di Paris ia selalu menggunakan toping untuk menutupi identitasnya


Setibanya di bandara Paris- Charles de Gaulle,sudah ada 5 Mobil mewah l berwarna hitam berjejer di depan pintu keluar bandara untuk menjemput Rehan dan Tio.Rehan langsung mengenakan topeng karena ia takut ada musuh yang sedang mengintai nya,Rehan dan Tio masuk ke dalam mobil.


" Langsung ke markas" Ucap Rehan


" Baik Bos " Ucap anak buah Rehan


Saat diperjalanan menuju ke markas, ternyata Rehan sudah diintai oleh musuh sejak ia sampai di bandara.30 menit lagi ia akan tiba dimarkas tiba-tiba suara tembakan muncul dari belakang mengarah ke Mobil yang Rehan tumpangi.


Dor dor dor


" Sialan, ternyata kita sudah diintai sejak tadi " Ucap Tio


Cuih


Rehan didalam mobil sangat terlihat tenang,saat musuh terus menghujani tembakan ke arah Mobil.Rehan yakin anak buahnya bisa membereskan mereka itu bukan lah hal yang sulit untuk mereka yang sudah terlatih.


Anak buah Rehan sangat lah ahli mengunakan senjata apapun,fisik mereka kuat berbadan besar.Sembari memejamkan mata dan mendengar suara tembakan yang terus berjatuhan ,hanya butuh waktu 5 menit anak buah Rehan sudah membereskan mereka semua.

__ADS_1


__ADS_2