
Apa " Tanya Putri dengan polos
" Ini dan ini " Ucap Rehan meletakan tangan di bagian yang ia suka
" Ih pak Rehan mesum " Ucap Putri langsung menarik selimut untuk menutupi tubuh polosnya itu
Putri tidak habis pikir dengan Rehan yang sudah menjadi suaminya itu,dia baru tau kalau Rehan sangat mesum tapi Putri suka itu.Putri yang tidak mau berlama-lama dengan Rehan,ia lebih memilih untuk pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Rehan memungut baju dan boxser yang berserakan dilantai,ia memilih untuk memakai boxser.Dan Rehan berjalan menuju ke kamar mandi,Rehan harap pintunya tidak di kunci.
" Rejeki anak sholeh " Ucap Rehan membuka pintu kamar yang tidak terkunci
Putri yang sedang berendam dan menutup mata,ia tidak mendengar suara pintu terbuka.Bahkan Putri tidak menyadari kalau Rehann sudah masuk ke dalam bathtub,tangan Rehan mulai nakal dan Putri kaget ada yang menyentuh nya.
" Pak Rehan,sejak kapan disitu " Ucap Putri kaget
" Dari tadi " Ucap Rehan santai
" Ko aku gak tau " Ucap Putri
" Kau sih tidur,jadi gak tau kalau aku masuk " Ucap Rehan
" Terus ngapain,pak Rehan berendam juga " Ucap Putri
" Emang gak boleh " Ucap Rehan mendekati wajah Putri
Belom sempat Rehan mencium bibir Putri, Putri sudah menghentikan dengan jarinya.Ia masih merasa lelah karena semalam,ia tidak mau terjadi lagi pagi ini.
" Pak Rehan aku lelah " Ucap Putri
" Emang aku mau ngapain" Tanya Rehan
" Pak Rehan mau cium aku kan,tapi pasti itu bukan sekedar ciuman.Pasti lebih dari itu " Putri menebak apa yang akan terjadi jika ciuman di terjadi
" Boleh yah,aku ingin melakukan lagi " Ucap Rehan memohon dengan menahan hasratnya
" Gak mau,aku capek Pak.Apa tidak cukup semalam,bahkan pak Rehan semalam melakukan hampir dua jam lebih " Ucap Putri
__ADS_1
" Tapi tongkat ku sudah berdiri " Ucap Rehan menunjukan tongkat nya
" Ya ampun pak Rehan,kenapa suami ku mesum sekali,apa tidak bisa buat itu turun " Tanya Putri
" Tidak bisa,ini harus dimasukan ke dalam " Ucap Rehan
" Pokoknya aku tidak mau,aku capek dan laper pak.Apa kamu tidak kasihan dengan anak kita " Ucap Putri mengelus perutnya
Huuff
" Baiklah,tapi cium dulu " Ucap Rehan
Dijawab anggukan kepala Putri,Rehan langsung menyambar bibir Putri dengan rakus posisi Rehan ada di atas paha Putri.Beberapa saat Rehan sudah melepaskan ciuman dan membiarkan Putri pergi,ia akan senam lima jari untuk menidurkan tongkat nya yang sangat nakal.
Putri yang sudah rapih,ia memilih untuk turun ke bawa tapi sebelum itu Putri sudah menyiapkan baju untuk Rehan kenakan.Hari ini Rehan sedang cuti untuk beberapa hari, sebenarnya tidak perlu cuti pun tidak masalah karena Rehan pemilik perusahaan.
" Sudah bangun Put " Ucap mama Raena yang melihat menantu nya berjalan ke arahnya
" Iya sudah ma,mama masak apa " Tanya Putri yang melihat mertuanya sedang menyiapkan makanan
" Oh ya mah " Ucap Putri
" Iya,sini bantu mama nyiapin " Ucap Raena
Putri menghampirinya Raena dan membantu menyiapkan di meja makan, beberapa menit Rehan dan Adi sudah berada di meja makan dan makanan juga sudah siap.
Putri melayani Rehan dengan sangat baik,ia mengambilkan nasi dan lauk untuk Rehan.Rehan yang dilayani Putri ia sangat bahagia,senyuman mengembang di bibir Rehan.
" Makasih sayang " Ucap Rehan
" Sama-sama " Ucap Putri
Mereka makan dengan tenang,sesekali ada canda tawa di sela makan.Setelah makan mereka berkumpul di ruang keluarga,Bu Erna dan Bima yang memilih langsung pulang setelah sarapan.
Sebenarnya Putri masih ingin Bu Erna dan Bima tinggal lebih lama,tapi dia tidak mau memaksa mereka.Toh sekarang Putri sudah memiliki keluarga sendiri, Putri juga sudah berjanji kepada Bu Erna kalau ia akan sering berkunjung ke rumah.
Bu Erna dan Bima pulang diantar oleh Rehan yang sudah menjadi menantunya, Putri juga ikut mengantar.Setelah mengantar Bu Erna dan Bima,Rehan mengajak Putri untuk menonton bioskop karena Rehan sudah mencari di internet seperti apa untuk membahagiakan seorang istri.
__ADS_1
Apa Rehan lupa kalau Putri itu takut dengan kegelapan,apa dia sengaja melakukan hal itu.Untuk mencari-cari kesempatan.
" Pak Rehan,kan tau kalau aku takut gelap "
" Dibioskop gak terlalu gelap ko sayang " Ucap Rehan
" Aku gak mau pak " Ucap Putri
" Baiklah,terus sekarang kemana " Tanya Rehan pasrah dan mengurung niatnya untuk mengajak Putri menonton
" Beli perlengkapan,anak kita yuk pak " Ucap Putri
" Apa harus sekarang,bukanya empat bulan lagi " Ucap Rehan
" Ya gapapa,dicicil dulu " Ucap Putri
" Putri" Rehan memanggil Putri dengan lembut dan menatap nya
" Iya kenapa pak " Tanya Putri
" Bisa gak,jangan manggil pak.Sekarang aku suami mu " Ucap Rehan
" Ehm...baiklah,mulai sekarang aku panggil Mas Rehan gimana " Tanya Putri
" Boleh " Ucap Rehan
" Ya udah kita, berangkat sekarang mas " Ucap Putri yang sudah mengubah panggilan untuk Rehan
" Ulang " Ucap Rehan
" Apanya " Tanya Putri
" ngomong mas nya " Ucap Rehan
" Mas mas mas Rehan sayang " Ucap Putri denga nada manja
Hari ini up satu bab ya gaes,soalnya author lagi bikin novel baru ini.Nanti jangan lupa mampir yah😘😘
__ADS_1