Kepincut Bos Sendiri

Kepincut Bos Sendiri
102


__ADS_3

Hap!


Rehan memeluk Putri dari belakang,ia meletakan kepalanya di bahu Putri dan menghirup aroma tubuh Putri.


" Mas geli " Ucap Putri merasa geli ulah Rehan


" Masak apa,Sayang " Tanya Rehan


" Udang balado,sama capcay kesukaan kamu " Ucap Putri


" Wahh,nggak sabar makan " Ucap Rehan


" Bentar lagi mas,sana dong duduk aku kan geli " Ucap Putri mengusir Rehan


" Gak mau aku pingin seperti ini " Ucap Rehan dengan posesif bahkan mempererat pelukannya


" Nanti Raynad lihat mas " Ucap Putri


" Raynad dikamar sayang " Ucap Rehan mencium leher putih Putri membuat Putri mengeliat


" Mas...."


" Sayang bikin adek buat,Alina yuk " Ucap Rehan


Putri langsung menyikut Rehan cukup keras membuat Rehan melepaskan pelukan nya.


" Sayang,kenapa kamu memukul ku " Ucap Rehan memegangi perutnya


" Lagian kamu main Ucap aja,Alina tuh baru satu tahun.Masa mau punya anak lagi " Ucap Putri kesal


" Ya gapapa dong,Sayang.Mas gak masalah mau punya anak tiga,empat bahkan Sembilang " Ucap Rehan dengan santainya


" Kamu pikir aku kucing Mas,punya anak sembilan.Aku gak mau punya anak lagi,dua sudah kucup " Ucap Putri


" Loh ko cuma dua sih,Sayang.Mas kan pingin punya anak banyak dari kamu " Ucap Rehan sedih


" Nanti aku pikir-pikir lagi,dan sana duduk bentar lagi selesai " Ucap Putri


Rehan pun menuruti perkataan Putri,ia tidak mau Putri marah dan berujung tidak mau memiliki anak lagi.


Raynad menghampiri Rehan yang tengah duduk di meja makan dengan wajah datar nya itu.


" Son,kalau kamu punya adik lagi mau gak " Tanya Rehan ke Raynad


" Terserah,Mama sama Papah " Ucap Raynad


" Jadi gak masalah,kalau punya adik lagi.Biar kamu banyak temen main dirumah " Ucap Rehan


" Hem " Raynad menjawab dengan deheman


Putri mengahampiri mereka berdua dengan membawa masakan yang ia masak.


Putri mengambilkan nasi untuk Rehan dan Raynad,itu sudah kebiasaan Putri melayani dua jagoan yang berbeda umur.


" Sayang,apa cukup nasinya " Tanya Putri ke Raynad


" Cukup Ma " Ucap Raynad


" Kalau kamu Mas " Tanya Putri


" Cukup sayang " Ucap Rehan


Mereka bertiga makan bersama sungguh keluarga yang harmonis, Sedang Alina ia tidur dengan di temani suster.

__ADS_1


Rehan merasa senang bisa membangun rumah tangga dengan Putri,cinta Rehan semakin menambah setiap hari.


Rehan tidak merasa bosan dengan Putri, meskipun Putri jarang sekali merias diri tapi menurut Rehan.Putri tetap cantik dengan wajah alaminya itu.


" Sayang apa enak masakan,Mama " Tanya Putri


" Enak seperti biasa " Jawab Raynad dengan datar


" Sungguh " Tanya Putri


" Hem " Dehem Raynad


Setelah selesai makan Rehan pamit untuk pergi ke Kantor,karena masih banyak urusan yang harus dia tangani.


Belom lagi urusan yang sedang Bram selesai di negara P.Tadi setelah Rehan mandi ia mendapatkan pesan dari Bram kalau ada yang mencari masalah dengannya.


Rehan sudah memprintahkan untuk Bram selesai,ia tidak mau harus turun tangan sendiri.Rehan juga tidak mungkin harus meninggalkan Putri dan anak anaknya sendirian,apalagi Alina masih sangat kecil.


Putri pasti sangat membutuhkan nya,bukan cuma masalah itu tapi Rehan tidak bisa jauh dengan Putri.


Raynad juga pergi ke sekolah ya meskipun umur Raynad baru enam tahun ia sudah sekolah,apa lagi sebentar lagi dia sudah akan memasuki Sekolah Dasar.


Sebenarnya dengan kejeniusan Raynad ia bisa saja langsung masuk SD,tapi Putri tidak mau melakukannya Putri ingin Raynad seperti anak pada umumnya.


Ya meskipun tidak bisa dipungkiri dengan kejeniusan Raynad miliki , kepintaran,sifat dan wajah Raynad sebagai besar menurun dari Rehan.Hanya mata dan hidung yang mirip dengan Putri.


Sepanjang hari Putri hanya bermain dengan Alina dan suster Alina di kamarnya,karena tidak ada kegiatan lagi selain mengurus Alina.


Rehan disibukan dengan pekerjaan yang menumpuk,Tio juga sibuk membantu Rehan mengurus perusahaan.


" Masih berapa lagi dokuman yang harus diyanda tangani" Tanya Rehan


" Sisa 5 dokumen lagi Pak " Ucap Tio


" Tapi Pak,nanti jam 3 ada pertemuan dengan berwakilan perusahaan A " Ucap Tio


" Kau saja yang datang " Ucap Rehan


" Baik Pak " Ucap Tio patuh


Rehan pun memutuskan untuk pulang kerumah,karena ia kangen dengan Putri dan anak-anaknya.Rehan ingin mengajak makan siang bersama keluarga kecilnya di sebuah Restoran.


Setengah jam perjalanan akhirnya Rehan sampai di rumah nya,ia langsung naik ke atasa karena ia tau kalau Putri pasti di kamar Alina.


Benar saja saat Rehan membuka pintu Putri sedang bermain dengan Alina,ia pun masuk ke dalam.


" Mas ko dah pulang,ini kan masih siang " Tanya Putri binggung karena jam baru menujukan pukul


" Iya,Mas akan mengajak kamu makan siang diluar " Ucap Rehan


" Kalau gitu aku siap siap dulu " Ucap Putri


" Iya,Mas ke kamar Raynad " Ucap Rehan


" Okey " Ucap Putri keluar dari kamar Alina meninggal dengan suster


Raynad yang sedang membaca buku dan mendengar pintu terbuka,ia buru buru menyembunyikan buku tersebut.


Rehan dan Putri tidak tau kalau sebenarnya Raynad sudah bisa membaca saat usia 6thn.Bahkan Raynad bisa mengerjakan soal soal kelas 4,memang Raynad anak yang jenius.


" Son,sedang apa " Tanya Rehan


" Sedang menggambar Pah " Jawab Raynad

__ADS_1


" Apa itu tugas rumah " Tanya Rehan


" Iya Pah " Jawab Raynad


" Masih lama " Tanya Rehan


" Sebentar lagi selesai Pah,kenapa " Ucap Raynad


" Mau ngajak kamu,makan diluar " Ucap Rehan


" Oh " Ucap Raynad


" Ya udah yuk,Mama dah nungguin " Ucap Rehan


Raynad tidak menjawab perkataan Rehan,ia turun dari kursi dan keluar tanpa menunggu Rehan.Rehan tidak mempermasalahkan itu karena ia tau sifa putranya sangat mirip dengannya saat usia 7thn.


Rehan mengekor di belakang, Putri yang baru keluar dari kamar melihat Rehan dan Raynad yang akan turun ke bawah.


" Mas " Panggil Putri


" Iya sayang " Ucap Rehan


" Aku gak bawa Alina, soalnya masih kecil kasihan kalau dibawa keluar.Gapapa kan " Ucap Putri


" Iya gapapa,Sayang " Ucap Rehan


" Kita mau makan siang dimana,Mas " Tanya Putri


" Di restoran biasa,kita makan sayang " Ucap Rehan mencium pipi Putri


" Mas,ada Raynad " Ucap Putri memukul lengan Rehan


" Raynad gak lihat sayang " Ucap Rehan


" Sama aja Mas " Ucap Putri kesal


Rehan, Putri danq Raynad sudah berada di dalam mobil,Rehan mulai melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang melaju ke restoran yang biasa Rehan dan Putri makan.


Jarak dari rumah Rehan ke Restoran hanya membutuhkan waktu 15 menit,tidak terlalu jauh.


Mereka bertiga telah sampai di restoran,Rehan membawa keluarganya ke ruangan VVIP.


" Pilih mau pesan apa " Ucap Rehan


" Aku mau ini ini sama ini mbak, minuman ini yah " Ucap Putri


" Sayang banyak banget,kamu bisa ngambisin semua " Tanya Rehan


" Tenang saja mas,aku sedang lapar sekali " Ucap Putri meyakinkan Rehan kalau ia bisa menghabiskan semua pesanannya


" Kamu aoa,Son " Tanya Rehan


" Steak minumnya orenjus " Ucap Raynad


" Apa lagi,Son " Tanya Rehan


" Sudah " Ucap Raynad


" Saya yang ini " Ucap Rehan


" Baik Tuan, ditunggu sebentar " Ucap Pelayanan membungkuk dan pergi


Maaf kan author yah,karena udah jarang up soalnya masih kurang enak badan.Kalian jaga kesehatan yah

__ADS_1


__ADS_2