
Tidak lama kemudia,Putri mengerjakan matanya dan membuka kedua bola matanya dengan lebar.
" Apa sudah sampai " Ucap Putri lirih
" Dari tadi " Ucap Rehan
" Apaa " Ucap Putri kaget dan menjajarkan tubuhnya melihat sekeliling emang benar, Putri sudah sampai di depan gang Rumahnya
" Ko Pak Rehan gak bangunin aku sih "Protes Putri ke Rehan
" Gimana aku mau bangunin kamu,lihat kamu tertidur pulas banget aku gak tega " Ucap Rehan
" Tunggu...tunggu ko Pak Rehan,bisa tau rumah ku disini" Ucap Putri yang baru menyadari
" Sangat mudah bagi ku,untuk mencari alamat rumah ku " Ucap Rehan santai
" Pasti dari Asisten Tio,kan " Tanya Putri
" Tidak,kamu gak usah tau dari mana aku.Bisa tau rumahmu " Ucap Rehan
" Masih betah disini " Tanya Rehan menggoda Putri
" Ah...tidak pak tidak,aku turun sekarang " Ucap Putri langsung turun dari mobil Rehan
" Pak Rehan masih,udah antar aku pulang " Ucap Putri sedikit membungkuk di jendela mobil
" Iya " Ucap Rehan mengangguk
Putri pun pergi menjauh dari mobil Rehan,tapi Rehan khawatir dengan Putri yang berjalan sendiri di gang yang agak gelam itu.Rehan pun memutuskan untuk mengikuti Putri dari belakang,dengan langkah pelan.
Putri merasa ada yang mengikuti dirinya dari belakang pun,ada rasa takut sedikit.Dan ia mempercepat langkah nya,karena masih trauma dengan kejadian yang di angkutan Umum.Rehan pun menepuk pundak Putri,itu membuat Putri berteriak sontak Rehan langsung menutupi mulut Putri dengan tangannya.
" Ehmm,,," Pekiki Putri yang mulutnya di bekap oleh Rehan
" Huss,jangan teriak,nanti ada yang dengar.Ini aku Rehan " Ucap Rehan berbisik di telingan Putri
Putri menganggukan kepala,dan Rehan melepaskan tangannya dari mulut Putri.
" Huuff,kenapa pak Rehan mengikuti ku " Ucap Putri dengan nafas tak teratur
" Karena aku, khawatir sama kamu.Jadi aku mengikuti kamu dari belakang " Ucap Rehan
" Tapi pak Rehan,bikin aku takut.Aku pikir tadi orang jahat " Ucap Putri
" Maaf,udah menakuti kamu " Ucap Rehan
" Yaduh lanjut jalan " Ucap Rehan
__ADS_1
Putri melanjutkan langkah nya di ikuti Rehan dari samping,sesampai di depan Ruang sederhana milik Putri.
" Saya sudah sampai pak,Pak Rehan bisa pergi " Ucap Putri
" Masuk lah,aku kan pergi setelah kamu masuk ke dalam " Ucap Rehan dengan lembut
" Tapi aku udah di depan Rumah pak,jadi gak akan terjad ada yang menculik aku " Ucap Putri untuk meyakinkan Rehan
" Masuk " Ucap Rehan menekan katanya
" Iya aku masuk " Ucap Putri lirih
Meraka tidak menyadari kalau ada sepasang mata yang melihat kearah,itu adala Bima dan Bu Erna yang bersembunyi di cendela.Bu Erna yang menyadari Putri akan masuk,ia pun sediri di belakang pintu yang membuat Putri terkejut.
" Baru pulang Nak " Ucap Bu Erna
Putri tersentak dengan suara yang ada di balik pintu
" Ya ampun Ibuu.. ngagetin tau " Ucap Putri memegang dada nya
" Hehehe,itu siapa yang diluar " Ya Bu Erna
" Ibu ko tau,apa....ibu sama Bima ngintip yah " Tanya menyelidiki ke ibu dan Bima
Mereka berdua tersenyum karena ketahuan mengintip.
" Ya pesan aja,sama orang nya mengantar mbak Putri pulang " Ucap Bima
" Kan ini pertama kali,mbak Putri diantar pulang sama cowok " Ucap Bima
" Kenapa gak disuruh masuk aja teman kamu " Ucap Bu Erna yang belom tau kalau,yang didepan itu adalah Bos nya Putri.
" Iya mbak,disuruh masuk aja " Timpa Bima
" Apa boleh " Ucap Putri meminta ijin Ibunya
" Ya boleh,masa gak diboleh " Ucap Bu Erna
Putri pun keluar dan melihat kalau Rehan baru saja melangkah,dari halam Rumah Putri.
" Pak Rehan " Teriak Putri memanggil Rehan
Rehan pun membalikkan badannya,menghadap ke Putri.
" Ada apa " Tanya Rehan
" Apa gak mau,masuk dulu kedalam " Ucap Putri menawarkan Rehan itu,masuk sebentar
__ADS_1
Rehan pun melihat jam,yang melingkar ditangan nya.Jam sudah menunjukkan pukul setengah 11,tidak baik jika ia masuk ke dalam Putri malam-malam.
" Tidak usah " Jawab Rehan
" Kenapa,apa gara-gara rumah ku kecil " Timpa Putri lirih
" Tidak tidak seperti itu,ini sudah malam tidak baik kalau aku pertamamu ke rumah mu.Lain kali aja " Ucap Rehan
Putri mencerna perkataan Rehan dan memang benar apa yang dikatakan Rehan,kalau ada yang melihatnya pasti mereka akan digrebek dan dinikahi waktu itu juga.
" Ya sudah lah " Ucap Putri sedikit kecewa
" Gak usah sedih,nanti kalau aku ada waktu.Pasti aku mampir kerumah mu " Ucap Rehan lembut
" Dih siapa yang sedih...ya sudah sana pergi huss " Ucap Putri mengusir dengan tangan yang menganyun
" Kau mengusirku" Ucap Rehan
" Tidak,aku hanya menyuruh pak Rehan pulang " Ucap Putri
" Benarkah " Ucap Rehan memastikan
" Iyaa " Ucap Putri
" Pak Rehan " Ucap Putri menunduk
" Ada apa lagi " Ucap Rehan
" Hati-hati " Ucap Putri dan langsung masuk ke dalam karena ia malu
Rehan yang milhat tingkah Putri,pun tersenyum
" Gemess banget sih kamu Put " Ucap Rehan lirih
" Mana teman kamu,ko gak masuk " Tanya Bu Erna saat milhat Putri masuk sendiri
" Dia tidak mau Bu " Ucap Putri
" Kenapa " Tany Bu Erna
" Katanya ini sudah malam,dan tidak baik jika bertamu malam-malam " Ucap Putri
"Benar juga apa yang dikatakan teman kamu itu " Ucap Bu Erna
" Dia bukan teman Putri Bu,tapi dia Bos Putri " Ucap Putri
" Jadi dia bosnya kamu " Tanya Bu Eran
__ADS_1
" Iya " Ucap Putri dan langsung masuk ke kamarnya karena mata Putri sudah ngantuk ingin lanjut tidur