
Keesokan harinya......
Setalah Putri meninggalkan Rehan selama tiga bulan lebih Rehan sangat gila kerja, hidupnya tidak terarah pola makan tidak teratur,waktu untuk tidur cuma tiga sampai empat jam dalam sehari.
Sungguh kehidupan Rehan sangat berubah setelah Putri tidak ada disisinya,Risa yang merasa ada yang tidak beres dengan kakak nya.Ia akan bertanya apa yang terjadi,Risa juga sudah tidak pernah lagi bertemu dengan Putri.
Setiap kali ia menghubungi nomor ponsel Putri pasti tidak aktif,Risa bertanya dengan Rara.Tapi tidak menemukan jawaban Risa pikir pasti telah terjadi sesuatu terhadap Putri.
Sampai detik ini Rehan terus berusaha mencari keberadaan Putri,tapi belom juga mendapatkan kabar baik dari Tio maupun anak buahnya.
Rehan sudah frustasi seakan-akan jiwa Rehan sudah mati, setelah kepergian Putri.Bagian mana tidak,Rehan sangat mencintai Putri wanita itu sudah mengambil hatinya.
Tio yang baru saja memasuki ruangan Rehan,ia langsung mendapatkan tatapan tajam seakan-akan Rehan ingin memakannya hidup-hidup.
" Gima perkembangan nya " Ucap Rehan tanpa basa basi
" Belom ada tanda-tanda keberadaan Putri Re " Ucap Tio
" Apaaa,sudah tiga bulan aku menyuruhmu untuk mencari keberadaan Putri" Teriak Rehan menatap tajam ke arah Tio
__ADS_1
" Tapi apa,sampai sekarang kau.Belom juga menemukan keberadaan Putri,Tio...." Ucap Rehan menekan suranya
" Aku sudah mengerahkan semua anggota untuk mencari keberadaan Putri,tapi belom juga ada hasil " Ucap Tio
" Kau sabarlah sedikit,aku pasti akan menemukan nya " Ucap Tio
" Apa kau ingin matii..aku sudah sabar menunggu selama tiga bulan " Ancam Rehan sungguh membuat Tio merasa takut,karena kalau Rehan sedang marah ia tidak akan segan-segan membunuh orang yang membuat marah
Tiba-tiba Pintu terbuka, menapakkan sosok wanita cantik yang tak lain Risa.Seketika wajah Rehan berubah datar begitu pun dengan Tio, seakan-akan tidak terjadi sesuatu belumnya.
" Ada apa " Ucap Rehan
" Maksud kamu " Ucap Rehan tidak mengerti dengan ucapan Risa
" Sudah tiga bulan lebih,kak Rehan tidak pulang kerumah.Setiap hari kak Rehan sibuk kerja kerja dan kerja,bahkan tidur di kantor.Makan tidak teratur,tidur hanya tiga sampai empat jam " Ucap Risa dengan nada tinggi
" Apa kak Rahan tidak mempunyai Rumah, sampai-sampai tidur di kantor ha? dan lihat penampilan Kakak sangat berantakan.Seperti bukan kak Rehan yang aku kenal " Ucap Risa dengan emosi menggebu
" Sebenarnya apa yang terjadi,katakan kak " Ucap Risa
__ADS_1
Rehan yang melihat adiknya sangat marah terhadap nya,ia bingung harus menjawab apa.Apa ia harus mengatakan sejujurnya terhapa Risa
Rehan hanya bisa diam,ia sedang mencari alasan yang tepat untuk menjawab pertanyaan Risa.Risa yang sudah tidak tahan karena Rehan hanya diam tidak menjawab pertanyaan,ia langsung menyentak Rehan.
" Kak jawab..." Ucap Risa dengan nada menekan
" Asisten Tio, sebenarnya apa yang terjadi" Ucap Risa sudah mengalihkan pandangannya menatap ke arah Tio
Tio yang ditatap Risa,hanya bisa menunduk ia juga bingung harus mengatakan apa.Kalau ia mengatakan sejujurnya ia takut,membuat Risa kecewa dan marah besar karena mendengar kenyataan dari mulut Tio bukan dari mulut Rehan.
Apa aku harus mengatakan sejujurnya,tapi aku sangat takut membuat adik ku kecewa.Risa sangat percaya terhadapku, setelah mengetahui kalau kakaknya sudah melakukan hal yang sangat menjijikkan " Guman Rehan dalam hati
Rehan menarik nafas panjang,dan mengusap wajahnya dengan kasar.Ia akan mengangkatan sebernya terhadap Risa,mungkin Risa akan membantu nya untuk menemukan Putri.
Semoga saja Risa tidak akan kecewa dengan nya,dan ia bisa memahami keadaan Rehan saat itu.Sebenarnya bukan keseluruhan kesalahan Rehan,karena Rehan waktu itu terjebak oleh wanita gila yang sudah tergila-gila dengan nya.
Sungguh ini bukan kemauan Rehan,ia memang mencintai Putri.Tapi Rehan tidak mau mengecewakan Putri apalagi membuat hati lnya Putri terluka.
" Sebenarnya....." Ucap Rehan berhenti
__ADS_1
" Sebenernya apa kak,katakan yang benar " Ucap Risa yang sudah tidak sabar lagi