
Hari demi hari Putri lewati,ia sudah tiga Minggu kerja dengan Rehan.Selama ia kerja dengan Putri rasa ia sedang disiksa olehnya,bahkan setiap hari Putri harus melakukan apa saya yang Rehan mau.Entah itu membelikan makanan, membersihkan ruangannya,dan membuatkan kopi setiap pagi.
Sebenarnya ia sudah tidak tahan lagi keberja dengan Rehan,tapi kalau Putri tidak bekerja lagi.Bagaimana ia akan melunasi biaya perbaikan mobil yang Putri tabrak wantu itu, Putri juga sudah menandatangi kontrak.Jadi Putri tidak bisa pergi dari situ,kalau ia melanggar kontrak Putri haru membayar ganti rugi tiga kali lioat.
Dapet dari mana uang sebanyak itu,bahkan untuk sehari-hari saja pas-pasan.Karena Putri bosan diruang terus, akhirnya ia keluar dan menghampiri Lala.
" Mba Lala masih sibuk " Tanya Putri yang sudah duduk di sebelah Lala
" Gak kenapa " Tanya Lala
" Gapapa mbak,aku bosan diruang terus tidak ada kerjaan" Ucap Putri sambil meletakkan wajah di meja
" Kamu tuh aneh put,sebarus kamu senang kalau tidak ada kerjaan" Ucap Lala
" Iya sih mbak,tapi aku bosen " Ucap Putri lirih
" Ya udah nih aku kasih kamu kerjaan" Ucap Lala
" Apa mbak " Ucap Putri semangat dan langsung mengangkat wajah nya
" Kamu kasih ini,ke ruangan pak Joko " Ucap Lala
" Siap mbak " Ucap Putri
Putri langsung semangat,saat diakasih tugas oleh Lala, Karena ia juga tidak mau hanya duduk dan memainkan ponselnya.Putri langsung menekan tombol 10 dimana ruangan Joko berada, sesampainya di ruang 10.Putri langsung mencari Rungan pak Joko,karena baru pertama kali dia ke lantai 10
" Ah ini dia ruangannya " Ucap Putri dan langsung mengetuk pintu
Tok tok tok
" Siapa " Ucap Joko
" Saya Putri,saya mengantarkan berkas yang diberikan mabk Lala " Ucap Putri
" Silakan masuk " Ucap Joko
Putri langsung masuk dan ia kaget saat melihat ada wanita yang duduk dipangkuan pak Joko,bahkan wanita itu menggunakan baju yang sangat sexsi.Gunug kembar itu pun sedikit kelihatan,Joko yang menyadari arah pandangan Putri,Joko langsung mengeluarkan suara.
" Mana berkasnya" Ucap Joko
" Ini pak " Ucap Putri
" Kalau gitu kamu boleh pergi " Ucap Joko
" Baik pak " Ucap Putri dan langsung pergi dari ruangan Joko
" Wanita itu sedang apa,kenapa dia ada dipangkuan pak Joko Apa jangan-jangan dia istinya " Ucap Putri lirih
__ADS_1
Risa yang kebetulan sedang ada urusan di lantai 10,ia melihat sosok wanita yang tidak asing baginya.Risa pun mendekati wanita itu,yang tak lain adalah Putri.
" Putri" Risa memanggil Putri
Putri pun menoleh ke belakang,karena ada yang memanggil namanya.
" Risa " Ucap Putri terkejut saat melihat Risa di situ
" Kamu ngapain disini " Tanya Risa ke Putri
" Aku sekarang bekerja disini " Ucap Putri
" Bekerja disini,sejak kapan aku ko gak tau " Tanya Risa heran
" Udah hampir satu bulan " Ucap Putri
" Kamu kerja dibagian apa " Tanya Risa
" Jadi asisten pribadi Pak Rehan " Ucap Putri
" Apaaa" Risa sangat terkejut yang yang dikatakan Putri, pasalnya ia sangat heran sejak kapan kakaknya membutuhkan asisten oribadi.Padahal kan ia sudah memiliki asisten Tio
" Kamu kena Ris,ko kaget gitu " Tanya Putri heran dengan expresi Risa yang kaget, mengetahui ia menjadi asisten Rehan
" Ahh. gapapa Put,aku juga kaget aja.Kamu ko bisa jadi Asisten CEO " Ucap Risa
" Ganti rugi " Kini Risa semakin bingung
" Iya,karena aku waktu itu menabrak mobil dia.Dan aku harus ganti rugi, dengan bekerja disini " Ucap Putri ke Risa
" Oh " Ucap Risa membulatkan bibir nya
" Iya,kamu juga kerja disini " Tanya Putri
" Iya,aku kerja dilantai 6 " Ucap Risa
" Udah berapa lama,kamu kerja disini " Tanya Putri
" Udah hampir 5 bulan " Ucap Risa
" Udah lama dong " Ucap Putri
" Ya lumayan " Ucap Risa
" Ya udah Put,aku pergi dulu ya.Ada kerjaan yang harus ku selesaikan" Ucap Risa
" Okeh " Jawab Putri dan kembali ke ruangan Lala
__ADS_1
" Mbak " Ucap Putri saat sudah duduk di tempat kerja Lala
" Kenapa " Ucap Lala
" Tapi pas aku keruangan pak Joko,aku lihat ada wanita yang duduk dipangkuan pak Joko " Ucap Putri
" Apa dia istinya,tapi wanita itu kelihatan masih muda mungkin seumur aku " Sambung Putri
Lala tersenyum tipis mendengar perkataan Putri "Dia bukan istrinya " Jawab Lala
" Terus dia siapa,kalau bukan istrinya " Tanya Putri
" Selingkuhannya " Jawab Lala
" Apaaa " Ucap Putri kaget
" Dia sudah biasa seperti itu,Pak Joko terkenal sering gonta ganti wanita " Ucap Lala
" Hiii..serem banget,padahal udah tua " Ucap Putri dan merasa geli mendengar perkataan Lala
" Sudah gak usah dibayangkan " Ucap Lala
" Emang saya banyangin apa mbak " Ucap Putri Dengan Polos
Pasalnya selama ini Putri tidak pernah pacaran,bahkan ia sedang tidak denkat dengan laki-laki mana pun.Putri hanya fokus kerja kerja dan kerja,tidak ada waktu bagi Putri untuk pacaran.Jadi Putri tidak atau yang dimaksud Lala.
Tiba-tiba suara mengema memanggil Putri,itu adalah Rehan.
" Putriii..... " Teriak Rehan
Sontak Putri yang sedang duduk kaget, dan langsung lari ke ruangan Rehan.Pasti Putri melakukan kesalahan
"Iya pak,ada apa " Ucap Putri yang sudah didepan Rehan
" Ini apa " Ucap Rehan melempar map
" Itu berkas yang pak rehan minta,untuk saya refisi " Ucap Putri
" Bukannya lebih baik,malah tambah buruk.Refisi ulang " Ucap Rehan dengan nada tinggi
Sontak Putri kaget, pasalnya baru kali ini ia dibentak Rehan dengan suara keras.Mata Putri seketika berkaca-kaca, Putri menahan air matanya yang hampir terjatuh.
" Kenapa masih disini " Ucap Rehan
" Ba..baik pak,akan saya refisi ulang " Ucap Putri mengambil map itu dengan wajah menunduk tidak berani melihat ke arah Rehan,tanpa ia sadari air mata Putri terjatuh man membasahi berkas yang ada di atas meja Rehan.Dan Putri langsung pergi ke ruangan
Sesampai diruang Putri, langsung menyeka air matanya yang sudah membasahi pipi mulus itu.Putri memiliki terauma akan suara keras,dan gelap.
__ADS_1