
" Anak ibu memang paling cantik " Timpal Bu Erna
" Kan aku anak perempuan satu satunya Bu " Ucap Putri membuat ketiga wanita itu terkekeh dengan celetukan bumil itu
" Ibu sangat bahagia hari ini,bisa melihat mu menikah" Ucap Bu Erna
" Iya Bu, Putri juga bahagia.Akhirnya Putri menikah dengan orang yang Putri cintai Bu " Ucap Putri dengan mata berkaca-kaca
Pintu terbuka menampakan sosok wanita cantik menghampiri mereka bertiga itu adalah Raena,Ia akan menjemput Putri karena semua tamu sudah datang dan acara ijab kabul akan di mulai.
" Sayang apakah sudah selesai " Tanya Raena ke calon mantu
" Sudah ma " Ucap Putri
" Ya udah yuk keluar, semuanya sudah menunggu " Ucap Raena
" Ma aku gugup " Ucap Putri dengan tangan gemetar
" Tenang sayang,ini sudah biasa dialami pengantin " Ucap Raena
" Iya nak,pasti semuanya berjalan lancar " Ucap Bu Erna menenangkan Putri
" Yuk keluar " Ucap Raena menggandeng tangan Putri Bu Erna juga sama
Putri keluar dan ia menuruni tangga dengan digandeng oleh Bu Erna dan mama Raena,sedangkan Risa ia dibelakang mereka.
Trap...trap.. trap
Sual hilks yang dipakai Putri,itu membuat semua orang menatap wanita yang sedang menuruni tangga.Semua tamu terpesona dengan kecantikan Putri,jangan ditanya seperti apa Rehan sekarang Rehan sedang menganga melihat calon istri itu.
" Cantik sekali pengantin wanitanya "
" Cantiknya, beruntung banget Pak Rehan bisa mendapatkan wanita secantik dia "
" Ia bener,dia cantik sekali " Seperti itulah sekiranya orang memuji kecantikan Putri
Adi yang melihat anaknya menatap Putri dengan mulut terbuka,ia langsung menyenggol tangan Rehan.Agar dia menutup mulutnya itu
__ADS_1
" Tutup mulut mu,nanti ada lalat masuk " Ucap Adi di telingan Rehan sepontan Rehan langsung menutup mulutnya itu
Sekarang Putri sudah duduk di sebelah Rehan, Putri sangat gugup kali ini.Entah perasaan putri campur aduk,tangan Putri gemetar dan itu dilihat oleh Rehan.
" Tenang, semuanya akan berjalan dengan lancar " Bisik Rehan dan megegam tangan Putri untuk memberi ketenangan
" Kamu cantik sekali hari ini " Ucap Rehan ditelinga Putri
Putri yang di puji Rehan ia sangat malu,ia menundukkan kepalanya.Karena Putri tidak berani menatap Rehan, sungguh Putri sangat malu saat Rehan mengatakan kalau dia cantik.
" Gak usah menggoda Putri,dasar anak nakal " Ucap Raena yang tau kelakuan Rehan
" Muji istri sendiri gapapa kali ma " Ucap Rehan
" Kau belom ijab kabul,jadi Putri belom jadi istri mu " Timpal Raena
" Sebentar lagi,dia akan menjadi istri ku mah " Ucap Rehan
" Apa sudah siap " Ucap penghulu
" Sudah pak " Ucap Rehan
" Saya terima nikahnya ananda Putri bin Adam dengan mas kawin berupa uang dua ratus juta rupiah tunai " Ucap Rehan dengan lantang
" Gimana para saksi,sah " Ucap Penghulu
" Sah...sah...sah " Ucap Semua orang
" Alhamdulillah,sekarang kali sudah menjadi pasangan suami istri" Ucap Penghulu
Kini Putri mengambil tangan Rehan dan menciumnya tanda kalau Rehan dan Putri sudah sah menjadi pasangan suami Istri,Rehan pun mencium kening Putri dengan lembut.
" Akhirnya aku menjadi istri ku,sayang " Ucap Rehan ditelinga Putri membuat Putri menunduk malu
" Akhirnya kamu jadi menantu mama " Ucap Raena memeluk Putri dengan erat
" Mama sangat bahagia " Ucap Raena mencium pipi Putri
__ADS_1
" Mah,jangan dicium " Ucap Rehan yang tak terima Istrinya dicium orang lain meskipun itu mama Raena
" Memang kenapa,mama ingin mencium Putri.Karena mama bahagia " Ucap Raena
" Dia istri ku,jadi gak ada yang boleh menciumnya selain aku " Ucap Rehan dengan sangat posesif
" Ya ampun Rehan,ini mama kamu.Bukan orang lain..." Ucap Raen geram dengan ucapan Rehan yang tidak masuk akal itu
" Tetap saja tidak boleh,aku saja belom mencicipinya" Ucap Rehan dengan random
" Dasar anak nakalll....." Ucap Raena menjewer telingan Rehan
" Aauuu,sakit mah " Pekik Rehan kesakitan
" Salah sendiri kamu ngelarang mama mencium,menangi sendiri " Ucap Raena bikin kesal dengan anak ini
Untung saja yang datang di pesta pernikahan Rehan hanya orang terdekat,jadi Rehan tidak terlalu malu dengan kejadian tadi.Putri yang melihat tingkah suami dan mama mertu hanya tersenyum, Putri sangat senang bisa mendapatkan mama mertua sebaik Raena.
Para tamu undang menghampiri Rehan dan Putri untuk sekedar bersalaman dan mengucapkan selamat atas pernikahannya, Putri pun memberikan senyuman terbaiknya untuk menyambut salaman dari mereka.
Putri merasa kakinya sangat pegal,karena terlalu lama berdiri dan itu membuatnya tidak nyaman.
Rehan yang menyadari ada yang salah dengan Istrinya,ia pun bertanya.
" Ada apa " Tanya Rehan
" Kaki ku pegal " Ucap Putri
" Ya sudah ku duduk saja " Ucap Rehan menuntun Putri untuk duduk
" Apa tida masalah" Tanya Putri
" Tidak sayang " Ucap Rehan mengecup kening Putri
" Jangan membuatku malu " Ucap Putri menunduk
" Kenapa, sekarang kan kamu sudah menjadi istri ku " Ucap Rehan di telingan Putri
__ADS_1
Lagi-lagi Putri dibikin malu dengan ucapan Rehan,yang selalu menggoda nya.Rehan yang melihat wajah lucu istrinya itu sangat gemas,ingin rasa mencium bibir mungil itu tapi Rehan harus menahannya sampai malam nanti.