
Langit cerah sudah berganti gelap,itu menandakan hari sudah malam.
Putri yang sudah bersiap sejak pukul setengah tujuh.Sembari menunggu suaminya pulang kerja, Putri memutuskan untuk pergi ke kamar Raynad.
Putri ingin melihat anaknya sebelom pergi.Padahal hanya pergi sebentar tapi Putri rasanya sangat berat.
Di kamar Raynad sudah ada Lilis yang sedang mengendong Raynad.Lilis melihat ke arah pintu yang terbuka,Lilis tersenyum saat melihat Nyonya datang.
" Apa Raynad tidur " Tanya Putri bejalan mendekati Lilis
" Tidak nyonya " Ucap Lilis
" Sudah berapa kali aku bilang,jangan panggil aku nyonya " Ucap Putri kesal
" Ma-maad mbak " Ucap Lilis merubah panggilan Putri
" Sudah lah,aku ingin mengendong Raynad" Ucap Putri
Lilis memberikan Raynad ke Putri.Putri mencium pipi gembul Raynad dengan gemas, Raynad mengeliat geli karena ciuman Mama Putri.
" Apa mbak,mau pergi " Tanya Lilis saat melihat penampilan Putri yang sangat rapih
" Iya,aku akan makan malam dengan suamiku di luar " Ucap Putri
" Wah pak Rehan sangat romantis ya,pasti mbak Putri sangat bahagia mempunyai suami seperti Pak Rehan " Ucap Lilis dengan jujur
" Hem,iya Mas Rehan sangat sayang dengan ku.Kamu Lis kalau mencari suami harus yang sanga sama kamu,melebihan rasa sayang kamu ke dia " Ucap Putri
" Iya mbak " Ucap Lilis
" Apa kamu sudah punya pacar " Tanya Putri
" Saya belom kepikiran untuk pacaran Mbak,saya baru umur 19 tahun " Ucap Lilis
" Memang kenapa kalau baru 19thn,toh baru pacaran tidak langsung nikah juga " Ucap Putri
" Hehehe iya juga ya mbak,nanti aku akan cari pacar mbak " Ucap Lilis dengan senyuman yang mengembang
" Jangan sekarang,kamu harus fokus ke Raynad.Kamu boleh mempunyai pacar setelah Raynad berumur tiga tahun " Ucap Putri langsung menlarang Lili untuk mencari pacar
" Iya mbak " Ucap Lilis tidak membantah perkataan Putri.Lilis juga hanya bercanda mengatakan itu
Terdengar suara mesin mobil masuk ke halaman rumah itu.Putri sudah bisa menebak kalau suara mobil itu milik suaminya.
__ADS_1
Putri pun memberikan Raynad ke Lilis,karena ia akan menyambut suaminya yang baru pulang.
" Aku titip Raynad,kalau ada apa apa langsung hubungi aku kalau gak Pak Rehan " Jelas Putri
" Iya mbak " Ucap Lilis mengangguk
Di rumah ini hanya ada Rehan, Putri,Lilis dan beberapa pelayanan.Mama Raena dan Papa Adi sudah kembali ke Belanda Bu Eran juga sudah pulang.
Putri langsung turun ke bawa dan menyambut kedatangan suaminya.Rehan yang baru saja membuka pintu melihat istrinya lari kearahnya, ia merentangkan tangan untuk menyambut kedatangan istri tercintnya.
Hap..
Putri sudah berada di pelukan Rehan,Rehan mengangkat tubuh istrinya dan berputar seperti adekan film India.
Putri tersenyum lebar karena Rehan selalu memberikan cinta kepadanya.Semakin hari cinta diantar mereka terus tumbuh.
" Aku sudah cantik sayang " Ucap Rehan mengecup kening Putri
" Iya,aku sudah menunggu mu mas " Ucap Putri dengan nada manja
" Maaf yah lama menunggu,tapi Mas ada urusan mendada jadi telat pulang nya " Ucap Rehan jujur ia merasa bersalah karena terlambat pulang hari ini
" Iya apa apa,sekarang kamu mandi dulu " Ucap Putri
" Apa kamu mau mandi bareng sama Mas " Rehan berusaha menggoda Putri
" Mass,aku sudah cantik seperti.Masa harus mandi lagi " Ucap Putri protes
" Iya iya iya,mas kan cuma menawarkan saja " Ucap Rehan
Kini mereka berdua sudah berada di kamar nya.Rehan memutuskan untuk langsung mandi karena hari sudah semakin malam.
Kurang dari dua puluh menit,Rehan sudah keluar dari kamar mandi dengan keadaan rapi.
Putri terpanah dengan ketampanan suaminya ini,entah kenapa menurut Putri setiap hari suaminya bertambah tampan saja.
Putri yang berus melihat suaminya tanpa mengedipkan mata.Putri tidak menyadari kalau Rehan sudah ada didepan nya.
Rehan tersenyum melihat istrinya yang begong,karena melihat ketampanan nya ini.
Cup...
Rehan mengecup bibir Putri sekilas
__ADS_1
" Aku tau,kalau aku itu tampan.Jadi tidak usah melihatnya seperti itu sayang " Bisik Rehan ditelinga Putri membuat lamunannya buyar
" Mass,kita gak jadi makan malam diluar yah " Ucap Putri tiba-tiba ingin membatalkan makan malam
Rehan yang mendengar langsung mengerutkan keningnya,jelas saja Rehan tidak setuju.Karena Rehan sudah menyiapkan makan malam romantis untuk Putri.
" Kenapa, tiba-tiba dibatalkan " Tanya Rehan
" Kau terlalu tampan,aku tidak mau ana wanita lain yang melihat mu " Entah kenapa Putri bisa mengatakan itu, seakan-akan Putri tidak rela ketampanan suaminya dilihat orang lain.Biar saja dia dipilang posesif
Rehan tertawa mendengar perkataan Istrinya itu.Selama mereka menikah baru kali ini Putri mengatakan kalau Rehan tampan dengan gamblang
" Mas ko ketawa sih,aku serius " Ucap Putri kesal karena Rehan justru tertawa mendengar ucapan Putri
" Maaf sayang,saolnya kamu lucu sekali.Dan baru kali ini kamu mengakui kalau Suamimu ini sangat tampan " Ucap Rehan menarik pinggang Putri untuk lebih dekat denganya
" Mas " Ucap Putri
" Percayalah sama Mas,Mas tidak akan berpaling dari mu.Menurut mas kamu wanita yang paling cantik didunia ini.Toh Mas tidak akan memperdulikan pandang orang lain,biarkan saja dia melihat Mas " Ucap Rehan
" Mas sangat mencintaimu,dan selamanya hanya kamu wanita satu satunya dihidup Mas " Ucap Rehan dari lubuk hati yang paling dalam
Putri melihat ketulus dan kejujuran dan mata Rehan.Putri tersenyum mendengar nya dia pun memeluk suaminya.
" Aku percaya,Mas " Ucap Putri
" Kalau gitu,kita jadi makan malam diluar " Ucap Rehan
" Jadi " Ucap Putri mendongok ke arah wajah Rehan
" Terus Raynad bagaimana " Tanya Rehan
" Raynad sama Lilis Mas " Ucap Putri
" Ya sudah,mas akan menyuruh anak buah Mas.Untuk menjaga keamanan rumah,selama kita diluar " Ucap Rehan
Rehan dan Putri menuruni tangga dengan bergandengan tangan,Rehan tidak akan melepaskan tangan Putri kecuali saat di mobil.
Yah Rehan akan pergi berdua dengan Putri.Rehan sendiri yang akan menyetir tanpa ada Tio.
Malam ini akan mereka habiskan untuk berdua, seperti orang yang sedang pacaran.
Pasalnya Putri dan Rehan tidak merasa pacar seperti umum nya.Dulu saat mereka baru merasakan bunga bunga cinta,Rehan melakukan kesalah besar membuat mereka harus berpisah sementara.
__ADS_1
Tapi sekarang mereka sudah menyatu dengan rasa sayang yang sangat besar diantar mereka berdua.Mereka sudah berjanji tidak akan meninggalkan satu sama lain, apapun rintangan yang akan mereka alami.Kecuali mau yang akan memisahkan mereka berdua.