Kepincut Bos Sendiri

Kepincut Bos Sendiri
22


__ADS_3

" Berani-beraninya kamu melukai King " Ucap Bram dengan nada penekanan


" Dia pantas mati " Ucap Bimo


Bram yang mendengarnya,ia langsung menendang kepala Bimo sampai gigi Bimo copot.Sekeras itu kah pukulan Bram.


" Yang pantas mati itu kamu " Ucap Bram


Bimo yang melihat wajah Bram yang menyeramkan,Bimo berlahan mundur karena ia merasa takut dengan ganasnya Bram.


" Mau kemana " Ucap Bram menatap Bimo


" Jangan bunuh aku,,,aku mohon " Ucap Bimo memelas ke Bram


" Apa kamu bilang " Ucap Bram


" Ja...jangan bunuh aku " Ucap Bimo ketakutan


Hahahhahaha Bimo tertawa mendengar perkataan Bimo


" Kau sudah melukai King,jadi kau pantas untuk mati " Ucap Bram menekan kata Mati


Tio yang akan menghalangi Bram,tapi ditahan oleh Rehan.


" Biarkan,Bram yang akan mengurusnya" Ucap Rehan yang sudah mulai kesakitan dengan luka tembak dilengan nya


" Bos, gapapa" Tanya Tio


" Aku tertenbak,bawa aku kemobil " Ucap Rehan ke Tio


" Baik " Ucap Tio memapah Rahan menuju ke mobil


Tak berselang lama Bram masuk ke dalam Mobil,dengan baju berlumuran darah.


" Sudah " Tanya Rehan


" Sudah,tubuhkan ku lempar ke jurang " Ucap Bram


Aaa rintih Rehan


" Kak kamu gapapa" Tanya Bram panik


" Gapapa,ini cuma luka kecil " Ucap Rehan


" Aku bawah ke rumah sakit " Ucap Bram


Rehan hanya mengangguk dantanya ia setuju, sesampainya dirumah sakit Rehan langsung dibawa ke IGD untuk mengeluarkan peluruh yang ada di lengannya.Satu jam sudah Rehan di dalam, akhirnya dokter yang menangani Rehan keluar.


" Gima keadaan Kaka saya dok " Tanya Bram

__ADS_1


" Tidak apa-apa, peluruh yang ada di lengan sudah tercabut " Ucap Dokter


" Hanya perlu istirahat nanti Sebuh " Ucap Dokter


" Jadi kakak saya,boleh langsung pulang " Tanya Bram


" Boleh, tapi selama 4 hari harus rutin pengecakan " Ucap Dokter


" Baik dok " Ucap Bram


" Kalau gitu saya permisi dulu " Ucap Dorter dan pergi


Bram dan Tio masuk ke dalam, menghampiri Rehan yang duduk ditepi brankas.


" Gimana kak,apa lukanya masih terasa sakit " Tanya Bram khawatir dengan kakak


" Tenang saja, kakak mu ini kan kuat tidak akan mati hanya dengan peluruh" Ucap Rehan


" Sok kuat " Ucap Bram


" Gimana keadaan disana " Tanya Rehan


" Semuanya sudah tertangkap,dan wanita wanita itu juga sudah tergolong semua " Ucap Tio


" Merak akan dipulangkan besok,setelah memberikan laporan"ibuh Tio


" Ko Langsung pulang kak " Tanya Bram


" Karena urusan disini sudah selesai,dan aku juga masih banyak pekerjaan yang ku tinggal " Ucap Rehan


" Oh gitu " Jawab Bram


Rehan dan Tio sudah kembali ke Indonesia, keesokan harinya Rehan juga kembali beraktivitas seperti biasa.Luka yang ada di lengan tidak akan membuat Rehan berhenti bekerja.


Ditempat lain


" Ra,,kita jalan ke mall yuk " Ucap Putri


" Boleh " Jawab Rara


" Aku ajak Risa juga, soalnya kan waktu itu aku udah janji,tapi gara-gara pesta kemarin gak jadi pergi. " Ucap Putri


" Iya gapapa " Jawab Rara


" Okeh,aku ngabarin ke Risa dulu " Ucap Putri


*Risa,nanti malam kita kemall yuk * isi pesan dari Putri


10 menit kemudian Risa membalas pesan Putri

__ADS_1


* Boleh aku jemput ya * balasan dari Risa


* Jemput di restoran yah * balas Putri


* Oke * Risa


pesan pun berakhir


Risa yang akan meminta tanda tangan Rehan,untuk beberapa dokumen yang memang perlu tanda tangan Rehan.setibanya di ruangan Rehan.


Tok tok tok


" Masuk " Ucap Rehan


Risa pun masuk dan berjalan ke arah Rehan.


" Ada apa " Tanya Rehan


" Ada beberapa dokumen yang harus ditanda tangani,oleh kakak " Ucap Risa


" Letakan disitu " Ucap Rehan


" Iya " Jawab Risa


" Oh ya kak,nanti malam aku mau keluar sebentar " Ucap Risa


" Kemana " Tanya Rehan


" Ke mall, bareng teman aku " Jawab Risa


" Siapa teman kamu " Tanya Rehan


" Putri dan Rara " Jawab Rara


" Oh " Ucap Rehan


" Boleh kan kak " Tanya Risa meminta bersetuju Rehan


" Iya boleh,tapi jangan malam-malam " Ucap Rehan


" Iya kak,Risa tau ko " Jawab Risa


" Apa sudah ditanda tangani " Tanya Risa


" Sudah " Jawab Rehan


" Makasih kak " Ucap Risa


Risa keluar dari ruang Rehan,dan kembali ke ruang nya.Rehan mash sibuk dengan pekerjaannya yang mempuk,karena ia tinggal selama 3 hari.

__ADS_1


__ADS_2