Kepincut Bos Sendiri

Kepincut Bos Sendiri
82


__ADS_3

Tadi kamu bilang,mulai malam ini.Jadi kalau sekarang bisa dong " Ucap Rehan yang masih berusaha


" Kalau aku bilang tidak ya tidak mas, ucapan ku berlaku saat aku selalu ngomong" Ucap Putri


" Kamu jahat banget,sayang " Ucap Rehan pasrah kepalanya bersandar di paha istrinya


Jangan ditanya lagi seperti apa Adi yang masih berusaha meluluhkan hati Istrinya,Ayah dan Anak sama sama tidak dikasih jatah oleh Istrinya.


Jelas saja para Istri sangat senang, mengerjai suami mereka.Akhirnya malam ini sampai Minggu depan tidur mereka akan sangat nyenyak,karena tidak ada gangguan dari suami.


Raena dan Putri memilih meninggalkan suami mereka ke dapur,untuk menyiapkan makan malam nanti.Jelas saja wajah para suami sangat frustasi,tidak bisa membayangkan kalau nanti malam tidak mendapatkan jatah.


" Minggir mas,aku mau manyiapkan makan malam " Ucap Raena yang sudah berdiri dan meninggalkan Adi yang masih duduk di lantai


" Mas aku mau bantu mama " Ucap Putri


" Boleh,tapi nanti malam kamu harus kasih aku jatah " Ucap Rehan masih kekeh berusaha


" Mas...kalau kamu kaya gini aku tamba hukuman mu sampai dua Minggu" Ucap Putri


" Jangan sayang satu Minggu aja aku gak tau sanggu apa gak,apa lagi dua Minggu " Ucap Rehan yang panik dengan ancaman Putri


" Ya sudah singkirkan kepalamu " Ucap Putri


Rehan memandangi punggung istri nya yang sudah mulai menjauh, Putri sudah berada di dapur .


" Ini semua gara-gara papah " Ucap Rehan kesal dan menyalahkan Adi


" Loh ko papah sih " Ucap Adi membela


" Iya lah,yang mulai berdebat kan papa " Ucap Rehan pergi meninggalkan Adi sendirian


" Dasar anak nakal " Ucap Adi


Di dapur


" Ternyata enak juga ya mah, ngerjain suami " Ucap Putri


" Hehehe benar,sekali-kali buat mereka kapok " Ucap Raena terkekeh membayangkan expresi suaminya


" Tapi kasihan juga ma " Ucap Putri


" Kamu jangan terlalu memanjakan suami sayang,nanti suami mu ngelunjak " Ucap Raena


" Gitu ya ma " Ucap Putri

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hari sudah berganti malam,kini mereka sedang makan malam bersama ada Risa juga.Risa yang tidak tau kejadian tapi siang,ia merasa heran dengan tingkah Papanya dan Rehan malam ini.


Sedangkan Raena dan Putri biasa saja,bahkan mereka makan tidak sdi samping suami masing-masing.


" Sayang suapi " Rengek Rehan


" Tidak,kamu sudah besar mas " Ucap Putri menolak


" Ayo lah sayang,aku pingin disuapi tapi pakai tangan ya jangan pakai sendok " Ucap Rehan


" Tidak mau " Ucap Putri


" Baiklah" Ucap Rehan pasrah ia tidak mau membuat Putri marah nanti bisa gawat


" Kalian kenapa " Ucap Risa bingung


" Maksudnya " Tanya Raena


" Mama dan Putri,makan tidak disamping kak Rehan dan papa.Biasanya juga makan sepiring berdua " Ucap Risa


" Tidak apa apa " Ucap Raena


" Kita sedang menghukum suami kita,Ris " Ucap Putri angkat bicara


" Kenapa dihukum " Tanya Risa penasaran


" Karena Kak mu,sudah mengejek mama " Ucap Putri


" Mengejek gimana " Tanya Risa


" Kak mu mengatakan kalau mama sudah tua dan keriput " Ucap Putri


" Apaa...kak Rehan ko gitu sih sama mama " Ucap Risa menatap Rehan


" Kakak tidak mengatakan itu " Ucap Rehan membela diri


" Bohong " Ucap Raena


" Sudah mah,jangan pedulikan kak Rehan.Sepertinya kita harus membawa kak Rehan ke rumah sakit deh " Ucap Risa


" Ngapain " Tanya Raena


" Buat meriksa mata kak Rehan, seperti Katar.Masa mama dibilang keriputan,padahal masih fres banget " Ucap Risa

__ADS_1


" Nah betul itu kata Risa ma " Ucap Adi mencari kesempatan


" Gak usah ikut ikutan pah " Ucap Raena


" Hahaha sukurin kena marah sama mama " Ucap Rehan mengejak Papanya


" Mas Rehan " Ucap Putri


" Iya sayang,mau masuk ke kamar " Ucap Rehan


" Diam " Ucap Putri


" Iya " Ucap Rehan menunduk


Hahaha ibarat kata suami takut istri yah,mungkin para suami akan seperti itu kalau diancam soal jatah malam.


" Hukumannya kurangi ya sayang,jadi tiga hari " Ucap Rehan memohon


" Tidak mas " Ucap Putri


" Kejamnya istriku,tidak memberikan jatah ke suami selama satu Minggu " Ucap Rehan dengan nada Roma irama


" Jatah apa " Tanya Risa


" Anak kecil tidak usah ikut campur " Ucap Rehan dan Raena kompak


" Dih aku udah gede,masih dibilang anak kecil " Ucap Risa protes


" Kamu tuh anak kecil karena masih jomblo " Ucap Raena


" Ih mama,gak usah bawa bawa jomblo dong " Ucap Risa


" Kamu akan mama anggap masih kecil,kalau belom menikah " Ucap Mama


" Ya sudah besok aku menikah " Ucap Risa


" Emang udah ada calonnya " Ucap Raena


" Belom ada sih " Ucap Risa mengaruk kepalanya yang tidak gatal


" Astaga " Ucap Mereka kompak


" Ih kompak banget " Ucap Risa


" Aku sudah selesai makanannya,mau kekamr kesal sama lain " Ucap Risa bangkit dan meninggalkan mereka

__ADS_1


__ADS_2