
Putri langsung mengecas Ponsel yang sempat loubet,saat ponselnya menyala sekita banyak notif dari Rara dan Ibu yang menanyakan kabar.Putri membukan pesan dari Rara dan ia langsung menelfon Rara
" Hallo,,," Belom sempat Putri mengucapkan salam Rara langsung ngerocos
" Woy Putri kamu dari mana aja,semalem ibu kamu nyariin,katanya ditelfon gak bisa,sebenarnya lo dari mana sih,Lo tau gak semalem aku sampai ke restoran untuk mengecek apa kamu sudah pulang apa belom gak,gue pusing nyariin lo semalem gak ketemu-temjlu " Ucap Rara bertubi-tubi sampai Putri tidak ada kesempatan untuk menjawab
" Ra jangan ngomong terus,gimana aku mah jawab kamunya ngomong terus " Ucap Putri
" Ya udah jawab sekarang" Ucap Rara
" Sebenernya semalam aku mau diperkosa" Ucap Putri
" Apaan kamu mau diperkosa,gimana ceritanya sampai kamu mengalami hal seperti itu " Tanya Rara Kaget
" Semalem waktu aku nunggu di halte, biasanya kan aku pulang pakai bus tapi entah kenapa semalam gak ada satu pun bus yang lewat aku udah 1jam lebih nungguin, akhirnya aku memutuskan naik angkutan Umum" Ucap Putri
" Terus " Tanya Rara
" Sebenernya aku takut kalau naik angkutan umum malam malam,aku memberanikan diri untuk naik ke angkutan umum tapi waktu aku naik ramai orang Ra " Ucap Putri
" Tapi ko kamu bisa hampir diperkosa" Tanya Rara
" Ya soalnya mereka semua sudah sampai di tujuannya masing-masing,tinggal aku seorang didalam angkutan tersebut " Ucap Putri
" Saat itu juga aku merasa takut,dan supir nya mengarah ke jalan yang sepi dan aku belom pernah ngelewatin jalan itu " Ucap Putri
" Aku udah berusaha minta tolong,teriak teriak tapi tidak ada satupun yang mendengar nya.Akhirnya aku memberanikan diri melompat keluar dari angkutan yang masih melaju " Ucap Putri
" Ya ampun Putri,kamu nekat banget sih kalau kau terjadi apa-apa giman " Ucap Rara panik
" Ya mau gimana lagi Ra,gak ada pilihan lain selain itu.Aku mikirin gimana caranya aku harus lepas dari mereka berdua " Ucap Putri
" Saat aku loncat pun mereka masih mengejar aku Ra,Meraka sudah berhasil merobek baju aku " Ucap Putri sambil menangis di telfon
__ADS_1
" Untungnya saat mereka akan melakukan itu,ada seseorang yang menolong aku " Ucap Putri
" Terus gimana " Tanya Rara
" Setelah itu aku gak ingat apa-apa,aku hanya melihat orang itu memukul mereka berdua " Ucap Putri
" Jadi kamu gak tau orang yang nolongin kamu " Tanya Rara
" Iya aku gak tau,tapi orang yang nolongin aku semalem adalah kakak Risa " Ucap Putri
" Risa teman baru kamu itu " Tanya Rara
" Iya,semalam aku juga dibawah ke rumah dia " Ucap Putri
" Kerumahnya dia,tapi kamu gak diapa-apain kan sama tuh orang " Tanya Rara
" Gak Ra " Jawab Putri
" Tapi Ra " Ucap Putri
" Udah kamu nurut aja " Ucap Putri
" Ya udah, makasih ya Ra kamu udah mau bantuin aku " Ucap Putri
" Iya sama-sama Putri " Ucap Rara
" Oh ya Put,udah dulu ya telfonya aku mau siap-siap berangkat kerja "Ucap Rara
" Oh iya Ra, semangat ya kerjanya " Ucap Putri
" Iya Put " Jawab Rara
Sambungan telfon pun terputus.Ditempat lain
__ADS_1
" Ella belikan saya makan " Ucap Rehan di telfon
" Baik pak " Jawab Ella
Ella adalah asisten Rehan
Ella langsung memesan makanannya untuk Rehan ,15 menit kemudian makan tersebut sudah siap.
Tok tok tok
" Masuk " Ucap Rehan dari dalam
" Permisi pak,ini makanan yang Pak Rehan pesan " Ucap Ella
" Letakan di meja " Ucap Rehan
" Baik pak " Ucap Ella patuh
" Ada yang bisa saya bantu lagi pak " Tanya Ella
" Kamu ambil dokumen itu,dan revisi ulang kalau sudah jadi serahkan ke saya " Ucap Rehan
" Baik pak,akan saya kerja secepatnya " Ucap Ella dan mengamb dokumen yang ada di meja kerja Rehan
" Kalau gitu saya permisi dulu pak " Ucap Ella
" Hem " Jawab Rehan
Setelah Ella keluar, Rehan memutuskan untuk makan terlebih dahulu karena tadi pagi Rehan tidak sempat untuk sarapan terlebih dahulu,lebih tepatnya ia tidak ingin terlihat oleh Putri.
Nenek nya Rehan sudah kembali ke kampung karena ia merasa sangat bosan di rumahnya Rehan,giman tidak merasa bosan rumah sebesar itu hanya di huni 5 orang itu pun orang yang di sana sangat sibuk dengan pekerjaannya tidak ada yang bermain taupun ngobrol dengan nenek,akhirnya nenek memutuskan pulang ke kampung.
Rehan sengaja tidak memperkejakan banyak orang di rumahnya ,karena Rehan tidak suka dengan suasana yang ramai.Rehan lebih suka dengan suasana yang damai,tanpa ada hiruk-pikuk orang.
__ADS_1