
Dokter Ana mengecek menyeluruh,tapi ia tidak menemukan sesuatu yang aneh atau penyakit di dalam tubuh Rehan.Dokter Ana sangat bingung,tadi Tio mengatakan kalau Rehan sudah mengalami mual selama tiga Minggu.
" Apa kamu salah makan " Tanya Dokter Ana
" Tidak,aku makan seperti biasa " Ucap Rehan
" Aneh " Ucap Ana
" Apanya yang aneh,dok " Tanya Tio
Rehan dan Tio bingung dengan jawaban Ana
" Aku sudah mengecak tubuhmu,tapi tidak ada yang bermasalah.Jadi apa penyebab kamu merasa mual selama tiga Minggu " Ucap Ana
" Kau belom menikah kan " Ucap Ana
" Tidak usah mengejek ku " Ucap Rehan menatap dokter ana
Yah dokter Ana adalah teman kuliah Rehan dulu,ia cukup akrab dengan Ana.Ana juga tau sifat dan kepribadian Rehan seperti apa,tapi diantara mereka tidak ada sedikitpun rasa sayang diantara mereka.
" Tapi kenapa kamu mengalami hal seperti ini, sungguh aneh " Ucap Ana
" Sudah tidak usah banyak bicara,berikan saja obat untuk menghilangkan rasa mual " Ucap Rehan
" Heee kau itu pasienku,kenapa kamu yang galak " Ucap Ana mendengus kesal
" Tio,bawa dokter jones ini keluar " Ucap Rehan yang sudah dibuat kesal oleh Ana
" Wah kurang ajar kamu Re,kau pikir cuma aku yang jones kalian juga.Dasar tidak tau diri" Ucap Ana langsung pergi begitu saja
" Mana obat ku " Teriak Rehan
" Nanti aku kirimkan " Ucap Ana melambaikan tangan dan pergi
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Satu bulan sudah berlalu begitu saja,Bram yang rencananya akan tiba di Indonesia hari ini pukul sepuluh pagi hari.Bram dan Joy tidak perlu membutuhkan waktu lama untuk tiba di Indonesia karena ia menggunakan jet pribadi milik Rehan.
Bram tiba di bandara sudah ditunggu oleh anak buah Rehan,yang sengaja untuk menjemput kedatangan Bram.Bram langsung di antar ke diaman Rehan,butuh satu jam untuk sampai di rumah Rehan.
Rehan dan Tio sudah menunggu kedatangan Bram,di ruang kerja Rehan.Orang yang ditunggu-tunggu pun tiba juga,Bram dan Joy langsung diarah ke ruangan kerja Rehan.
Bram langsung nyolong masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu,dan Bram langsung merebahkan tubuhnya ke sofa empuk di ruang Rehan.Rehan yang melihat kelakuan adiknya langsung melempar bantal ke arah wajah Bram.
" Sial,siapa yang melempar bantal ke wajah ganteng ku " Ucap Bram bangkit dari tidur
" Aku kenapa " Suara bariton Rehan
" Hehehe kak Rehan " Ucap Bram senyum Pepsodent
" Siapa yang suruh kamu masuk,tanpa persetujuan ku " Ucap Rehan menatap tajam ke arah Bram
" Ayolah kak,aku baru sampai di Indonesia.Aku ingin istirahat" Ucap Bram merebahkan tubuhnya lagi
" Aku pikir,aku menyuruh ku ke Indonesia untuk liburan " Ucap Bram
Sedangkan Joy berdiri mematung di depan pintu,ia heran dengan keakraban Bram dan Rehan.Bahkan tidak ada interaksi yang menujukan anatara bawahan dan atasan,Joy belom tau kalau Bram dan Rehan adalah saudara tidak sedarah.
Joy tidak berani masuk ke dalam,karena belom ada perintah dari Rehan makanya.Joy hanya berdiri mematung dan melihat interaksi Rehan dan Bram.
" Kau boleh liburan kemana pun yang kau mau, setalah urusan yang aku berikan selesai " Ucap Rehan
" Emang aku harus mencari siapa " Ucap Bram
" Calon istri ku " Ucap Rehan
Uhuk..uhuk...uhuk
__ADS_1
Seketika Bram tersedak mendengar perkataan Rehan,ia langsung bangkit.
" Apaa,calon istri " Ucap Bram kaget
" Apa kau tuli " Ucap Rehan
" Sejak kapan,kau memiliki jalon Istri pacar pun tidak punya " Ucap Bram memang benar Bram belom pernah melihat Rehan dekat dengan seorang perempuan
" Tidak usah banyak bicara,kerjakan aku yang aku perintahkan" Ucap Rehan
" Baiklah,aku akan mengerjakan sesuai yang King ucapkan " Ucap Bram seolah sedang berbicara dengan atasannya
" Hay kau,apa kau akan berdiri disitu terus " Ucap Bram
" Masuk lah " Ucap Rehan
" Baik King " Ucap Joy dan ia masuk kedalam dengan posisi yang sama yaitu berdiri
Rehan menjelaskan tujuan menyuruh Bram dan Joy ke Indonesia,ia menujukan foto Putri dan mengatakan tentang Putri dan keluarganya.Bram dan Joy sudah paham ia akan melakukan pencarian mulai besok,karena Bram dan Joy ingin istirahat terlebih dahulu.
Keesokan harinya,Rehan berangkat ke perusahaan begitupun Risa ia sudah mulai berangkat ke kantor,ia menyampingkan masalah pribadinya dengan urusan pekerjaan.Risa tau betul untuk memposisikan itu semua,Risa sangat proporsional
Saat Risa tiba di kantor dan sudah ada i dalam ruangannya tiba-tiba ponsel ia berdering, menandakan ada Pesan masuk.
📩 Risa,apa kamu berangkat kerja " Chat dari Putri
Risa tidak langsung membuka hendphon karena,ada rapat dadakan,dan baru selesai dua jam kemudian.Dan Risa langsung membuka pesan dari Putri.
📩 Iya ada apa " balas Risa
📩 Apa aku boleh telfon " Chat Putri
📩 Boleh " Balas Risa
__ADS_1
📩 Aku tidak menggangu pekerjaan mu kan " Chat Putri
📩 Tidak sama sekali" Balas Risa