Kepincut Bos Sendiri

Kepincut Bos Sendiri
83


__ADS_3

" Belom ada sih " Ucap Risa mengaruk kepalanya yang tidak gatal


" Astaga " Ucap Mereka kompak


" Ih kompak banget " Ucap Risa


" Aku sudah selesai makanannya,mau kekamar kesal sama lain " Ucap Risa bangkit dan meninggalkan mereka


Risa tidak mau jadi obat nyamuk mereka,meskipun mereka keluarga tapi mereka tidak mementingkan perasaan Risa yang masih jomblo ini.


Kehamilan Putri sudah memasuki tujuh bulan, Putri sudah mulai mengikuti yoga pelatihan mengendong bayi dan memandikan bayi.


Raena yang menyarankan Putri untuk ikut semua, karena agar saat melahirkan lancar dan Putri sudah memiliki ilmu tentang mengurus anak.


Semenjak kehamilan tujuh bulan Putri selalu manja ke Rehan, Putri selalu ingin terus dekat ke Rehan.Tidak jarang Putri menemui Rehan dikantor, Rehan tidak mempermasalahkan itu justru Rehan senang.


Rehan akan meluangkan waktu untuk Putri, meskipun sibuk dengan pekerjaannya seperti saat ini.Rehan yang sedang meeting dengan klien penting.


Tapi ia mendapatkan pesan dari istrinya,kalau ia akan menghampiri Rehan ke Perusahaan sekalian membawa bekal makan siang untuk Rehan.


📩 Mas aku kekantor ya,aku kangen.Sekalian bawa bekal buat kamu


Sepertinya itu lah pesan dari Putri,tapi Rehan tidak langsung membalasnya ia membalas tiga menit kemudia


📩 Iya sayang mas tunggu ya,mas lagi meeting


Balas Rehan,saat mendapatkan pesan dari istrinya.Rehan mengalihkan meeting itu ke Tio,dan ia kembali ke perusahaan


" Maaf tuan,meeting nya dilanjutkan dengan Asisten Tio.Karena saya ada urusan sangat penting,tuan bisa menyampaikan apa yang ingin disampaikan ke asisten Tio " Ucap Rehan


" Baiklah Taun Rehan " Ucap Klien Rehan


Rehan langsung meninggal ruangan Restoran,dan ia kembali ke perusahaan.Tak berselang lama Rehan sampai di perusahaan,Putri baru sampai diperusahan.


Saat Putri baru masuk semua orang melihat ke arah Putri yang sedang hamil besar itu,tapi Putri tidak mempedulikannya.


Saat menuju ke ruangan Rehan ,ada seseorang yang memanggil nya.


" Putrii " Ucap Lala


" Mba Lala " Ucap Putri


" Kamu kemana saja,kenapa baru muncul.Aku kangen banget sama kamu Put " Ucap Lala memeluk Putri


Tapi saat memeluk Putri,ia merasakan ada yang menonjol di perut Putri.Lala langsung melepaskan pelukan dan betapa terkejutnya dia melihat Putri sedang hamil besar.


" Put,kamu hamil sama siapa " Tanya Lala

__ADS_1


" Sama pak Rehan " Bisik Putri ditelinga Risa


" Apaaa,kamu serius gimana ceritanya,jadi Pak Rehan Suami kamu " Ucap Lala kaget atas mengakuan Lala


" Huss mbak jangan kencang kencang,nanti ada yang denger " Ucap Putri


" Iya mbak aku sama pak Rehan,sudah jadi suami Istri" Ucap Putri


" Sejak kapan,aku ko gak tau " Ucap Lala


" Dua bulan yang lalu mbak " Ucap Putri


" Tapi perut kamu Put" Ucap Lala menggantungkan ucapannya


" Iya aku tau apa yang mbak Lala pikirkan, ceritanya panjang mbak.Mungkin butuh seharian untuk menceritakan nya,nanti aku ceritakan " Ucap Putri " Aku harus menemui pak Rehan dulu" imbu Putri


" Baiklah,kamu punya utang penjelasan kepada ku " Ucap Lala


" Iya siap mbak " Ucap Putri


Putri masuk ke ruangan Rehan,dan saat Putri masuk langsung disambut oleh Rehan yang merentangkan tangan.


" Sayang " Ucap Rehan menghampiri Putri dan membawa Putri kedalam pelukannya


" Mas,sudah selesai meeting nya " Tanya Putri


" Terus kenapa mas disini " Tanya Putri


" Meeting nya digantikan sama Tio " Ucap Rehan


" Aku ganggu kamu ya mas " Ucap Putri mendongokan kepala ke arah Rehan


" Tidak sayang, menurut mas meeting tidak lah penting.Yang paling penting itu kamu,Tio bisa mengurus nya " Ucap Rehan


" Maaf ya mas " Ucap Putri merasa bersalah


" Tidak usah minta maaf sayang,kamu bawa apa " Tanya Rehan melihat rantam yang di bawa Putri


" Nasi uduk kesukaan kamu " Ucap Putri


" Wah mas tambah lapar nih,yuk duduk " Ucap Rehan menuntun Putri ke sofa yang ada diruang Rehan


" Aku siapkan dulu ya mas " Ucap Putri


" Iya Sayang " Ucap Rehan


Putri menyiapkan makanan ke piring,dan setelah itu ia memberikan ke Rehan.

__ADS_1


" Suapin sayang " Ucap Rehan dengan manja


" Baiklah " Ucap Putri


" Sini duduknya" Ucap Rehan menepuk paha Rehan


Putri yang sudah paham maksud dari Rehan, Putri langsung duduk di pangkuan Rehan dan mulai menyuapi Rehan.


Sesekali Rehan mengelus perut Putri,yang sudah membesar.Rehan sudah selesai makan tapi Putri enggan bangkit dari pangkuan Rehan.


" Mas hari ini sibuk gak " Tanya Putri


" Tidak kenapa sayang " Ucap Rehan


" Aku boleh disini seharian gak, nunggu kamu pulang kerja " Ucap Putri


" Boleh dong sayang " Ucap Rehan mencium pipi Putri


" Aau " Pekik Putri yang membuat Rehan khawatir


" Kenapa sayang " Ucap Rehan panik


" Gapapa mas,cumi dedeknya akhirnya akhirnya ini sering nendang " Ucap Putri


" Apa sakit sayang " Ucap Rehan


" Tidak mas,cuma kaget " Ucap Putri


" Tuh dia nendang lagi " Ucap Putri yang merasakan tendangan dari anaknya


" Oh iya " Ucap Rehan dan meletakan tangan ke perut Putri


Dan benar saja saat tangan Rehan sedang di perut Putri, Rehan merasakan tendangan dari anaknya.


" Wah iya sayang,dia nendang lagi " Ucap Rehan


" Mungkin dia merasa kalau papanya,sedang menyentuh nya " Ucap Putri


" Benarkah,apa dia kangen dengan papanya " Ucap Rehan


" Bisa jadi dia kangen dijenguk papahnya" Ucap Putri menggoda Rehan


" Baiklah lah sayang,papa akan menjenguk kamu " Ucap Rehan mengedipkan matanya


" Yuk kekamar " Ucap Putri melingkarkan tangan ke leher Rehan


Rehan yang mendapatkan reaksi dari Putri,ia langsung mengendong Putri ke kamar pribadi nya.Rehan akan menjenguk anaknya yang ada didalam perut.

__ADS_1


__ADS_2