
Tok tok tok
" Assalamualaikum" Ucap Rehan tidak ada sahutan
" Permisi " Ucap Rehan lagi dan ada sahutan
" Iya,sebentar " Teriak pemilik Rumah
Pintu terbuka
" Kauu" Ucap Bima saat melihat Rehan dengan mata menatap tajam
" Apa Putri,dirumah " Tanya Rehan
" Mau apa,kau mencari kakak ku " Ucap Bima dengan sedikit teriak
" Ada yang mau aku bicarakan " Ucap Rehan yang masih dengan nada santai
" Tidak ada yang perlu dibicarakan,kau tidak usah mencari Kakak ku lagi " Ucap Bima
" Aku kesini hanya ingin minta maaf " Ucap Rehan
Belom sempat Bima menjawab,ada suara yang memanggil nya.Ya itu Bu Erna
" Siapa Bim " Tanya Bu Erna
" Gak ada Bu,cuma ada laki-laki brengs3k " Ucap Bima menatap ke arah Rehan
Bu Erna yang mendengar jawab anaknya,ia mendekat ke Bima.Dan melihat Rehan di depan Pintu,Bu Erna pun teringat dengan Putri.Ia menahan tangisannya agar tidak pecah,dan menghampiri Rehan.
" Ada apa,Nak Rehan kesini " Tanya Bu Erna dengan nada lembut
__ADS_1
" Saya kesini, untuk bertemu Putri Bu " Jawab Rehan
" Kalau gitu masuk dulu,gak enak ngomong di depan pintu" Ucap Bu Erna
" Tidak perlu masuk,kau diluar saja " Ucap Bima
" Bim gak boleh gitu,sama tamu " Ucap Bu Erna
" Di bukan tamu yang diharapkan Bu,kenapa ibu menerima dia untuk masuk ke dalam " Ucap Bima kesal
" Bim " Ucap Bu Erna
Cihh Bima mendengus kesal,dengan ibunya karena mempersilakan Rehan masuk ke dalam Rumah.Rahn duduk dan Bu Erna duduk didepan Rehan,sedang Bima ia berdiri di belakang Bu Erna.
" Bu, kedatangan saya kesini untuk bertemu dengan Putri" Ucap Rehan sopan
" Untuk meminta maaf atas kejadian kemarin, kejadian kemarin diluar kendali saya Bu.Saya akan bertanggung jawab dengan perbuatan saya " imbuh Rehan
" Setalah apa yang kau perbuat terhadap kakak ku,asal kau tau kak Putri sangat terpukul dengan kejadian itu.Dasar laki-laki brengs3k " Ucap Bima dengan berteriak
Rehan meregang rahang dengan apa yang Bima lontarkan ke dirinya,Rehan bukan laki-laki brengs3k apa lagi tidak bertanggung jawab.
Tanpa aba-aba,Bima menghampiri Rehan dan memberi bukulan,yang cukup keras di wajah Rehan,dan berhasil membuat sudut bibir Rehan berdarah.
Bu Erna yang melihat tindakan anaknya,ia langsung menarik tangan Bima untuk menjauh dari Rehan.Agar Bima tidak memukul Rehan Lagi
Bukkkk
" Bima " Teriak Bu Erna
" Sial..." Ucap Rehan lirih
__ADS_1
" Apa yang kamu lakukan Bima,kenapa kamu memukul nak Rehan " Ucap Bu Erna yang memegang tangan Bima
" Dia pantas mendapatkan itu Bu " Ucap Bima
" kamu tidak boleh,berbuat yang tidak-tidak Bim.Kamu harus menghargai Nak Rehan sebagai Bos kakak'mu " Ucap Bu Erna
" Ibu juga sangat kecewa dengan apa yang telah dilakukan nak Rehan,ke kakak mu.Tapi ibu tidak akan berbuat kasar seperti mu,hati ibu sangat hancur saat mengetahui apa yang dialami kak'mu" Tak terasa cairan bening terlepas membasahi pipi" Ibu
Hahahaha" Kenapa aku harus menghargai dia " Tawa Bima pecah karena ia disuru untuk menghargai Rehan
" Bimaa " Ucap Bu Erna sedikit teriak
Menarik Bim untuk duduk di sebelahnya
" Maaf nak Rehan,atas tindakan Bima " Ucap Bu Erna tidak enak hati dengan tindakan Bima
" Ah,tidak apa-apa Bu " Ucap Rehan yang berusaha menahan amarahnya
" Tujuan saya kesini,untuk meminta maaf ke Ibu dan Putri.Saya juga akan bertanggung jawab Bu " Ucap Rehan
" Sudah ku katakan tidak,perlu tanggung jawab " Ucap Bima
" Bim " Ucap Bu Erna yang sudah kewalahan dengan sikap Bima terhadap Rehan
" Bu aku gak bisa diam,kalau menyangkut kak Putri " Ucap Bima
" Asal kau tau,kak Putri sangat menderita hatinya hancur gara-gara kau sialan " Bima mendengus kesal" Kak Putri tidak mau bertemu dengan mu,dan meminta kau untuk bertanggung jawab.Kak Putri sudah pergi dari sini,bahkan dia tidak akan pulang lagi kesini " Ucap Bima dengan Tegas
" Maksudnya" Ucap Rehan yang masih bingung
" Yang dikatakan Biam bener nak, Putri tidak lagi disini.Dia pergi ke luar kota,dia akan memulai kehidupan baru " Ucap Bu Erna dengan lembut" Ibu harap kamu jangan ganggu, kehidupan Putri lagi " Imbuh Bu Erna
__ADS_1