
Kebetulan pekerjaan Risa tidak terlalu banyak,jadi ia bisa menyempatkan waktu untuk mengobrol dengan Putri.Risa pikir ia kangen dengan dirinya,Risa juga tidak merasa terganggu dengan hal itu.
📩 Boleh " Balas Risa
Putri langsung menelefon Risa dengan video call
" Ada apa Put,apa kamu membutuhkan sesuatu " Tanya Risa
" Tidak,aku hanya ingin menelfon mu " Ucap Putri
" Aku sudah mengirimkan,susu dan vitamin untuk mu " Ucap Risa
" Kau tidak perlu, melakukan itu Ris " Ucap Putri
" Itu tidak masalah Put,aku akan melakukan apapun demi keponakan ku dan kamu sehat " Ucap Risa
" Makasih ya Ris,kamu udah baik banget sama aku " Ucap Putri di ujung telfon
Sebenernya ada maksud lain Putri menelfon Risa,entah kenapa tiba-tiba Putri ingin melihat Rehan dan mendengar suaranya.Apa ini bawaan bayi yang dikandung Putri, Putri ada sedikit ragu untuk mengatakan itu.
" Ris, sebenarnya aku ada satu permintaan" Ucap Putri
" Apa katakan saja " Ucap Risa
" Aa,,kuu " Ucap Putri malu untuk mengatakan itu ke Risa
" Kamu apa,katakan saja Put " Ucap Risa
" Aku ingin melihat Pak Rehan " Ucap Putri menunduk malu
" Apa kau serius" Ucap Risa memastikan
" Iya,entah kenapa aku ingin melihatnya.Tapi aku tidak mau kalau Pak Rehan,tau kalau aku menelfon mu " Ucap Putri
__ADS_1
" Baiklah,mungkin keponakan ku.Lagi kangen saya Dady nya " Ucap Risa menggoda Putri
Risa menuruti keinginan Putri,ia menuju ke ruangan Rehan hendphon nya di letakan di saku depan.Kebetulan sekali hari ini Risa menggunakan kemeja yang terdapat saku depan,jadi Rehan tidak menyadari kalau Risa sedang melakukan video call dengan Putri.
Sesampainya di depan pintu ruangan Rehan,Risa berhenti sejenak untuk menarik nafas.
" Apa kau sudah siap Put " Ucap Risa lirih yang masih didengar Putri
" Iya aku siap " Ucap Putri
Risa mengetuk pintu
Tok tok tok
" Siapa " Ucap Rehan dari dalam
" Ini saya Risa pak " Ucap Risa
" Masuk " Ucap Rehan yang mendengar suara adiknya
" Ada apa " Tanya Rehan
" Apa kak Rehan,sudah menemukan Putri " Ucap Risa langsung menanyakan inti permasalahan
" Belom,kakak sedang mencari keberadaan Putri" Ucap Rehan
" Butuh waktu berapa lama lagi kak Rehan,untuk menemukan Putri.Ini sudah empat bulan,tapi kak Rehan belom bisa menemukan Putri" Ucap Risa memojokkan Rehan
" Kakak sedang mengusahakan,kakak juga ingin secepatnya menemukan Putri" Ucap Rehan menyandarkan punggung ke kursi
" Kakak sudah melakukan segala cara untuk menemukan Putri,asal kau tau Ris Kaka sangat merindukan Putri " Ucap Rehan dengan lemah
" Apa kak Rehan tidak ada rencana,untuk mencari pengganti Putri" Ucap Risa
__ADS_1
" Tidak " Ucap Rehan dengan tegas
" Kenapa kak, Putri sudah pergi entah kemana.Kak Rehan juga tidak bisa menemukannya " Ucap Risa
Ia senjaga mengatakan itu ke Rehan,ia ingin tau seberapa besar rasa cintanya ke Putri.Agar Putri bisa mendengar secara langsung,ya meskipun lewat telfon.
Putri heran kenapa Risa bertanya seperti itu, jelas-jelas dia tau keberadaan nya.Dan kenapa Risa mengusulkan untuk Rehan mencari penggantinya, disisi lain Putri juga ingin tau gimana perasaan Rehan sebenarnya.
" Sampai kapanpun,kakak tidak akan mencari pengantin Putri.Kakak sudah terlanjur sayang dan cintanya Ris " Ucap Rehan dengan yakin dan itu keluar dari hati paling dalam
" Tapi kak..." Ucap Risa terpotong oleh ucapan Rehan
" Kakak tidak perduli,mau berapa lama Kaka harus menunggu.Entah itu dua tahun lima tahun sepuluh tahun bahkan seumur hidup pun,kakak akan tetep menunggu Putri dan tidak akan mencari wanita lain " Ucap Rehan dengan penuh penekanan
" Apa kakak,sangat mencintai Putri " Ucap Risa
" Iya,kakak sangat mencintai nya.Aku akan melakukan cara apapun untuk bisa menemukan keberadaan Putri,meskipun nyawa taruhannya " Ucap Rehan
Di tempat lain
" Apa bener,apa yang pak Rehan ucapakan.Apa bener dia mencintai ku " Ucap Putri dalam hati ia terus memikirkan perkataan Rehan
" Aku sangat merindukanmu pak,aku ingin dipeluk aku ingin mengatakan kalau aku sangat merindukanmu " Hisk...hisk...hisk tangis pecah untung saja Risa mengecilkan volume jadi tidak akan terdengar oleh Rehan
" Aku sangat tersiksa disini,apa pak Rehan tau.Aku sedang mengandung anakmu pak.Ingin rasanya aku datang kesitu,dan mengatakan kalau aku merindukanmu " Ucap Putri
" Tapi aku tidak bisa,aku belom siap untuk betemu dengan mu.Aku sudah merasa cukup meskipun melihat mu dari jauh,rasa rindu ku sedikit terobati " Ucap Putri air mata yang sudah membasahi kedua pipinya
" Auhh,perutku sakit " Ucap Putri
Risa yang mendengar rintihan Putri,seketika wajah Risa panik dan ia langsung mengambil hendphon dari dalam saku.Dan menampakkan wajah Putri,yang sedang menahan rasa sakit.
" Kenapa " Ucap Risa lirih
__ADS_1
Putri hanya bisa membalas dengan menggelengkan kepala,ia takut ketahuan oleh Rehan.Risa yang menyadari ia pun paham,dan Risa memutuskan untuk pergi dari ruangan Rehan.
" Aku akan menunggu, perkembangan nya " Ucap Risa langsung keluar dari ruangan Rehan