
Tio juga mengikuti Rehan,mereka berdua pun duduk disana sambil menikmati segelas minuman.Putri yang sedang membawa nampan yang berisi minuman untuk ia letakkan di meja,tiba-tiba ia ditabrak oleh angel akhirnya minuman yang dibawa Putri tumbah semua.
" Aduh " Ucap Putri saat terjatuh
" Aaaa kamu tuh gimana sih jalannya" Ucap Angel marah sambil mengelap bajunya yang terkena tumpahan air
" Maaf mbak saya gak sengaja " Ucap Putri sambil berdiri dan menunduk
" Maaf,kamu pikir dengan kata maaf baju aku bisa seperti semula " Ucap Angel dengan nada keras
" Kamu tau gak baju yang aku pakai itu harganya sangat mahal, bahkan gaji kamu gak bakalan cukup untuk membeli baju ini tau " Ucap Angel sangat marah
" Maaf mbak,saya benar-benar tidak sengaja " Ucap Putri menahan tangis
" Minggir " Ucap Angel mendorong Putri
Putri terjatuh dan tak sengaja kaki Putri terkena pecahan gelas
" Aau " Ucap Putri kesakitan
Rehan yang melihat kejadian itu depan matanya,apa lagi Putri merupakan karyawan di Restoran miliknya.Rehan menghampiri Putri disusul Tio, Putri memunguti pecahan gelas sembari menahan sakit.
" Bawa dia kebelakang" Ucap Rehan kepada Tio
" Baik tuan " Ucap Tio ia langsung menarik tangan Putri,Putri yang kaget dan ia hanya mengikuti Tio
" Aku mau dibawa kemana " Tanya Putri
" Ikut aja " Ucap Tio
" Pelan-pelan kaki aku sakit " Ucap Putri ke Tio
Tio pun langsung memperlambat jalannya, setibanya dibelakang Rehan memberikan kotak P3K ke Putri.
" Obeti kaki kamu " Ucap Rehan sembari meletakkan P3K di depan Putri
" Makasih " Ucap Putri
" Hemm " Jawab Rehan
" Kamu cucunya nenek yang kemarin kan " Ucap Putri saat melihat Rehan
" Hem " Ucap Rehan
" Kamu kenapa ko dari tadi jawabnya hem Hem, tenggorokan kamu sakit " Tanya Putri dengan polosnya,Tio yang mendengar perkataan Putri.Tio tersenyum tipis
" Gak usah ketawa" Ucap Rehan menatap Tio
Tio langsung memasang wajah datar
Putri kebingungan dengan tingkah mereka berdua,Rehan pergi begitu saja meninggalkan Putri.Rehan yang suasana hatinya sudah berantakan,Rehan memutuskan untuk pulang meninggalkan Tio di pesta.
" Put kamu kenapa" Tanya Rara yang melihat putri sedang mengobati kakinya
" Tadi aku menjatuhkan nampan yang berisi minuman,terus kakiku terkena pecahan gelas " Ucap Putri berbohong karena Putri tidak mau menimbulkan masalah
Putri tau betul gimana Rara,setiap kali ada yang melukai Putri atau membuat masalah dengan nya,Rara bakalan memberi pelajaran sama orang tersebut.
__ADS_1
" Ya ampun Putri,kamu ko gak hati-hati banget sih.Jadi terluka kan kaki kamu " Ucap Rara mengambil kapas untuk membersihkan luka Putri
" Iya maaf, lain kali aku bakalan hati-hati " Jawab Putri
" Ya udah kamu istirahat aja,gak usah bantuin" Ucap Rara
" Loh gak bisa gitu dong Ra,ini kan udah tangung jawab aku " Ucap Putri
" Udah nurut aja kaki kamu luka,jalan aja susah gimana mau bantuin.Toh bentar lagi acaranya mau selesai " Ucap Rara
" Kamu kedeoan dulu, jangan kemana-mana " Ucap Rara ke Putri
" Iya " Jawab Putri menurut
Pesta pun selesai kini semua karyawan sedang sibuk membersihkan tempat yang tadi digunakan untuk pesta,sedangkan Putri ia menunggu Rara selesai bekerja.Tak lama kemudian Rara menghampiri Putri yang sedang menunggunya
" Yuk pulang,aku antar " Ucap Rara
" Udah selesai" Tanya Putri
" Sudah " Ucap Rara
Rara mengantar Putri terlebih dahulu karena ia tidak mungkin tega, membiarkan sahabatnya yang sedang sakit pulang.Keesokan harinya
Rehan yang sudah berapa di kantor lebih awal dari biasanya,karena hari ini jadwalnya sangat oadat.
" Tio bawakan dokumen yang harus saya tanda tanganni " Ucap Rehan
" Baik " Jawab Tio langsung mengambil dokumen yang akan ditandatangani oleh Rehan
" Ini dokumen nya " Ucap Tio
Tiba-tiba Tio mendapatkan kabar bawah anak dari Gunawan ingin bertemu dengan Rehan.
" Mau apa wanita ini " Ucap Tio
" Siapa " Tanya Rehan
" Anaknya pak Gunawan keperusahan " Ucap Tio
" Mau apa dia " Ucap Rehan
" Gak tau " Ucap Tio
Belom sempat Rehan berbicara, tiba-tiba pintu terbuka dan ternyata itu Angel.
" Maaf nona,pak Rehan gak bisa diganggu hari ini " Ucap Asisten Rehan yang berusaha menahan Angel
" Hay Rehan " Ucap Angel menghampiri Rehan
" Maaf Pak,nona Angel memaksa untuk masuk " Ucap Asisten menjelaskan apa yang terjadi
" Kamu boleh pergi " Ucap Rehan
" Baik Pak " Jawab Asisten dan keluar
" Mau apa kamu kesini " Tanya Rehan
__ADS_1
" Ya mau ketemu sama kamu " Ucap Angel berjalan mendekati Rehan yang sedang duduk
" Kamu udah makan siang " Tanya Angel
" Apa urusanmu " Ucap Rehan
" Kalau belom,gimana kita makan siang bareng " Ucap Angel sambil membelai punggung Rehan
Rehan yang diperlakukan seperti itu,ia sangat kesal dan semakin jijik dengan perempuan ini.
" Lepaskan tangan kamu " Ucap Rehan dengan tegas
" Saya gak ada urusan dengan kamu,kamu boleh pergi dari perusahaan saya " Ucap Rehan
" Ayo lah,cuma makan siang saja " Ucap Angel masih berusaha merayu Rehan
" Tio bawa wanita ini keluar " Ucap Rehan Ke Tio
" Baik " Jawab Tio
" Silakan nona,pintu keluarnya ada disana " Ucap Tio dengan Sopan
Angel sangat kesal dengan sikap Rehan yang sangat cuek bahkan tidak mau melihat kearahnya,didalam hati angel berkata " Awas aja kamu re,aku akan membuat kamu jatuh cinta ke aku " Ucap Angel
Tio yang akan menarik Angel, langsung ditepis oleh Angel
" Saya bisa sediri " Jawab Angel dan pergi dari ruangan Rehan dengan wajah yang sangat kesal
" Gila tuh perempuan,berani banget datang ke perusahaan" Ucap Tio sembari duduk di sofa
" Sepertinya dia suka sama kamu Re " Ucap Tio
" Hem " Jawab Rehan
" Bahkan dia dengan beraninya menggoda kamu " Ucap Tio
" Jelas dia berani,wanita ****** seperti dia bakalan melakukan apa saja untuk mendapatkan apa yang ia inginkan" Jawab Rehan
" Dari mana kamu tau dia adalah wanita lajang " Tanya Tio
" Sudah terlihat dari penampilan nya " Ucap Rehan
" Benar juga kata kamu,bahkan tadi menggunakan baju yang sangat terbuka " Ucap Tio
" Hem " Ucap Rehan
" Persis seperti ayahnya yang akan melakukan apa saja untuk mendapatkan yang diinginkan " Ucap Rehan
" Benar,si Gunawan sangat licik bahkan banyak perusahaan yang menjadi korban kelicikannya " Ucap Tio
" Hemm " Jawab Rehan
Diluar Angel sangat merasa kesal dengan Rehan,bahkan ia berbicara sendiri di dalam Mobil.
" Awas aja kamu Rehan " Ucap Angel dengan tatap yang tajam
" Aku kabakal terus berusaha untuk mendapatkan kamu,gimanapun caranya " Ucap Angel
__ADS_1
" Kalau aku bisa jadi Istrinya kamu,aku bakalan jadi wanita yang sangat beruntung di dunia ini.Bisa mendapatkan orang yang sangat kaya raya " Ucap Angel dengan senyuman liciknya