
Ahh pak Rehan " kata yang seharusnya tidak dia keluar itu lolos pegitu saja membuat Rehan terus melakukan aksinya itu
" Pak Rehan berhenti " Ucap Putri berusaha melepaskan dirinya dari aksi nakal Rehan
" Tidak akan " Ucap Rehan ditelinga Putri
Rehan terus mer3m4s bukit itu bahkan sekarang Rehan dengan mencumbu leher Putri,dengan rakus.Putri mulai menggeliat dan merasakan sensasi yang berbeda di tubuhnya,sunggu Putri bikin buat gila oleh Rehan.
" Aargh pak Rehan hentikan " Ucap Putri
" Tidak mau " Ucap Rehan mebalikan tubuh Putri untuk menghadap ke dirinya
Dengan cepat Rehan menyosor bibir Putri
Hap
Bibir Putri sudah di cumbu Rehan,tapi Putri tidak merespon nya membuat Rehan mengigit bibir Putri.Dan Putri membuka mulutnya tidak mau melewatkan,Rehan langsung memasuki lida ke dalam mulut Putri.Rehan terus menelusuri semua inci rongga mulut Putri
Putri menerima ciuman Rehan, mulutnya menolak tapi tubuhnya tidak.Entah sejak kapan baju Putri sudah terlepas dan Rehan juga tidak menggunakan baju sekarang,Rehan sudah di atas tubuh Putri dengan terus berciuman
Sekarang Rehan beralih ke bukit kenyal itu,Rehan menghis4p dengan mulutnya dan lidanya bermain dengan biji kacang itu.Mulut Rehan penuh dengan bukit yang cukup besar dan empuk,sunggu Rehan dibuat terlena oleh bukit ini.
" Auhhh,,,aahhh pak Rehan " Ucap Putri dengan suara manjanya
" Iya sayang " Ucap Rehan disela sela aktifitas nya
" Aku ingin pipis " Ucap Putri membuat Rehan tersenyum mendengar nya
" Tahan sebentar " Ucap Rehan dan ia membuka celana yang menghalangi lubang berbulu itu
Rehan merentangkan s3l4ngk..ng Putri untuk membuka lebar lubang berbulu itu,dan Rehan sudah ada di depan lubang itu.Dan langsung menjilat nya membuat Putri mend3s4h lagi dan lagi
Aahh
__ADS_1
" Arghh pak Rehann " lirih Putri paruh
" Keluar kan saja sayang " Ucap Rehan
Akhirnya Putri mengeluarkan cairan putih,dan Rehan mengelapnya dengan tangan jarinya mulai masuk ke dalam dan bermain main disana.Rehan sangat senang, membuat Istir mengeluarkan suara yang sangat merdu menurut nya.
" Pak Rehan cepat masukan " Ucap Putri yang sudah tidak tahan lagi
" Apanya"Tanya Rehan
" Milik pak Rehan,masukan ke dalam.Argh aku sudah tidak tahan " Ucap Putri
Rehan tersenyum membuat Istrinya seperti cacing kepanasannya,dan dengan sendirinya meminta nya untuk masuk
" Apa kamu sudah siap " Tanya Rehan
" Iya aku sudah siap,cepetan masuk " Ucap Putri
" Baiklah aku akan masuk " Ucap Rehan
Malam ini di sebuah kamar suasana menjadi panas karena olahraga malam,dan suara merdu memenuhi kamar itu.Desah demi desah yang keluar dari mulut Putri dan Rehan,sunggu malam ini malam yang sangat panas.
Rehan melakukan bukan cuma satu kali bahkan sampai tiga ronde,itu membuat Putri kelelahan.Sedangkan Rehan masih bersemangat,tapi ia ingat kalau Putri sedang mengandung jadi dia tidak boleh egois
" Pak Rehan aku lelah " Ucap Putri yang sudah kelelahan
" Kiss me, setelah itu aku akan menyudahinya " Ucap Rehan
Putri mencium bibir Rehan beberapa saat,dan ciuman itu pun berhenti dengan aktivitas lainya.Rehan mengecup kening Putri dan ambruk di samping Putri,tidak lupa Rehan menutupi tubuh mereka yang polos.
" Tidurlah" Ucap Rehan memeluk tubuh polos Putri
Putri yang sudah, kelelahan itu pun langsung tertidur dipeluk Rehan.Rehan memandang Istri yang tertidur ia tersenyum,ia sangat senang bisa mendapatkan Putri dan bisa bercinta lagi dengan Putri.
__ADS_1
Rehan juga ikut menyusul Putri ke dunia mimpi,mereka berdua tertidur saling berpelukan dengan selimut menutupi sampai bagian leher.Pagi pun datang tapi sepasang suami istri itu belom juga bangun,jelas saja mereka masih kantuk dan kelelah karena olahraga semalam.
Jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi,dan Rehan sudah terbangun sedangkan Putri masih terlelap didalam pelukannya.
" Sayang bangun " Ucap Rehan membelai pipi Putri
" Ehmm " Putri menggeliat
" Bangun sayang ini sudah jam depan " Ucap Rehan dan membuat Putri bangun dan duduk didepan Rehan
Selimut yang menutupi tubuh polos Putri melorot,dan menampakkan dua bukit yang penuh tanda merah.Siapa lagi yang kalau bukan Rehan yang membuat tanda Itu,Rehan yang puasa melihat tanda percintaan semalam.
" Sayang " Ucap Rehan
" Apa " Tanya Putri yang belom menyadari kalau dirinya tidak mengenak baju
" Kau menggodaku" Ucap Rehan
" Tidak,siapa yang menggoda mu " Tanya Putri yang tidak tau dengan tatapan Rehan
" Ini buktinya" Ucap Rehan m3r3mas kedua bukit itu,dan membuat Putri kaget.
" Pak Rehan" Ucap Putri melepaskan tangan Rehan dari bukit itu dan ia langsung menutupi dengan selimut
" Kenapa ditutupi" Tanya Rehan
" Aku malu " Ucap Putri
" Kenapa harus malu,aku sudah melihat semua yang ada ditubuh mu.Bahkan ada bagian yang paling aku suka " Ucap Rehan dengan mata jahilnya itu
" Apa " Tanya Putri dengan polos
" Ini dan ini " Ucap Rehan meletakan tangan di bagian yang ia suka
__ADS_1
" Ih pak Rehan mesum " Ucap Putri