
" Ibuu..." Tanngisan Putri pecah dan ia memeluk Bu Eran
" Kamu kenapa nak " Ucap Bu Erna panik melihat anak nya menangis
" Maaf...maafin Putri Bu " Ucap Putri menangis sesugugkan dengan dada naik turun
" Kamu kenapa,nak Rara Putri kenapa " Ucap Bu Erna dengan mata berkaca-kaca
" Putri mengalami...." Ucap Rara menggantung
" Mengalami apa,katakan yang jelas nak " Ucap Bu Erna
" Ibu jangan marah, Putri akan katakan " Ucap Putri melepas pelukannya
" Putri di per***sa,Bu " Ucap Putri menangis lagi
" Apaaa...." Teriak Bu Erna dan ia langsung terjatuh lemas di sofa
Bima yang sejak tadi mendengar kan percakapan,mereka dari kamar.Seketika langsung keluar, saat mendengar perkataan yang baru saja keluar dari mulut kakak nya.
" Bu...maaf maafin Putri, Putri tidak bisa menjaga kesucian Putri" Ucap Putri menangis mengegam tangan Bu Erna
Brakkk
Bima keluar membukan pintu dengan sangat keras,Rara dan Putri kaget melihat Bima dengan raut wajah yang memerah.
" Siapa yang melakukan itu " Teriak Bima
" Katakan mbak,biar Bima hajar.Laki-laki brengsek itu " Ucap Bima dengan mata melotot
Putri yang baru pertama kali melihat Bima semarah itu,ia sangat takut dan panik.Begitu pun dengan Rara,setau Rara Bima anak yang lembut dan ceria.Tapi kali ini Bima menunjukan sisi lain dari dirinya.
" Katakan mbak,siaoa laki-laki itu " Ucap Bima
__ADS_1
" Pak...." Ucap Putri dengan bibir gemetar
" Bim,kamu tenang dulu " Ucap Rara
" Aku gak bisa tenang,kakak ku dilecehkan " Ucap Bima denga tegas
" Siapa laki-laki berengsek itu kak " Ucap Bima
" Pak Rehan,yang melakukannya " Ucap Putri lirih dengan posisi wajah menunduk
" Apaaa " Teriak Bima
" Gimana dia sekarang,biar ku hajar.Kalau perlu aku penjarakan dia " Ucap Bima
" Bim, tolong jangan lakukan itu " Ucap Putri memohon
" Kalau kau melaporkan,pak Rehan kepolisi.Pasti karirnya hancur,Kaka kamu itu terjadi " Ucap Putri
" Astaga kak Putri,kakak sadar gak sih dengan ucap Kaka " Ucap Biam membentak Putri
" Benar apa yang dikatakan Bima put " Ucap Rara
" Iya nak,nak Rehan harus tanggung jawab " Ucap Bu Erna bangkit dan mengegam tangan Putri
" Tapi Bu, Putri tidak mau bertemu dengan Pak Rehan dulu.Putri sangat kecewa Bu " Ucap Putri
" Tapi pak Rehan harus tanggung jawab Mbak,kalau mbak Putri ham gimana " Ucap Bima Tegas
" Itu tidak mungkin " Ucap Putri nunduk
" Itu bisa terjadi nak,ibu akan bicara dengan nak Rehan " Ucap Bu Erna
" Jangan Bu, Putri mohon.Putri ingin menjauh dari Pak Rehan untuk sementara waktu, Putri ingin pergi ke kampung" Ucap Putri
__ADS_1
" Tolong,kalian hargai keputusan Putri" Ucap Putri
Mereka bertiga saling menatap,ia bingung harus gimana.Disisi lain Bu Erna tidak mau membuat Putri hancur,tapi di sisi lain Bu Erna juga tidak mau Putri nya dicap wanita tidak baik.
Bima juga tidak mau,melihat kakaknya disakiti oleh laki-laki.Bagi Bima Putri adalah kak yang paling baik di dunia,ia merelakan masa mudanya demi menyekolahkan Bima.
Maka dari itu Bima sangat marah,ketika mendengar Putri diperlakukan tidak baik.Ingin rasa Bima menghajar orang yang sudah melukai hati Putri,tapi Putri melarang nya karena ia mencintai Rehan.
Mau tidak mau mereka bertiga, menyetujui keinginan Putri.Tapi dengan syarat ia harus menghubungi nya setiap hari,karena mereka takut apa yang mereka takutkan akan terjadi.
Rencana Putri akan berangkat besok pagi,di antar oleh Bima,Bu Erna dana Rara menggunakan Bus.Kerana desa yang akan Putri tinggal sangat plosok,bahkan internet di sana susah karena dekat di pergununggan.
" Nak kamu disana hati-hati,jaga kesehatan" Ucap Bu Erna
" Iya Bu, Putri bakalan jadi diri Putri dengan baik " Ucap Bu
" Put,selalu hubungi aku yah.Aku bakalan kangen sama kamu " Hisk..hisk..hisk tangis Rara pecah di pelukan Putri
" Iya,pasti aku hubungi kamu.Kamu jadi diri baik-baik yah " Ucap Putri menepuk punggung Rara dengan lembut
" Nanti kalau kamu libur, jenguk aku yah Ra " Ucap Putri
" Iya itu pasti " Ucap Rara
" Bim,jaga ibu yah.Maaf mbak ngerepotin kamu " Ucap Putri menantap adiknya yang sudah besar
" Iya mbak,Bima pasti jagain ibu.Mbak kalau disana ada apa-apa langsung kabarin Bima " Ucap Bima Tegas
" Iya Bim " Ucap Putri
" Ya udah aku masuk dulu yah,Bus nya mau berangkat " Ucap Putri
Mereka berpisah setelah Putri naik Ke Bus,dan bus itu juga langsung berangkat.Di raut wajah Bu Erna kelihatan sangat sedih,melihat Putri pergi dan tidak tinggal serumah lagi.
__ADS_1
Sejak kecil sampai sebesar ini, Putri belom pernah jauh dari Bima dan Bu Erna.Karena keadaan mereka harus berpisah,Bima mengajak Bu Erna untuk pulang karena Bu yang ditumpangi Putri sudah tidak kelihat lagi.