
" Apa yang pak Rehan lakukan " Ucap Putri kaget dengan ciuman yang barusan terjadi
" Kenapa pak Rehan, mencium ku " Ucap Putri
" Siapa yang mencium mu " Ucap Rehan santai
" Pak Rehan, barusan mencium ku " Ucap Putri melawan
" Bukan aku,tapi kamu yang mencium terlebih dahulu " Ucap Rehan
" Apaaa,kenapa sekarang pak Rehan menuduh ku " Ucap Putri yang tak terima atas tuduhan Rehan
" Kan bener kamu yang, mencium terlebih dahulu.Kau yang tiba-tiba berbalik dan mencium ku " Ucap Rehan menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya
Putri pun mengingat kejadian yang membuatnya, berciuman dengan Rehan.Saat Putri sudah mengingatnya ia menutup mulutnya dengan satu tangan.
Benar apa yang dikatan pak Rehan,aku yang mulai mencium.Tapi itu tidak benar,tadi pak Rehan menghisap bibir ku,,,,aku tidak terima itu,Guman Putri dalam hati
" Apakah sudah mengingatnya" Tanya Rehan mendekat ke wajah Putri
" Iya memang aku yang memulai nya,tapi aku kan gak sengaja.Dan tadi pak Rehan,,aahhh sudah lah " Ucap Putri kesal membayangkan apa yang barusan terjadi
" Tadi apa " Tanya Rehan menjadi jawab
" Tidak " Ucap Putri memalingkan wajahnya
" Putrii " Rehan memanggil nama Putri dengan nada lembut
" Iya,kenapa " Ucap Putri
" Tadi apa, berbicaralah" Ucap Rehan
Putri menarik nafas "Huuff,tadi Pak Rehan.Menghisap bibir ku bahkan mau mengigit nya " Protes Putri
Rehan pun tersenyum mendengar pertanyaan itu
" Kenapa Pak Rehan, tersenyum" Tanya Putri
" Tidak papa " Ucap Rehan yang masih melihat ke arah Putri
" Pertanyaan ku belom dijawab " Ucap Putri
__ADS_1
" pertanyaan yang mana " Ucap Rehan berpura-pura tidak mengingatnya
" Yang tadi,kenapa pak Rehan menghisap bibir ku " Ucap Putri mulai kesal dan memoyongkan bibirnya
" Karena bibir mu,manis " Ucap Rehan dengan santai
Haaaaa ucap Putri melongo dan mulutnya terbuka
" Apa aku boleh, mencium bibir mu ini " Ucap Rehan dan menunjukkan bibir Putri dengan satu jari
" Tidakk " Ucap Putri menepis tangan Rehan,dan menutupi bibir nya denga kedua tangan
" Kenapa " Ucap Rehan
" Karena pak Rehan,sudah mengambil ciuman pertama ku " Ucap Putri lirih dan sedikit menunduk
" Apa kamu bilang " Ucap Rehan memastikan meskipun ia mendengar nya,tapi Rehan ingin mendengar lagi perkataan itu
" Ciuman pertama ku,diambil pak Rehan " Ucap Putri kesal
" Wahh... beruntung sekali aku,bisa mencuri ciuman pertama mu " Ucap Rehan menggoda Putri
" Iya kenapa " Tanya Rehan
" Aku lapar " Ucap Putri menunduk malu
" Hahaha,kau lapar " Tawa Rehan pecah melihat tinggal Putri yang sangat lucu
Putri yang pertama kali melihat senyuman Rehan,dan ini bukan sekedar senyum tapi itu tawa dadi bibir Rehan.Karena rumor yang beredar Rehan tidak pernah teryum,dengan karyawan dan ora lain apa lagi tertawa seperti ini.
Pak Rehan kelihatan ganteng sekali,kalau lagi tertawa " Ucap Putri dalam hati
" Gak usah dilihat terus,nanti kamu suka lagi " Ucap Rehan membuyarkan lamunan Putri
" Dih siapa lagi yah suka,Geer banget " Ucap Putri memalingkan wajahnya karena ia merasa malu
Rehan yang melihat wajah Putri merona,ia pun tersenyum tipi
Kenapa kau sangat lucu,ketika merajuk.ingin rasa aku mencium bibir mu yang manis itu ,Guman Rehan dalam hati
" Kita cari Restoran,untuk mengisi perut " Ucap Rehan
__ADS_1
" Iya " Jawab Putri mengangguk
Rehan pun melakukan mobilnya sedang kecepatan sedang,ia menuju ke sebuah Restoran diteepi danau buatan.Sesampai direstoran Rehan memakirkan mobilnya,dan mengajak Putri untuk turun.
" Sudah sampai " Ucap Rehan ke Putri
" Sudah sampai yah " Jawab Putri
" Iya,yuk masuk " Ucap Rehan dan ia membukakan pintu untuk Putri
Mereka berdua masuk ke sebuah restoran yang sangat bagus,dengan pemandangan danau buatan di malam hari.Rehan memilih tempat yang di tengah danau itu,karena menurut itu sangat romantis apalagi itu jauh dari kerumunan orang.
Rehan memesan beberapa menit makanan,yang paling beseller di Restoran itu.
" Wah ini tempatnya bagus banget " Ucap Putri takjub dengan keindah Restoran itu
" Kamu suka " Tanya Rehan
" Iya aku suka " Ucap Putri dengan senyum yang terukir dari bibir manisnya
Rehan sangat senang jika Putri, menyukai tempat yang ia pilih.Makanan yang mereka pesan sudah dapat,Meraka memakan makanan yang ia pesan.Setelah selesai makan Rehan mengajak Putri untuk pulang,karena jam sudah menunjukkan pukul Sembilang Malam.
" Aku antar kamu pulang " Ucap Rehan
" Lo ko pulang Pak,aku masih pingin disini " Ucap Putri lemas
Rehan pun tersenyum dengan rengekan Putri" Sudah malam,lain kali aku ajak kamu kesini lagi " Ucap Rehan membujuk Putri
" Iya,tapi jangan yah pak Rehan bakalan ngajak aku kesini lagi " Ucap Putri dengan wajah dan mata seperti anak kecil yang minta permen
" Iya,aku janji " Ucap Rehan
Dengan berat hari, Putri meninggal tempat itu.Mengikuti langkah Rehan dari belakang,padahal ia masih ini disini entah kenapa Putri merasa nyaman dan tengah saat ditempat itu.Apa mungkin ada Rehan disampingnya.
Selama diperjalanan pulang,mereka berdua tidak ada obrolan.Rehan pun sampai di depan gang rumah Putri, mobilnya tidak bisa masuk ke dalam karena jalan yang sempit
" Sudah sampai " Ucap Rehan ke Putri
Tapi saat menoleh ke Putri, Putri malah tertidur.Rehan yang melihat wajah Putri kelelahan ia tidak tega untuk membangunkan Putri,Rehan pun menunggu Putri bangun dengan sendirinya
Kau sangat cantik,saat tertidur.Bahka tidur mu sangat imut seperti anak kuncing,ingin rasa aku mencubit dan mencium bibir manis mu itu ,Gimana Rehan dalam hati terus melihat ke arah Putri yang masih tertidur
__ADS_1