Kepincut Bos Sendiri

Kepincut Bos Sendiri
25


__ADS_3

Rehan yang melihat kaki Putri terluka,ia memprintahkan asisten nya untuk mengantarkan Putri ke rumah sakit.


" Antar dia ke rumah sakit " Ucap Rehan dan langsung masuk ke dalam mobil


" Ah,tidak usah Tuan.Saya baik-baik saja " Ucap Putri


" Coba kamu berdiri" Ucap Rehan


Putri perusahaan untuk berdiri,tapi apa daya kaki Putri terasa sakit sekali dan akhirnya ia terjatuh.


" Bawa dia kedalam " Ucap Rehan


" Baik Tuan " Ucap Tio


membantu Putri untuk berdiri


" Mari nona " Ucap Tio mengulurkan tangan Putri menerima uluran tangan asisten Tio


Putri tidak menyadari bahkan Tio yang pernah menabrak nya,mungkin karena kejadian itu sudah cukup lama jadi Putri tidak mengingatnya.Beda halnya dengan Tio,ia masih mengingat wajah Putri dengan sangat jelas


Sesampainya di Rumah sakit,Tio langsung membawa Putri ke IGD sedangkan Rehan menunggu di didalam Mobil.Beberapa saat Putri diperiksa dokter pun keluar,dari ruangan pemeriksaan.


" Giman dok " Tanya Tio


" Tidak papa,cuma perlu istirahat nanti juga sembuh " Ucap Dokter


" Jadi tidak perlu,dirawat " Ucap Tio


" Tidak Tuan,nona Putri sudah boleh pulang " Ucap Dokter


" Baik dok,makasih " Ucap Tio


" Sama-sam Tuan,kalau gitu saya permisi dulu " Ucap Dokter dan pergi meninggalkan Tio


Tio masuk kedalam,untuk mengecak keadaan Putri.


" Ini uang untuk ongkos kamu pulang " Ucap Tio


" Saya tidak bisa, mengantar kamu " Ucap Tio


" Saya tidak perlu uang ini,,motor saya gimana " Tanya Putri

__ADS_1


" Motor kamu ada dibengkel,besok kamu bisa ambil kealamt yang dikartu nama itu " Ucap Tio


" Baik lah " Ucap Putri


Tio pun langsung pergi, meninggalkan Putri menuju ke parkiran.Dimana, Rehan sudah mengganggu nya.


" Giamana keadaannya " Tanya. Rehan yang masih fokus dengan laya Hp


" Dia baik tuan,sudah diperbolehkan untuk pulang " Jawab Tio


" Hem " dehem Rehan


" Langsung kekantor " Ucap Rehan


" Baik Tuan " Ucap Tio


**********


Putri sudah bersiap untuk menuju ke kantor Rehan,untuk menepati janjinya yang kemarin.Putri menggunakan baju formal dengan rok hitam dibawah lutut dan kemeja biru Dongker,dengan rambut yang digerai.Sesampainya di alamat tujuan, Putri meresa tidak asing dengan gedung ini.Putri mencoba untuk mengingat nya.


" Sepertinya aku pernah kesini " Ucap Putri


" Tapi kapan yah " Ucap Putri mengingat dan melihat ke arah gedung itu


Putri masuk ke dalam,dan menemui resepsionis.


" Permisi mbak " Ucap Putri


" Iya,ada yang bisa saya bantu " Tanya Resepsionis


" Saya mau ketemu sama,Pak Rehan " Ucap Putri


" Ada keperluan apa yah mbak " Tanya Resepsionis


" Eee,saya disuruh untuk menemuinya " Jawab Putri bingung karena ia tidak tau,untuk apa Putri datang kesini


" Baik,saya konfirmasi dulu mbak " Ucap Resepsionis


" Iya mbak " Jawab Putri


Resepsionis itu pun, menghubungi asisten Tio.Setelah melapor ke asisten Tio, Putri disuruh untuk menuju ke lantai 15.Dimana ruangan Rehan berada, Putri sangat bingung sebenarnya apa yang Rehan rencanakan,kenapa Putri harus kesini.Entah lah Putri tidak memperdulikan soalnya itu,dan Putri menuruti apa yang Resepsionis itu katakan .

__ADS_1


Putri naik ke lift,dan menekan tombol 15.Tiga menit kemudian Putri sampai di lantai 15,dan Putri mencari dimana ruangan Rehan.Setelah menemukan ruangan Rehan, Putri berinisiatif untuk mengetuk pintu.Baru saja ia akan mengetuk pintu,suara wanita menghentikan Putri.


" Ngapain kamu disitu " Tanya wanita itu adalah Sekertaris Rehan ya itu Lala


" Sa...saya mau ketemu sama pak Rehan " Jawab Putri


" Apa keperluan apa,kamu dengan Pak Rehan " Tanya Lala


" Entahla,saya hanya disuruh untuk datang ke sini " Ucap Putri


" Sepertinya kamu orang baru " Ucap Lala


Putri hanya tersenyum,dan menundukkan kepalanya


" Sebentar,akan saya laporkan ke pak Rehan " Ucap Lala


" Iya " Jawab Putri


Lala pun menelfon Rehan,dan mengatakan ada seorang wanita yang ingin bertemu dengan nya.


" Siapa " Tanya Rehan


" Nama kamu siapa " Tanya Lala


" Putri mbak " Jawab Putri


" Namanya Putri,pak " Jawab Lala


" Suruh dia masuk " Titah Rehan dan langsung menutup sambungan telfon


" Kamu boleh masuk " Ucap Lala


" Makasih mbak " Ucap Putri dengan senyuman


Putri pun masuk dengan mengetuk pintu terlebih dahulu, setelah mendapat jawaban Putri masuk kedalam .Dan menghampiri Rehan yang sedang fokus dengan laptopnya.


" Permisi pak " Ucap Putri


" Ada kamu kesini " Ucap Rehan


Putri yang mendengar perkataan Rehan,ia mengernyitkan dahi.

__ADS_1


" Bukanya pak Rehan,yang nyuruh aku kesini " Ucap Putri


" Oh iya,kamu baca ini " Ucap Rehan memberikan map yang berisi kontrak kerja


__ADS_2