
Raynad Alfatih Marva
Nama yang indah dan penuh makna.Yang diberikan oleh Rehan untuk buah hati pertama mereka.
Raynad yang berarti;Bijaksana,berbari,kuat
Alfatih yang berarti ; Awal
Marva yang berarti ; Sungguh indah
Acara aqiqah pun digelar dengan mewah dengan mengundang ratusan anak yatim dari panti asuhan.
Lalu memberi santunan dan sedikit bingkisan untuk mereka bawa pulang.
Isi bingkisan berupa alat tulis,tas,sepatu dan baju untuk mereka tidak lupa ada sedikit uang yang mereka selipkan disetiap bingkisan.
Rehan dan Putri tidak ingin dibilang sombong atau apa.Yang mereka pikirkan selagi mereka bisa memberikan yang lebih untuk mereka kenapa tidak.Toh kalau mereka memberikan yang lebih dan bagus pasti Allah akan menggantikan lebih dari apa yang mereka berikan.
Banyak tamu undangan yang memberikan hadiah untuk Raynad.Tidak lupa Mama Raena dan Papa Adi bahkan memberikan mobil mewah keluaran terbaru ke Raynad padahal dia masih kecil dan belom bisa menggunakan mobil itu.
Tapi Rehan tidak mempermasalahkan hadiah yang diberikan oleh kedua orangtuanya untuk anak pertamanya.Mungkin mobil itu akan ia simpan sampai Raynad besar dan baru digunakan kelak.
Tidak lupa Risa bahkan memberikan baju yang sangat banyak seperti akan membukan Baby shop ,bukan cuma baju Risa juga memberikan mainan mobil-mobilan yang harganya sangat mahal.
Risa akan memberikan yang terbaik untuk keponakan baru nya.Risa ingin keponakan nya itu tau kalau dia mempunyai Aunty yang baik dan menyayanginya.
Rara juga mendapatkan bingkisan aqiqah dari Putri.Putri belom memberitahukan ke Rara kalau dia sudah melahirkan.
Putri tidak sempat untuk memberitahu ke Rara.Putri bikin sibuk oleh Raynad yang setiap malam menangis membuat Putri dan Rehan terus begadang tengah malam.
Rara yang habis pulang kerja dan ia mendapatkan bingkisan yang di berikan tetangga kost'nya.
" Ini ada bingkisan buat kamu " Ucap Tetangga kost Rara
" Dari siapa " Tanya Rara
" Gak tau,tadi ada seseorang yang menitipkan ini " Ucap Tetangga
" Oh ya udah,makasih " Ucap Rara
" Iya sama-sama" Ucap Tetangga
Rara masuk ke dalam dan ia membuka bingkisan tersebut.
Ada sebuah secarik kertas,Rara membuka dan membaca isi kertas itu
Raynad Alfatih Marva
__ADS_1
Putra dari Putri dan Rehan
Baru saja Rara membaca dibagian awal,dia langsung membulatkan matanya.
" Putri sudah melahirkan" Ucap Rara
" Dan ini bingkisan aqiqah anaknya,kenapa Putri tidak memberitahu ku " Ucap Rara sedikit kesal
" Apa dia lupa dengan ku " Ucap Rara berpikiran negatif terhadap Putri
" Sepertinya aku harus ke sana,Tapi aku tidak tau rumahnya Rehan " Ucap Rara
Rara memikirkan cara bagaimana dia ke rumah Rehan,bahkan Rara tidak tau alamatnya.Tiba-tiba Rara kepikiran dengan Bima asik Putri.
Iya Rara belom pernah ke rumah Rehan,saat acara pernikahan Putri.Diadakan digedung hotel jadi Rara tidak mengetahui alamat tinggal Putri sekarang.
Rara mengirim pesan ke Bima.Menanyakan alamat Rumah Rehan.
Bima pun mengirimkan alamat Rumah Rehan ke Rara.Rara yang berencana akan pergi besok kebetulan besok Rara libur kerja.
Dan dihari itu juga Bram pulang ke Indonesia,tanpa sepengetahuan dari Rehan dan Tio.
...****************...
Keesokan harinya
Jam sepuluh Rara sudah rapih ia akan pergi ke Rumah Rehan.Tidak lupa Rara akan membawa bingkisan untuk Raynad ya meskipun tidak semahal keluarga Rehan berikan ke Raynad.
Rara berjalan di trotoar ia menunggu angkutan umum yang merah ke rumah Putri.Setelah mendapatkan angkutan ia langsung masuk.
Satu jam sudah Rara berada di angkutan umum.Ia keluar tapi Rara harus berjalan sebentar untuk ke Rumah Rehan.
Rumah Rehan ada disebuah komplek perumahan elit.Setiap Rara melangkah melihat rumah rumah yang megah dan mewah bahkan Rara takjub dengan rumah yang ada di komplek elit itu.
Didalam hati Rara
Adai saja aku bisa memiliki rumah seperti ini,pasti aku sangat senang.Apa aku harus menikah dengan orang kaya dulu baru bisa memiliki rumah seperti ini " Guman Rara
" Rara...Rara sadar kamu tuh orang miskin,orang kaya mana yang mau dengan mu " Ucap Rara terus berjalan dan melihat sekeliling
" Memang Putri beruntung bisa mendapatkan Rehan,tapi hidup kamu tidak mungkin seberuntung Putri " Ucap Rara
Tiba-tiba ada sebuah mobil sport yang melintas dengan kencang...
Byurrrrrrrr
Air genangan itu mengenaik Rara.Baju Rara basah terkena cipratan air ulah dari pemilik mobil sport itu.
__ADS_1
Rara yang kesal ia pun melemparkan sandal ke arah mobil itu dan.
Hap...
Sandal mendarat tepat di kaca belakang mobil itu.Mobil sport itu pun berhenti karena mendengar ada yang melempari mobilnya dari belakang.
" Sandal siapa itu " Ucap pemilik mobil sport
Ia pun keluar dan mengambil sandal itu.Laki-laki itu melihat ke arah Rara yang masih diam ditempat dan ia menghampiri dengan membawa sandal di tangan kanan.
" Apa ini sandal mu " Ucap Laki-laki itu
" Iya kenapa " Ucap Rara jutek
" Apa kau tau,mobil ku bisa lecet.Gara-gara sandal mutut mu ini " Ucap Bram dengan tatapan tajam
Yah mobil sport itu milik Bram.Yang kebetulan dia akan ke rumah Rehan.
" Aku tidak perduli " Ucap Rara
" Kembalikan sandal ku " Ucap Rara langsung menarik sandal dari tangan Bram dan memakainya kembali.
" Dasar wanita gila,harga dirimu itu tidak sebanding dengan mobil ku " Ucap Bram menggelegar
" Apaaa bisa-bisanya kau menyamai harga diriku dengan mobil mu itu.Asal kau tau harga diriku lebih mahal dibandingkan mobil mu itu " Rara mengatakan dengan nada tinggi
Rara berkaca pinggang dan berjinjit untuk menyamai tubuh Bram yang tinggi itu.
Bram yang melihat Rara berjinjit ia mengerutkan dahinya bahkan tersenyum sinis ke arah Rara.
" Apa kau buat,lihat ulan mu ini " Ucap Rara memperlihatkan baju yang basah
Rara yang mengenakan kaos berwarna putih.Bisa ditebak bagaimana kalau kaos putih kalau basah.
Dibalik baju Rara menampakkan dalam berwarna hitam yang sangat jelas jika dilihat.Bahkan belahan dada Rara sangat jelas
Bram yang melihatnya langsung menelan ludah dengan kasar.Rara yang menyadarinya langsung menutupi dengan kedua tangan yang menyilang.
" Dasar mesum " Ucap Rara
" Apa kau bilang aku mesum " Ucap Bram yang sudah sadar
" Iya kau laki-laki mesum " Ucap Rara dengan lantang
" Kau yang menyuruh ku untuk melihat nya,apa kau ingin mengoda ku " Ucap Bram tak mau kalah
" Tapi tetap saja kau mesum,kau yang menyebabkan baju ku basah.Apa kau tau akalu aku akan menemui keponakan ku, bagaimana bisa aku menemuinya dengan keadaan seperti ini " Ucap Rara kesal
__ADS_1
" Dasar wanita gila " Ucap Bram berlalu pergi meninggalkan Rara yang masih kesal kepadanya
Bram sudah tidak memperdulikan ocehan Rara.Kalau dia terus meladenin bisa-bisa samaoi besok baru kelar.