Kepincut Bos Sendiri

Kepincut Bos Sendiri
55


__ADS_3

Putri memutuskan untuk istirahat di kamar,di dalam kamar Putri terus berpikir dengan kata-kata yang di lontarkan oleh Mbak Lisa


Apa benar kalau ia hamil,tapi tidak mungkin Putri kan cuma satu kali melalukan hal semacam itu.Putri terus bergulat dengan pikirannya,mbak Lisa masuk ke dalam dan memberikan teh hangat untuk Putri.


" Kamu minum teh nya Put,mumpung masih panas " Ucap Lisa memberikan gelas yang berisi teh hangat


" Makasih ya mbak " Ucap Putri


" Iya sama-sama,kalau itu mbak keluar dulu yah.Kalau ada apa-apa bilang aja " Ucap Lisa


" Iya mbak " Ucap Putri


Hari berganti malam,sejak pagi sampai sekarang Putri terus mengurung diri dikamar.Karan Putri merasa tubuhnya lemas dan tidak berdaya untuk memompang tubuhnya,mau tak mau Putri merepotkan mabk Lisa untuk mengantarkan makanan ke kamar Putri.


Sebenarnya Putri tidak enak hati,dengan Mbak Lisa dia merasa menjadi beban untuk mbak Lisa.Yang harus mengurus dia dan Fariz bergantian


" Put,apa sebaiknya kita ke periksa keadaan mu " Ucap Lisa yang sudah duduk di tepi ranjang


" Gak usah mbak, Putri gapapa ko " Ucap Putri dengan senyuman di bibir pucatnya

__ADS_1


" Tapi mbak khawatir sama kamu,nanti kalau mas Budi pulang kita periksa yah " Ucap Lisa


" Gak usah mbak " Ucap Putri terus menolak


" Kenapa kamu,keras kepala sekali.Ini demi kesehatan kamu Put " Ucap Lisa yang sudah kesal dengan sifat keras kepala Putri


" Aku ke kamar mandi dulu mbak " Ucap Putri


Putri berusaha bangkit dari ranjang ingin ke kamar mandi,karena perut merasa mual lagi.Baru sampai di depan pintu kamar,tubuh Putri langsung terjatuh


Membuat Lisa kaget,dan langsung menghampiri Putri yang sudah tidak sadarkan diri.Dan kebetulan suaminya baru pulang kerja, mendengar teriakkan istrinya Budi langsung lari menghampiri Lisa


" Putrii..." Teriak Lisa yang sudah di samping tubuh Putri


" Aku gak tau mas,tadi Putri mau ke kamar madi,tapi tiba-tiba dia pingsan " Ucap Lisa


" Ya ampun,bawa Putri ke kamar " Ucap Budi yang akan mengangkat tubuh Putri


" Jangan mas,lebih baik ke ke puskesmas" Ucap Lisa

__ADS_1


" Ke puskesmas " Ucap Budi mengerutkan dahinya


" Iya mas,aku punya firasat kalau Putri hamil " Ucap Lisa


" Hamill,gak mungkin Putri kan belom menikah " Ucap Budi


" Astaga,apa mas lupa.Kenapa Putri kesini kan Mbak Erna sudah cerita " Ucap Lisa


Mengingatkan apa yang di ucapkan Bu Erna,kenapa Putri ke rumahnya.


" Astaga,kenaoa mas bisa lupa " Ucap Budi


Budi dan Lisa langsung menuju ke puskesmas yang tak jauh dari rumahnya.Hanya berjarak 10km baris dari rumahnya,Fariz juga ikut digandeng oleh Lisa .


Sesampainya di rumah puskesmas,Budi langsung membaringkan Putri di tempat Bed.Dan bidan Santi yang akan mengecek ke adaan Putri


Lisa dan Budi menunggu di luar,dia juga mengabari Bu Erna melalui sambung telfon,tapi tidak ada jawaban.Lisa cemas ia takut apa yang ia pikirkan bener,dan semoga itu hanya firasat nya saja


Budi juga takut terjadi sesuatu dengan keponakan nya itu,tak berselang lama Bu Binda keluar.Budi dan Lisa langsung menghampiri Bu Bidan dan bertanya keadaan keponakan nya.

__ADS_1


Duarrr....


Budi dan Lisa kaget dengan apa yang dikatakan Bu Bidan,ia tidak menyangka apa yang mereka takutkan terjadi.Seketika lutut Lisa lemas hampir saja terjatuh,untung Budi dengan cepat meraih pinggang Istrinya itu.


__ADS_2