Kepincut Bos Sendiri

Kepincut Bos Sendiri
88


__ADS_3

" Bisa jadi sayang,Kamu sangat pintar sekali nak " Ucap Rehan


Putri mulai menyusui Raynad.Kali ini Putri tidak merasa nyeri lagi mungkin karena sudah terbiasa.


Rehan terus melihat ke arah Putri,yang lebih tepatnya melihat ke arah gundukan yang semakin besar.Apa lagi sekarang Putri sedang menyusui Otomasi gunung kembarnya akan semakin besar dari sebelumnya.


Rehan menelan ludahnya dengan kasar.Rehan membayang kalau Rehan dan di posisi Raynad saat ini pasti sangat menyenangkan.


" Sayang " Ucap Rehan


" Iya kenapa mas " Ucap Putri


Putri yang melihat expresi wajah Rehan apalagi mata Rehan yang melihat kearah itu.Ia tau apa yang dipikirkan suaminya itu.


" Mas gak usah aneh aneh deh " Ucap Putri


" Hehehe kamu tau apa yang aku pikirkan sayang " Ucap Rehan terkekeh


" Iya aku tau,udah kelihatan dari muka kamu " Ucap Putri


" Aku juga pingin sayang,itu kan punya aku kenapa cuma Raynad yang boleh meminum nya " Ucap Rehan


" Mas... Raynad yang lebih membutuhkan ini " Ucap Putri


" Tapi aku juga butuh sayang,aku haus boleh yah.Raynad kan disebuah kiri jadi aku yang kanan " Ucap Rehan menegosiasi


" Tidak " Ucap Putri menolak


" Sayang jangan gitu,aku sudah tersiksa dengan menahan tongkay ku selama kamu nifas.Masa aku harus Manahan ini juga " Ucap Rehan protes


" Ya ampun mas,kenapa kamu mesum banget sih " Ucap Putri tidak habis pikir


Bisa-bisanya Rehan iri dengan anaknya sendiri.Padahal kan semua Asi Putri milik Raynad kenapa Rehan ingin mencicipinya juga.


" Tapi kamu suka kan.Kamu juga pasti bakalan kangen dengan sentuhan tongkat mas ini " Ucap Rehan menggoda Putri


" Mas ingat aku tuh baru melahirkan,kamu jangan macem-macem deh " Ucap Putri


" Tapi nanti setelah kamu selesai nifas, langsung tancap gas yah " Ucap Rehan


" Tancap gas buat apa mas " Ucap Putri yang belom mengerti


" Tancap gas bikin anak lagi,nanti non stop.Setiap hari pagi siang sore malam okey sayang " Ucap Rehan


" Kamu jahat banget mas sama aku.Aku gak dikasih istirahat" Ucap Putri tak terima usulan dari suaminya

__ADS_1


" Istirahat ko sayang tapi sebentar,nanti lanjut lagi " Ucap Rehann


" Ya Allah,kenapa aku punya semua mesum sekali " Ucap Putri menepuk jidatnya


" Tapi kamu suka kan sayang " Ucap Rehan


" Iya aku suka,tapi gak gitu juga mas " Ucap Putri


" Terserah aku.Aku boleh meminum itu " Ucap Rehan


" Mass..." Pekik Putri


" Sebentar aja ko sayang,aku pingin merasakannya " Ucap Rehan


" Janji sebentar aja " Ucap Putri yang pasrah


" Janji " Ucap Rehan


Rehan mulai mendekat ke Putri dia duduk disamping Putri.Dan terjadilah,Rehan seperti bayi yang sedang kelaparan.Rehan mengeyot dengan rakus sesekali lidah Rehan bermain dengan biji kacang.


Putri merasa tubuhnya panas gara-gara ulah Rehan yang nakal.Rehan masih melanjutkan aksinya itu.


" Mas jangan dilepas,lihat asi'nya mancur " Ucap Putri saat Rehan melepaskan nya disaat asi'nya mengaliar deras


" Hehe maaf sayang,mas lanjut yah " Ucap Rehan


Rehan melanjutkan lagi,sampai ada ketukan pintu baru Rehan menyudahi aksinya itu.


" Sayang mama masuk yah " Ucap Raena


" Mas ada mama " Ucap Putri


" Argh kenapa kesini sih,mas kan masih haus " Ucap Rehan mengelap bibirnya yang basah bahkan disudut bibir Rehan ada cairan putih


" Udah dari tadi loh mas.Katanya sebentar tapi udah sepuluh menit lebih " Ucap Putri


" Habis enak sayang,jadi ketagihan deh aku " Ucap Rehan


" Kamu ini,dah sana bukain pintunya " Ucap Putri


" Iya,lanjut nanti ya " Ucap Rehan


" Mass .." Ucap Putri kesal dengan Rehan


Rehan membuka Pintu.Raut wajah Raena sudah kesal karena Rehan membuka pintunya terlalu lama.

__ADS_1


" Kalian lagi apa sih,ko lam banget buka pintunya " Ucap Raena kesal dan langsung menghampiri Putri


" Putri lagi menyusui ma " Ucap Rehan


" Tapi kenapa lama sekali,kan kamu yang buka pintunya bukan Putri " Ucap Raena


" Rehan yang melakukan macam macam ke kamu kan sayang " Ucap Raena duduk disamping Putri


" Tidak ma " Ucap Putri berbohong


Tidak mungkin kan ia mengatakan kelakuan Rehan barusan.


" Emang kenapa kalau aku macam-macam mah,kan Putri istri aku " Ucap Rehan menyela dan duduk di sofa yang tidak jauh dari mereka


" Putri itu masih dalam masa nifas Rehan,kamu jangan melakukan hal yang aneh aneh " Ancam Raena


" Mama tenang aja,mas Rehan tau ko.Kalau aku lagi masih nifas " Ucap Putri


Tapi Raena tidak percaya dengan anaknya itu.Apa lagi saat Raena melihat sudu bibir Rehan ada cairan putih dan baju Rehan ana noda bahas.


Raena sudah bisa menebak apa yang Rehan lakukan barusan.Raena menggelengkan kepalanya dengan tingkah Rehan yang tidak jauh beda dengan suaminya dulu.


Ya Adi dulu juga melakukan seperti apa yang Rehan lakukan barusan.Bahkan lebih parah lagi yang Adi lakukan saat Raena sedang nifas dulu.


" Aku keluar dulu " Ucap Rehan


Bukan tanpa sebab Rehan keluar.Ia harus menuntaskan akitab ulah nya sendiri.Rehan pergi ke kamar nya dan langsung masuk ke kamar mandi,pasti kalian sudah tau apa yang akan Rehan lakukan di dalam kamar mandi.


Saat Rehan sudah keluar Raena memberanikan diri pertanyaan ke menantunya.


" Rehan tadi melakukan apa yang Raynad lakukan kan sayang " Ucap Raena


Putri yang mendengar ucapan mertuanya wajah Putri langsung tersipu malu.Kenaoa Mertuanya bisa mengetahui apa yang Rehan lakukan barusan.


" Mama ko tau " Ucap Putri tersipu malu


" Dasar anak nakal.Mama tau betul kelakuan Rehan sayang " Ucap Raena


" Dia tidak jauh berbeda dengan papa mertuamu itu " Ucap Raena


" Jadi papa juga melakukan itu Ma " Tanya Putri yang tak percaya dengan penuturan Raena


" Iya,Rehan itu sifatnya sama persis dengan ayahnya.Jadi mama tau apa yang Rehan lakukanke kamu " Ucap Raena


" Aku sudah menolaknya,Ma.Tapi Mas Rehan terus memaksa " Ucap Putri

__ADS_1


" Sudah lah,Mama tau itu.Apa lagi Rehan harus berpuasa selama kamu nifas " Ucap Raena


" Iya Ma " Ucap Putri


__ADS_2